Karena Anda sudah belajar cara menerapkan Hukum Ketertarikan untuk mendatangkan lebih banyak hal yang Anda inginkan dan minimalkan hal-hal yang tidak Anda inginkan, silahkan mengerjakan latihan – latihan dan memanfaatkan semua instrumen di buku ini sekarang juga.
Ingat, semua lembar kerja untuk tahap 1, 2, dan 3 plus tambahan lembar kerja gratis bisa Anda peroleh secara online.
Sesering mungkin bacalah kembali buku ini sebagai panduan. Anda juga dapat menggunakan sumber – sumber lain seperti artikel, Teleclass, seminar – seminar, e-zine bulanan yang saya terbitkan online, dan kunjungilah website : www.LawofAttractionBook.com
Sekarang Anda sudah mendapatkan semua instrumen yang Anda perlukan untuk menerapkan prinsip Hukum Ketertarikan yang akan meningkatkan kualitas hidup Anda. Semoga Anda benar – benar berbahagia.
Sunday, December 19, 2010
Sunday, December 12, 2010
Cobalah Ajarkan Hukum Ketertarikan kepada Putra - Putri Anda
Bayangkan Anda sedang melatih prinsip Hukum Ketertarikan kepada seluruh anggota keluarga atau murid di kelas Anda. Bagian ini khusus membahas berbagai informasi, instrumen, dan permainan mengasyikkan yang memudahkan Anda mengajarkan Hukum Ketertarikan kepada putra – putri atau murid binaan Anda.
Ketika mengajar orang dewasa, Anda bisa saja menggunakan kata-kata “manifestasi”, “vibrasi”, atau ‘singkronisasi”. Namun mudah dimengerti, yang sesuai dengan tingkat pengetahuhan dan pengalaman mereka.
Tip #1: Gunakan kata-kata yang sederhana
Tip #2: Bantulah anak-anak itu agar menyerap atau mengadopsi sebuah konsep dengan memberikan pertanyaan yang relavan dengan pengalaman mereka.
Tip #3: Anak – anak paling suka berahasia
Alat Bantu untuk Mengajarkan Hukum Ketertarikan kepada Anak – Anak
Alat #1 : Permainan Papan Magnet
Alat #2 : Poster Sakelar Lampu ‘On-Off’
Alat #3 : Alat Bantu Pengingat Pertanyaan Rahasia
Alat #4 : pertemuan Keluarga atau Kelompok
Agar latihan penerapan Hukum Ketertarikan ini dapat berkesinambungan, pastikan setiap anggota bersedia menjawab pertanyaan dari anggota lain “Jadi apa yang Anda inginkan?” setiap anggota harus saling mengingatkan jika rekan – rekannya mengucapkan kata jangan, tidak, atau dilarang: “Bolehkah saya mengingatkan jika Anda ketahuan mengucapkan kata dilarang, jangan, atau tidak? Ingatkan saya kalau saya sendiri mengucapkannya.”
Ketika mengajar orang dewasa, Anda bisa saja menggunakan kata-kata “manifestasi”, “vibrasi”, atau ‘singkronisasi”. Namun mudah dimengerti, yang sesuai dengan tingkat pengetahuhan dan pengalaman mereka.
Tip #1: Gunakan kata-kata yang sederhana
Tip #2: Bantulah anak-anak itu agar menyerap atau mengadopsi sebuah konsep dengan memberikan pertanyaan yang relavan dengan pengalaman mereka.
Tip #3: Anak – anak paling suka berahasia
Alat Bantu untuk Mengajarkan Hukum Ketertarikan kepada Anak – Anak
Alat #1 : Permainan Papan Magnet
Alat #2 : Poster Sakelar Lampu ‘On-Off’
Alat #3 : Alat Bantu Pengingat Pertanyaan Rahasia
Alat #4 : pertemuan Keluarga atau Kelompok
Agar latihan penerapan Hukum Ketertarikan ini dapat berkesinambungan, pastikan setiap anggota bersedia menjawab pertanyaan dari anggota lain “Jadi apa yang Anda inginkan?” setiap anggota harus saling mengingatkan jika rekan – rekannya mengucapkan kata jangan, tidak, atau dilarang: “Bolehkah saya mengingatkan jika Anda ketahuan mengucapkan kata dilarang, jangan, atau tidak? Ingatkan saya kalau saya sendiri mengucapkannya.”
Sunday, December 5, 2010
Hubungan Anda dengan Orang Lain dan Getaran yang Ditimbulkannya
Pernahkah saat menjumpai seseorang, seketika Anda merasa “tak menyukai energinya?” Atau, pernahkah Anda berjumpa dengan seseorang dan seketika merasa cocok dan “menyukai energi mereka?” Kedua pengalaman itu membuktikan bahwa Anda sungguh-sungguh merasakan energi atau getaran-getaran orang di sekitar Anda.
Jika kita ukur getaran-getaran tersebut dengan skala 0-100 (100 merupakan getaran tertinggi dan 0 merupakan getaran terendah), lalu berapakah nilai getaran Anda?
Bayangkan panel frekuensi stasiun radio pada ilustrasi dibawah ini yang menunjukka angka 1 sampai 100. Anggap saja stasiun radio 0-50 adalah radio-radio yang menyiarkan obrolan negetif, sementara stasiun 50-100 menyiarkan obrolan-obrolan positif.
Mendatangkan Hubungan yang Ideal
Kata ‘hubungan’ di sini bisa berarti banyak. Mungkin hubungan dengan pasanagn ideal, relasi bisnis, dengan putra-putri Anda, dengan orang tua, kolega, tetangga, dan bahkan dengan para murid atau klien Anda.
Mari kita mulai menggunakan formula tiga langkah dari Hukum Ketertarikan agar Anda tahu cara mewujudkan hubungan yang ideal.
Tip untuk Mendatangkan Hubungan yang Ideal
Tip #1: Jangan ceritakan kalau kencan Anda gagal !
Tip #2: Tulislah daftar kontras Anda
Tip #3: Kalau pengalaman kencan Anda tak mengenakkan, carilah pasangan baru
Tip #4: Tunjukkan karakter kencan yang cocok bagi Anda
Jika kita ukur getaran-getaran tersebut dengan skala 0-100 (100 merupakan getaran tertinggi dan 0 merupakan getaran terendah), lalu berapakah nilai getaran Anda?
Bayangkan panel frekuensi stasiun radio pada ilustrasi dibawah ini yang menunjukka angka 1 sampai 100. Anggap saja stasiun radio 0-50 adalah radio-radio yang menyiarkan obrolan negetif, sementara stasiun 50-100 menyiarkan obrolan-obrolan positif.
Mendatangkan Hubungan yang Ideal
Kata ‘hubungan’ di sini bisa berarti banyak. Mungkin hubungan dengan pasanagn ideal, relasi bisnis, dengan putra-putri Anda, dengan orang tua, kolega, tetangga, dan bahkan dengan para murid atau klien Anda.
Mari kita mulai menggunakan formula tiga langkah dari Hukum Ketertarikan agar Anda tahu cara mewujudkan hubungan yang ideal.
Tip untuk Mendatangkan Hubungan yang Ideal
Tip #1: Jangan ceritakan kalau kencan Anda gagal !
Tip #2: Tulislah daftar kontras Anda
Tip #3: Kalau pengalaman kencan Anda tak mengenakkan, carilah pasangan baru
Tip #4: Tunjukkan karakter kencan yang cocok bagi Anda
Sunday, November 28, 2010
Kiat Hidup Makmur dan Mendapatan Lebih Banyak Uang
Anda sudah tau bahwa semua perasaan akan menimbulkan getaran, entah positif atau negatif. Kemakmuran juga merupakan perasaan manusia, dan ini sesungguhnya kabar baik bagi Anda. Mengapa? Karena semua perasaan dapat dilipatgandakan tanpa batas ! Kemakmuran adalah perasaan, dan perasaan itu menimbulkan getaran yang dapat Anda tingkatkan intensitas maupun jumlahnya. Namun pada umumnya orang banyak menyia-nyiakan waktu untuk melipatgandakan perasaan kurang, tak mampu, sedih, dan putus asa melalui pikiran dan kata-kata negatif yang mereka ucapkan. Karena Anda sudah tahu bahwa perasaan dapat timbul oleh pikiran dan kata-kata, sekarang belajarlah melipatgandakan rasa makmur sejahtera secara sadar dengan mengubah kebiasaan berpikir dan berkata-kata yang Anda terapkan selama ini.
Hukum Ketertarikan tidak pernah tahu apakah perasaan Anda itu timbul karena Anda mengingat, berpura-pura, mengkhayal, merekayasa, membayangkan, atau sedang berangan-angan. Hukum itu hanya merespon getaran yang kita pancarkan saat itu juga, sedangkan pada setiap kesempatan kita hanya bisa mengirimkan satu jenis getaran saja! Dengan sesering mungkin menciptakan getaran kemakmuran secara sadar, kita semakin sering pula mengirimkan getaran itu ke dalam Gelembung Getaran kita, sehingga akan meningkatkan rasa makmur sejahtera di dalam kehidupan kita.
Tugas Anda sekarang adalah memasukkan getaran kemakmuran itu ke dalam Gelembung Getaran Anda selama dan sesering mungkin. Hebatnya, Anda dengan mudah dapat melipatgandakan getaran kemakmuran itu sebanyak dan sebesar yang Anda inginkan. Boleh jadi sebenarnya Anda sudah makmur sekarang, tetapi tidak menyadarinya, sehingga getaran positifnya tidak masuk ke dalam Gelembung Getaran Anda.
Hukum Ketertarikan tidak pernah tahu apakah perasaan Anda itu timbul karena Anda mengingat, berpura-pura, mengkhayal, merekayasa, membayangkan, atau sedang berangan-angan. Hukum itu hanya merespon getaran yang kita pancarkan saat itu juga, sedangkan pada setiap kesempatan kita hanya bisa mengirimkan satu jenis getaran saja! Dengan sesering mungkin menciptakan getaran kemakmuran secara sadar, kita semakin sering pula mengirimkan getaran itu ke dalam Gelembung Getaran kita, sehingga akan meningkatkan rasa makmur sejahtera di dalam kehidupan kita.
Tugas Anda sekarang adalah memasukkan getaran kemakmuran itu ke dalam Gelembung Getaran Anda selama dan sesering mungkin. Hebatnya, Anda dengan mudah dapat melipatgandakan getaran kemakmuran itu sebanyak dan sebesar yang Anda inginkan. Boleh jadi sebenarnya Anda sudah makmur sekarang, tetapi tidak menyadarinya, sehingga getaran positifnya tidak masuk ke dalam Gelembung Getaran Anda.
Sunday, November 21, 2010
Kini Anda Siap Mengamalkan Prinsip Hukum Ketertarikan
Karena Anda sudah belajar cara menerapkan Hukum Ketertarikan untuk mendatangkan lebih banyak hal yang Anda inginkan dan meminimalkan semua hal yang tidak Anda inginkan, sekarang Anda dapat langsung menggunakan semua instrumen yang saya sediakan untuk buku ini.
Semua lembar kerja untuk Tahap 1, 2, dan 3 plus lembar kerja tambahan gratis dapat Anda peroleh secara online: www.LawofAttractionBook.com/worksheets.html
Semua lembar kerja untuk Tahap 1, 2, dan 3 plus lembar kerja tambahan gratis dapat Anda peroleh secara online: www.LawofAttractionBook.com/worksheets.html
Monday, November 15, 2010
Instrumen-Instrumen Lain Yang Membantu
Instrumen-Instrumen Lain
Yang Membantu Anda
Merelakan Keinginan Anda
Menjelma Nyata
Selain pernyataan kerelaan, Anda bisa menggunakan sarana-sarana ini:
1. Rayakan setiap ada bukti-bukti terwujudnya hasrat Anda
2. Catatlah setiap kali ada bukti kebenaran Hukum Ketertarikan
3. Tunjukkan penghargaan dan Rasa Terima kasih
4. Gunakan ungkapan “Saya sedang dalam proses...”
5. Gunakan ungkapan “Saya sudah memutuskan...”
6. Gunakan ungkapan “Banyak hal bisa terjadi”
7. Mintalah Informasi
8. Sediakanlah Sebuah Kotak Penampung Hasrat
9. Ciptakan Sebuah Ruang Hampa
10. Biarkan Hukum Gaya Tarik menemukan jawabannya
Instrumen #1
Rayakanlah Bukti-Bukti Bekerjanya Hukum Ketertarikan---Sekecil Apa pun
Ingat, agar keinginan-keinginan Anda terwujud, Anda harus dapat membuang semua keraguan di hati Anda. Sesungguhnya keraguan itulah faktor yang menghambat terwujudnya hasrat keinginan Anda. Cara terbaik untuk menghapus keraguan tentu saja dengan mencari bukti-bukti bahwa keinginan itu dapat atau telah terwujud. Para ilmuan juga hanya mempercayai sesuatu berdasarkan bukti-bukti empiriknya. Kita sendiri juga begitu, setelah melihat buktinya sering kita akan berujar, “Oke, sekarang baru saya percaya karena bisa melihat buktinya.”
Instrumen #2
Catatlah Semua Bukti Bekerjanya Hukum Ketertarikan
Jika Anda mengisi sebuah diary atau sebut saja Buku Catatan Bukti Hukum Ketertarikan, Anda akan semakin bersemangat, lebih rela membiarkan keinginan Anda menjelma nyata, dan tentu saja semakin meyakininya. Sebesar atau sekecil apa pun bukti yang Anda temukan (misalnya, jika Anda menemukan uang recehan di jalan, atau memenangkan hadiah), kalau itu memang sesuatu yang Anda inginkan, catatlah! Catatlah bukti-bukti itu, dan getaran positif Anda akan semakin meningkat.
Instrumen #3
Penghargaan dan Rasa Syukur
Penghargaan dan rasa syukur dapat membantu Anda mengirimkan lebih banyak getaran positif yang dahsyat. Jika Anda menghargai sesuatu, sesungguhnya Anda telah memancarkan sebuah perasaan dengan getaran kebahagiaan yang murni. Ingatkan Anda ketika Anda mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seseorang. Perasaan yang Anda alami ketika itu pasti positif, bukan?
Sunday, October 24, 2010
Ketertarikan Secara Sengaja
Pada bagian berikutnya Anda akan mempelajari cara menggunakan Hukum Ketertarikan secara lebih sadar. Untuk itu Anda perlu mempelajari sebuah formula sederhana yang terdiri atas tiga tahap. Selain mempelajari langkah-langkahnya itu serta mengkaji dua studi kasus yang saya lampirkan, silakan Anda gunakan lembar kerja* yang telah saya sediakan sehingga Anda dapat berpartisipasi secara total di dalam latihan ini.
Jika Anda tak tahu ke mana Anda harus menerapkan prinsip-prinsip Ketertarikan Sadar ini, cukup Anda pilih salah satu bagian kehidupan Anda yang Anda anggap paling tidak memuaskan. Mungkin saja itu terdapat dalam hubungan percintaan Anda, karir, kesehatan, bisnis, atau situasi keuangan Anda.
Saya sarankan Anda baca habis terlebih dulu isi buku ini, kemudian kembali mengerjakan latihan-latihan yang saya sertakan dengan menerapkannya ke dalam masalah-masalah tertentu di dalam kehidupan Anda.
Ketertarikan Sadar:
Formula Tiga Tahap
Tahap 1: Kenali Hasrat Keinginan Anda
Sepertinya mudah, bukan? Pada kenyataannya sebagian besar orang tak begitu mengetahui apa yang mereka inginkan, namun sangat pandai menyebutkan hal-hal yang tak mereka inginkan. Nah, pada langkah ini mungkin ada gunanya Anda mengetahui alasan mengapa Anda membenci atau tidak menginginkan sesuatu.
Tahap 2: Berikan Perhatian pada Hasrat Keinginan Anda
Hukum Ketertarikan akan mendatangkan sesuatu yang Anda berikan segenap perhatian, energi, dan fokus. Pada tahap ini Anda akan belajar cara melakukannya, cukup dengan memilih kata yang tepat.
Tahap 3: Biarkan Hasrat Itu Menjelma Nyata
Anda heran mengapa keinginan Anda tak juga terwujud? Cepat atau lambatnya keinginan Anda terwujud sangat tergantung pada keseriusan atau keikhlasan Anda membiarkannya menjelma nyata. Dan ini merupakan tahapan yang paling penting dan menentukan.
Jika Anda tak tahu ke mana Anda harus menerapkan prinsip-prinsip Ketertarikan Sadar ini, cukup Anda pilih salah satu bagian kehidupan Anda yang Anda anggap paling tidak memuaskan. Mungkin saja itu terdapat dalam hubungan percintaan Anda, karir, kesehatan, bisnis, atau situasi keuangan Anda.
Saya sarankan Anda baca habis terlebih dulu isi buku ini, kemudian kembali mengerjakan latihan-latihan yang saya sertakan dengan menerapkannya ke dalam masalah-masalah tertentu di dalam kehidupan Anda.
Ketertarikan Sadar:
Formula Tiga Tahap
Tahap 1: Kenali Hasrat Keinginan Anda
Sepertinya mudah, bukan? Pada kenyataannya sebagian besar orang tak begitu mengetahui apa yang mereka inginkan, namun sangat pandai menyebutkan hal-hal yang tak mereka inginkan. Nah, pada langkah ini mungkin ada gunanya Anda mengetahui alasan mengapa Anda membenci atau tidak menginginkan sesuatu.
Tahap 2: Berikan Perhatian pada Hasrat Keinginan Anda
Hukum Ketertarikan akan mendatangkan sesuatu yang Anda berikan segenap perhatian, energi, dan fokus. Pada tahap ini Anda akan belajar cara melakukannya, cukup dengan memilih kata yang tepat.
Tahap 3: Biarkan Hasrat Itu Menjelma Nyata
Anda heran mengapa keinginan Anda tak juga terwujud? Cepat atau lambatnya keinginan Anda terwujud sangat tergantung pada keseriusan atau keikhlasan Anda membiarkannya menjelma nyata. Dan ini merupakan tahapan yang paling penting dan menentukan.
Sunday, October 17, 2010
Pahamilah Makna Tutur Kata Anda
Kata, kata, kata.
Sebagian besar instrumen dan lembar kerja yang saya sajikan didalam buku ini terkait dengan bahasa, pemakaian kata-kata, dan yang lebih penting, perasaan yang ditimbulkan oleh kata-kata itu.
Saat Anda menyimak buku ini Anda akan mengerti bahwa kata-kata merupakan faktor terpenting pada seluruh latihan yang terkait dengan proses Ketertarikan Sadar.
Mengapa Kata-Kata Menjadi Begitu Penting?
Kata-kata ada dimana saja. Kita mengucapkannya, menulisnya, membacanya, melihatnya, mengetiknya, dan bahkan mendengar kata-kata yang mengiang di dalam benak kita. Latihan-latihan yang kami sajikan di dalam buku ini semua tergantung pada kemampuan untuk memilih kata yang tepat, karena kata-kata yang kita pikirkan dan kita ucapkan itu menimbulkan getaran yang akan kita pancarkan. Kata ‘pekerjaan rumah’, misalnya, dapat menimbulkan getaran negatif atau getaran positif pada orang yang mendengarnya. Begitu juga kata ‘uang’, dia bisa menimbulkan getaran positif atau negatif, tergantung pada sikap atau penilaian orang yang mendengarnya. Pada halaman-halaman berikut Anda akan mempelajari berbagai kata yang dapat membantu Anda menarik atau mendatangkan hal-hal yang sungguh tak Anda inginkan.
Pikirkan Anda juga terdiri atas kata-kata. Berikut ini saya sajikan sebuah ilustrasi yang menunjukkan hubungan yang tercipta antara getaran-getaran positif dan negatif, dengan buah pikiran dan kata-kata Anda.
KATA-KATA PIKIRAN PERASAAN
Kata-Kata yang Mendatangkan Hal-Hal yang TIDAK Anda Inginkan
Jangan, Tidak, dan Dilarang
Jangan memikirkan patung Dewi Liberty di New York. Kita sama-sama tahu, Anda justru memikirkannya bukan? Pikiran sadar dan tak sadar Anda secara otomatis akan menyaring dan menghapus kata jangan, tidak, atau dilarang. Jadi, ketika Anda mengucapkan kata-kata itu, yang tertanam di pikiran Anda justru adalah hal-hal yang tak boleh Anda lakukan. Sebagai contoh, kalau saya berkata: “Jangan memikirkan badai salju,” saya berani bertaruh Anda justru serta merta akan memikirkannya.
Meskipun perintahnya jelas tegas mengatakn jangan melakukan sesuatu, pikiran sadar dan tak sadar Anda malah mengoreksi dan memotong kata tersebut.
Hukum ketertarikan juga akan merespon kata-kata Anda dengan cara yang sama persis dengan pikiran Anda: dia akan mendengarkan apa yang TIDAK Anda inginkan. Jadi, jika Anda berbicara dengan menggunakan kata-kata jangan, tidak, atau dilarang, sesungguhnya Anda memfokuskan segenap perhatian dan energi Anda pada apa yang TIDAK Anda inginkan.
Nah, bersama ini saya berikan sebuah instrumen sederhana namun efektif untuk mengurangi kemunculan kata-kata jangan, tidak, atau dilarang dari daftar kosakata Anda. Setiap kali Anda mengucapkan kata jangan, tidak, atau dilarang, tanyakan pada diri Anda sendiri, “Jadi apa yang saya inginkan?” setiap kali Anda membicarakan hal-hal yang TIDAK Anda inginkan, pada saat yang sama pula Anda justru memberinya segenap waktu, perhatian, dan energi Anda. Namun ketika Anda bertanya kepada diri saya tentang apa yang sungguh-sungguh Anda inginkan, maka jawabannya akan menciptakan kalimat dan kata-kata baru. Saat kata-kata Anda berubah, maka berubah pula getaran yang terpancar dari kata-kata itu. Dan ingat: setiap saat Anda hanya bisa memancarkan satu jenis getaran saja.
Sebagian besar instrumen dan lembar kerja yang saya sajikan didalam buku ini terkait dengan bahasa, pemakaian kata-kata, dan yang lebih penting, perasaan yang ditimbulkan oleh kata-kata itu.
Saat Anda menyimak buku ini Anda akan mengerti bahwa kata-kata merupakan faktor terpenting pada seluruh latihan yang terkait dengan proses Ketertarikan Sadar.
Mengapa Kata-Kata Menjadi Begitu Penting?
Kata-kata ada dimana saja. Kita mengucapkannya, menulisnya, membacanya, melihatnya, mengetiknya, dan bahkan mendengar kata-kata yang mengiang di dalam benak kita. Latihan-latihan yang kami sajikan di dalam buku ini semua tergantung pada kemampuan untuk memilih kata yang tepat, karena kata-kata yang kita pikirkan dan kita ucapkan itu menimbulkan getaran yang akan kita pancarkan. Kata ‘pekerjaan rumah’, misalnya, dapat menimbulkan getaran negatif atau getaran positif pada orang yang mendengarnya. Begitu juga kata ‘uang’, dia bisa menimbulkan getaran positif atau negatif, tergantung pada sikap atau penilaian orang yang mendengarnya. Pada halaman-halaman berikut Anda akan mempelajari berbagai kata yang dapat membantu Anda menarik atau mendatangkan hal-hal yang sungguh tak Anda inginkan.
Pikirkan Anda juga terdiri atas kata-kata. Berikut ini saya sajikan sebuah ilustrasi yang menunjukkan hubungan yang tercipta antara getaran-getaran positif dan negatif, dengan buah pikiran dan kata-kata Anda.
KATA-KATA PIKIRAN PERASAAN
Kata-Kata yang Mendatangkan Hal-Hal yang TIDAK Anda Inginkan
Jangan, Tidak, dan Dilarang
Jangan memikirkan patung Dewi Liberty di New York. Kita sama-sama tahu, Anda justru memikirkannya bukan? Pikiran sadar dan tak sadar Anda secara otomatis akan menyaring dan menghapus kata jangan, tidak, atau dilarang. Jadi, ketika Anda mengucapkan kata-kata itu, yang tertanam di pikiran Anda justru adalah hal-hal yang tak boleh Anda lakukan. Sebagai contoh, kalau saya berkata: “Jangan memikirkan badai salju,” saya berani bertaruh Anda justru serta merta akan memikirkannya.
Meskipun perintahnya jelas tegas mengatakn jangan melakukan sesuatu, pikiran sadar dan tak sadar Anda malah mengoreksi dan memotong kata tersebut.
Hukum ketertarikan juga akan merespon kata-kata Anda dengan cara yang sama persis dengan pikiran Anda: dia akan mendengarkan apa yang TIDAK Anda inginkan. Jadi, jika Anda berbicara dengan menggunakan kata-kata jangan, tidak, atau dilarang, sesungguhnya Anda memfokuskan segenap perhatian dan energi Anda pada apa yang TIDAK Anda inginkan.
Nah, bersama ini saya berikan sebuah instrumen sederhana namun efektif untuk mengurangi kemunculan kata-kata jangan, tidak, atau dilarang dari daftar kosakata Anda. Setiap kali Anda mengucapkan kata jangan, tidak, atau dilarang, tanyakan pada diri Anda sendiri, “Jadi apa yang saya inginkan?” setiap kali Anda membicarakan hal-hal yang TIDAK Anda inginkan, pada saat yang sama pula Anda justru memberinya segenap waktu, perhatian, dan energi Anda. Namun ketika Anda bertanya kepada diri saya tentang apa yang sungguh-sungguh Anda inginkan, maka jawabannya akan menciptakan kalimat dan kata-kata baru. Saat kata-kata Anda berubah, maka berubah pula getaran yang terpancar dari kata-kata itu. Dan ingat: setiap saat Anda hanya bisa memancarkan satu jenis getaran saja.
Sunday, October 10, 2010
Ketertarikan Tak Sadar
Banyak orang merasa penasaran dan tak habis pikir mengapa mereka selalu mengalami nasib yang sama dari waktu ke waktu. Mereka begitu yakin bahwa selama ini mereka tak pernah mengirimkan getaran negatif apapun, namun dalam kehidupan mereka selalu saja terjadi pengalaman yang tak mengenakkan. Itu terjadi karena mereka mengirimkan getaran negatif secara tak sadar, semata-mata dari cara mereka menyikapi atau memandang hasil atau prestasi minimal capai sejauh ini.
Sebagai contoh, suatu ketika Anda membuka dompet dan tak menemukan selembar pun uang didalamnya. Dengan mengamati bahwa dompet Anda kosong melompong sebenarnya Anda sudah memancarkan getaran negatif yang berupa perasaan miskin, cemas, atau getaran negatif yang sejenisnya. Tentu saja Anda tak sengaja, bahkan mungkin tak sadar ketika melakukannya. Namun ingat, Hukum Ketertarikan selalu merespon getaran apapun yang Anda pancarkan, dan memberikan getaran serupa yang lebih banyak. Hukum itu juga tak tahu menahu perbuatan apa yang telah Anda lakukan, yang menyebabkan Anda mengirimkan getaran negatif itu. Mungkin saat itu Anda sedang mengingat-ingat sesuatu, berkhayal, berpura-pura, atau hanya mengamati bahwa dompet Anda sedang kosong.
Ketika Anda mengamati hal-hal yang Anda dapatkan didalam berbagai aspek kehidupan Anda (uang, pekerjaan, kesehatan, hubungan percintaan, dan sebagainya), sesungguhnya pengamatan yang Anda lakukan itu menimbulkan sebuah perasaan (getaran) tertentu yang sifatnya bisa positif atau negatif.
Pengamatan Juga Bisa Memancarkan Getaran
Meskipun mungkin tanpa Anda sadari, sesungguhnya Anda sendiri juga melestarikan sebuah Siklus Pengamatan. Dan Hukum Ketertarikan akan merespon getaran yang ditimbulkan pengamatan itu, dengan memberikan getaran yang lebih banyak dan sama sifatnya.
Perlu Anda pahami bahwa Hukum Ketertarikan selalu ada dan berperan dalam kehidupan Anda meskipun mungkin Anda tak memahaminya, menyukainya, atau mempercayainya. Pahamilah fakta ini baik-baik, dan jadikanlah sebagai pedoman Anda. Jika Anda menyukai hal yang Anda amati, maka rasa suka atau syukur Anda akan mendatangkan kesenangan yang lebih banyak. Sebaliknya, jika Anda membencinya, maka sebaiknya Anda memanfaatkan Hukum Ketertarikan dengan sadar agar hal-hal yang lebih Anda sukai. Dengan kata lain, Anda harus memiliki Ketertarikan atau kemampuan mendatangkan hal-hal yang Anda inginkan secara sadar atau sengaja.
Sebagai contoh, suatu ketika Anda membuka dompet dan tak menemukan selembar pun uang didalamnya. Dengan mengamati bahwa dompet Anda kosong melompong sebenarnya Anda sudah memancarkan getaran negatif yang berupa perasaan miskin, cemas, atau getaran negatif yang sejenisnya. Tentu saja Anda tak sengaja, bahkan mungkin tak sadar ketika melakukannya. Namun ingat, Hukum Ketertarikan selalu merespon getaran apapun yang Anda pancarkan, dan memberikan getaran serupa yang lebih banyak. Hukum itu juga tak tahu menahu perbuatan apa yang telah Anda lakukan, yang menyebabkan Anda mengirimkan getaran negatif itu. Mungkin saat itu Anda sedang mengingat-ingat sesuatu, berkhayal, berpura-pura, atau hanya mengamati bahwa dompet Anda sedang kosong.
Ketika Anda mengamati hal-hal yang Anda dapatkan didalam berbagai aspek kehidupan Anda (uang, pekerjaan, kesehatan, hubungan percintaan, dan sebagainya), sesungguhnya pengamatan yang Anda lakukan itu menimbulkan sebuah perasaan (getaran) tertentu yang sifatnya bisa positif atau negatif.
Pengamatan Juga Bisa Memancarkan Getaran
Meskipun mungkin tanpa Anda sadari, sesungguhnya Anda sendiri juga melestarikan sebuah Siklus Pengamatan. Dan Hukum Ketertarikan akan merespon getaran yang ditimbulkan pengamatan itu, dengan memberikan getaran yang lebih banyak dan sama sifatnya.
Perlu Anda pahami bahwa Hukum Ketertarikan selalu ada dan berperan dalam kehidupan Anda meskipun mungkin Anda tak memahaminya, menyukainya, atau mempercayainya. Pahamilah fakta ini baik-baik, dan jadikanlah sebagai pedoman Anda. Jika Anda menyukai hal yang Anda amati, maka rasa suka atau syukur Anda akan mendatangkan kesenangan yang lebih banyak. Sebaliknya, jika Anda membencinya, maka sebaiknya Anda memanfaatkan Hukum Ketertarikan dengan sadar agar hal-hal yang lebih Anda sukai. Dengan kata lain, Anda harus memiliki Ketertarikan atau kemampuan mendatangkan hal-hal yang Anda inginkan secara sadar atau sengaja.
Sunday, October 3, 2010
Getar-Getar Pikiran Positif dan Negatif
Semua suasana hati yang Anda rasakan, baik yang positif atau negative, pasti akan memancarkan atau mengirimkan getaran yang sama jenisnya. Jika sekarang Anda membuka Orang sering menggunakan kata ‘getaran’ untuk menggambarkan suasana hati atau perasaan yang timbul ketika menemui seseorang atau menyaksikan suatu peristiwa. Sebagai contoh, Anda sering merasakan getaran positif saat berada di dekat orang tertentu. Sebaliknya, tak jarang Anda merasakan adanya getaran yang negatif jika Anda berjalan melintasi kawasan tertentu. Dalam kasus-kasus seperti itu kata getaran digunakan untuk menjelaskan perasaan atau suasana hati atau perasaan Anda.
Di jagad raya yang dipenuhi getaran ini hanya ada dua jenis getaran, yakni positif (+) dan negative (-). kamus lalu memilih kata yang menggambarkan perasaan Anda, pasti Anda dapat memasukkan kata-kata itu ke dalam salah satu kategori di atas. Masing-masing kata itu akan menerangkan sebuah perasaan yang menimbulkan getaran positif atau negative.
Kita semua pasti selalu memancarkan getaran, entah positif atau negative, setiap detik dan setiap waktu. Cobalah Anda pikir dan rasakan efek yang timbul dari pernyataan-pernyataan berikut ini: “Orang itu memancarkan getaran positif,” atau “Daerah ini menimbulkan getaran negative.”
Suasana hati atau perasaan itu selalu ada selama Anda hidup dan sadar. Bahkan pada detik ini juga, suasana hati atau perasaan yang ada di dalam hati Anda pasti memancarkan getaran tertentu, entah posituf atau negative.
Di situlah Anda akan melihat peranan dari Hukum Ketertarikan. Hukum Ketertarikan (energi universal di sekitar Anda yang tunduk pada prinsip-prinsip ilmu fisika) akan merespon setiap getaran yang Anda pancarkan. Bahkan saat ini, detik ini juga, energi universal tersebut sedang menyesuaikan diri dengan getaran yang Anda pancarkan dan melipatgandakan apa pun yang Anda pancarkan, baik itu negative atau positif.
Sebagai contoh, ketika seseorang terbangun pada suatu hari senin pagi dengan perasaan agak kesal atau murung, sesungguhnya dia sedang memancarkan getaran negative. Dan ketika getaran itu dia pancarkan, seketika itu pula Hukum Ketertarikan memberikan reaksinya dengan memberikan lebih banyak getaran yang sama sifat dan jenisnya. (Untuk dicatat: Hukum Ketertarikan selalu menyesuaikan diri dengan getaran Anda---baik itu positif atau negatif).
Lalu, setelah orang itu meninggalkan ranjangnya, terjadilah serenteten kesialan: kakinya tersandung, roti bakarnya hangus, terjebak kemacetan, lalu klien besarnya membatalkan transaksi, dan akhirnya dia hanya bisa menyesali diri, “mestinya pagi tadi saya tak usah bangun pagi.”
Atau pada situasi yang berbeda, ketika seorang wiraniaga sedang kegirangan merayakan keberhasilannya mencapai rekor penjualan yang spektakuler, sesungguhnya dia sedang memancarkan sebuah getaran positif. Tak lama sesudah itu dia akan meraih rekor penjualan yang tak kalah hebatnya. Tak habis-habisnya orang itu memuji dirinya sendiri, “Saya sukses besar!”.
Kedua contoh di atas menunjukka bahwa Hukum Ketertarikan benar-benar bekerja, hukum itu menunjukkan segala sesuatu yang harus terjadi dengan melipatgandakan getaran yang sama, baik positif maupun negatif.
Buku ini akan menunjukkan cara mengenali sifat getaran yang Anda kiimkan, sehingga dengan penuh kesadaran Anda dapat mengambil sikap atau tindakan yang tepat: terus mengirimkan getaran itu ke lingkungan sekitar Anda, atau mengubahnya dengan getaran lain yang ideal. Pada bagian yang membahas masalah Ketertarikan Sadar, akan saya tunjukkan bagaimana cara mengirimkan getaran yang berbeda secara sadar. Anda juga akan mengetahui bagaimana cara mengirimkan getaran secara sadar, agar Anda dapat mengubah hasil yang selama ini Anda terima, sehingga apa yang Anda dapat meningkatkan keinginan-keinginan Anda yang telah berhasil dicapai, sekaligus mengurangi hal-hal yang tak Anda inginkan.
Di jagad raya yang dipenuhi getaran ini hanya ada dua jenis getaran, yakni positif (+) dan negative (-). kamus lalu memilih kata yang menggambarkan perasaan Anda, pasti Anda dapat memasukkan kata-kata itu ke dalam salah satu kategori di atas. Masing-masing kata itu akan menerangkan sebuah perasaan yang menimbulkan getaran positif atau negative.
Kita semua pasti selalu memancarkan getaran, entah positif atau negative, setiap detik dan setiap waktu. Cobalah Anda pikir dan rasakan efek yang timbul dari pernyataan-pernyataan berikut ini: “Orang itu memancarkan getaran positif,” atau “Daerah ini menimbulkan getaran negative.”
Suasana hati atau perasaan itu selalu ada selama Anda hidup dan sadar. Bahkan pada detik ini juga, suasana hati atau perasaan yang ada di dalam hati Anda pasti memancarkan getaran tertentu, entah posituf atau negative.
Di situlah Anda akan melihat peranan dari Hukum Ketertarikan. Hukum Ketertarikan (energi universal di sekitar Anda yang tunduk pada prinsip-prinsip ilmu fisika) akan merespon setiap getaran yang Anda pancarkan. Bahkan saat ini, detik ini juga, energi universal tersebut sedang menyesuaikan diri dengan getaran yang Anda pancarkan dan melipatgandakan apa pun yang Anda pancarkan, baik itu negative atau positif.
Sebagai contoh, ketika seseorang terbangun pada suatu hari senin pagi dengan perasaan agak kesal atau murung, sesungguhnya dia sedang memancarkan getaran negative. Dan ketika getaran itu dia pancarkan, seketika itu pula Hukum Ketertarikan memberikan reaksinya dengan memberikan lebih banyak getaran yang sama sifat dan jenisnya. (Untuk dicatat: Hukum Ketertarikan selalu menyesuaikan diri dengan getaran Anda---baik itu positif atau negatif).
Lalu, setelah orang itu meninggalkan ranjangnya, terjadilah serenteten kesialan: kakinya tersandung, roti bakarnya hangus, terjebak kemacetan, lalu klien besarnya membatalkan transaksi, dan akhirnya dia hanya bisa menyesali diri, “mestinya pagi tadi saya tak usah bangun pagi.”
Atau pada situasi yang berbeda, ketika seorang wiraniaga sedang kegirangan merayakan keberhasilannya mencapai rekor penjualan yang spektakuler, sesungguhnya dia sedang memancarkan sebuah getaran positif. Tak lama sesudah itu dia akan meraih rekor penjualan yang tak kalah hebatnya. Tak habis-habisnya orang itu memuji dirinya sendiri, “Saya sukses besar!”.
Kedua contoh di atas menunjukka bahwa Hukum Ketertarikan benar-benar bekerja, hukum itu menunjukkan segala sesuatu yang harus terjadi dengan melipatgandakan getaran yang sama, baik positif maupun negatif.
Buku ini akan menunjukkan cara mengenali sifat getaran yang Anda kiimkan, sehingga dengan penuh kesadaran Anda dapat mengambil sikap atau tindakan yang tepat: terus mengirimkan getaran itu ke lingkungan sekitar Anda, atau mengubahnya dengan getaran lain yang ideal. Pada bagian yang membahas masalah Ketertarikan Sadar, akan saya tunjukkan bagaimana cara mengirimkan getaran yang berbeda secara sadar. Anda juga akan mengetahui bagaimana cara mengirimkan getaran secara sadar, agar Anda dapat mengubah hasil yang selama ini Anda terima, sehingga apa yang Anda dapat meningkatkan keinginan-keinginan Anda yang telah berhasil dicapai, sekaligus mengurangi hal-hal yang tak Anda inginkan.
Saturday, September 18, 2010
Landasan Ilmiah Hukum Ketertarikan
Sesungguhnya ada alasan psikologis yang memungkinkan cara berpikir positif mendatangkan efek tertentu yang menciptakan Hukum Ketertarikan.
Di alam semesta ini ada bermacam – macam energi: energi atom, thermal (panas), elektromotif, kinetik, dan energi potensial. Energi tak pernah dapat dihancurkan ---dia hanya mengalami perubahan bentuk saja.
Mungkin Anda juga masih ingat bahwa semua materi di dunia ini terdiri atas atom, dan setiap atom memiliki satu nucleus (yang berisi proton dan neutron) yang dikelilingi oleh elektron yang selalu bergerak atau mengorbit di garis lintasnya.
Elektron – elektron yang terdapat pada atom itu selalu bergerak mengelilingi nucleus pada tingkat energi tertentu (yang disebut “orbital”) yang menjaga stabilitas atom tersebut. Dengan menambahkan energi, kita dapat memaksa elektron mencapai orabi yang “lebih tinggi,” dan sebaliknya kita dapat pula menurunkan orbitnya ke tingkat yang “lebih rendah” jika energinya kita kurangi. Jika semua atom berapapada posisi sejajar, mereka akan saling menarik satu sama lain ke satu arah yang sama dan terciptalah semacam gaya dorong yang sangat mirip dengan logam yang dapat ditarik oleh sebuah magnet yang menarik semua molekul logam–logam itu ke satu arah yang sama. Kemunculan kutub positif (+) dan negatif (-) sudah menjadi fakta yang lazim di jagad ilmu pengetahuan dan dalam kehidupan sehari–hari. Jadi cukuplah dikatakn di sini bahwa ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa jiaka ada hukum – hukum fisika yang dapat diamati dan diukur pada suatu fenomena alam, kemungkinan besar pasti ada hukum – hukum serupa yang dapat diterapkan pada fenomena atau bidang lainnya, meskipun pada saat ini kita belum dapat mengukurnya.
Kiranya Anda maklum sekarang bahwa Hukum Ketertarikan bukan sebuah khayalan atau mantra modern. Sesungguhnya semua itu tak lain adalah bukti bahwa setiap atom dalam dunia batin dan ragawi Anda senantiasa merespon dan taat pada titah hukum – hukum alam yang hakiki itu, entah Anda menyadarinya atau tidak.
*Para pembaca yang tertarik untuk mengkaji lebih jauh tentang hubungan antara energi, pikiran kita, dan dunia jagad materi di sekitar kita, disarankan menyaksikan film berjudul What the Bleep Do We Know © 2004 Captured Light & Lord of the Wind Films, LLC.
Di alam semesta ini ada bermacam – macam energi: energi atom, thermal (panas), elektromotif, kinetik, dan energi potensial. Energi tak pernah dapat dihancurkan ---dia hanya mengalami perubahan bentuk saja.
Mungkin Anda juga masih ingat bahwa semua materi di dunia ini terdiri atas atom, dan setiap atom memiliki satu nucleus (yang berisi proton dan neutron) yang dikelilingi oleh elektron yang selalu bergerak atau mengorbit di garis lintasnya.
Elektron – elektron yang terdapat pada atom itu selalu bergerak mengelilingi nucleus pada tingkat energi tertentu (yang disebut “orbital”) yang menjaga stabilitas atom tersebut. Dengan menambahkan energi, kita dapat memaksa elektron mencapai orabi yang “lebih tinggi,” dan sebaliknya kita dapat pula menurunkan orbitnya ke tingkat yang “lebih rendah” jika energinya kita kurangi. Jika semua atom berapapada posisi sejajar, mereka akan saling menarik satu sama lain ke satu arah yang sama dan terciptalah semacam gaya dorong yang sangat mirip dengan logam yang dapat ditarik oleh sebuah magnet yang menarik semua molekul logam–logam itu ke satu arah yang sama. Kemunculan kutub positif (+) dan negatif (-) sudah menjadi fakta yang lazim di jagad ilmu pengetahuan dan dalam kehidupan sehari–hari. Jadi cukuplah dikatakn di sini bahwa ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa jiaka ada hukum – hukum fisika yang dapat diamati dan diukur pada suatu fenomena alam, kemungkinan besar pasti ada hukum – hukum serupa yang dapat diterapkan pada fenomena atau bidang lainnya, meskipun pada saat ini kita belum dapat mengukurnya.
Kiranya Anda maklum sekarang bahwa Hukum Ketertarikan bukan sebuah khayalan atau mantra modern. Sesungguhnya semua itu tak lain adalah bukti bahwa setiap atom dalam dunia batin dan ragawi Anda senantiasa merespon dan taat pada titah hukum – hukum alam yang hakiki itu, entah Anda menyadarinya atau tidak.
*Para pembaca yang tertarik untuk mengkaji lebih jauh tentang hubungan antara energi, pikiran kita, dan dunia jagad materi di sekitar kita, disarankan menyaksikan film berjudul What the Bleep Do We Know © 2004 Captured Light & Lord of the Wind Films, LLC.
Sunday, August 29, 2010
Sesungguhnya Anda Sudah Merasakan Dampak dari Hukum Ketertarikan
Pernakah anda menyaksikan sesuatu yang anda inginkan tiba – tiba saja hadir begitu saja di depan mata anda? Atau, ketika anda memikirkan seseorang, tiba – tiba saja anda menjumpainya di jalan? Mungkin pula faktor nasib atau keberuntungan mempertemukan anda dengan seorang klien kelas kakap atau jodoh anda. Semua pengalaman itu membuktikan pengaruh nyata dari hukum ketertarikan di dalam hidup anda.
Pernahkah anda mendengar cerita tentang orang yang terus – menerus gagal menjalin hubungan yang harmonis, atau terjerat dalam pola hubungan yang itu – itu saja? Sesungguhnya prinsip kerja hukum ketertarikan juga berlaku pada orang – orang itu. Hukum ketertarikan dapat didefinisikan sebagai berikut : “Segala sesuatu yang saya pikirkan dengan segenap perhatian, energi, dan konsentrasi pikiran saya, baik hal yang positif maupun negatif, akan datang ke dalam kehidupan saya.”
Usai membaca buku ini anda akan mengerti mengapa dan bagaimana ini bisa terjadi.
Ada sejumlah kata dan ungkapan yang mendeskripsikan bukti – bukti adanya hukum ketertarikan. Jika anda pernah memakai kata – kata atau ungkapan berikut ini, berarti anda juga mempercayai adanya hukum tersebut.
Berikut adalah beberapa contoh kata – kata itu :
° Entah dari mana
° Nasib mujur
° Kebetulan
° Takdir
° Karma
° Datang begitu saja
° Ketepatan
° Dasar jodoh
° Sudah ditakdirkan
Dengan membaca buku ini anda akan mengetahui mengapa pengalaman – pengalaman seperti itu bisa terjadi. Dan yang lebih penting, anda juga akan menemukan cara menerapkan dalil – dalil dalam hukum ketertarikan itu secara sadar. Segala sesuatu yang begitu ingin anda lakukan, anda ketahui, dan anda miliki akan dapat anda datangkan, sehingga anda dapat memiliki semakin banyak hal yang anda inginkan, dan semakin berkurang apa – apa yang tak anda inginkan di dalam hidup ini. Dengan demikian, kelak anda akan mendapatkan klien yang ideal, pekerjaan yang ideal, hubungan yang ideal, kekayaan yang lebih besar, dan bahkan apa saja yang begitu anda dambakan dalam hidup ini. Sungguh !
Salam sukses
Artikel terkait : Keistimewaan Buku "LAW OF ATTRACTION"
Pernahkah anda mendengar cerita tentang orang yang terus – menerus gagal menjalin hubungan yang harmonis, atau terjerat dalam pola hubungan yang itu – itu saja? Sesungguhnya prinsip kerja hukum ketertarikan juga berlaku pada orang – orang itu. Hukum ketertarikan dapat didefinisikan sebagai berikut : “Segala sesuatu yang saya pikirkan dengan segenap perhatian, energi, dan konsentrasi pikiran saya, baik hal yang positif maupun negatif, akan datang ke dalam kehidupan saya.”
Usai membaca buku ini anda akan mengerti mengapa dan bagaimana ini bisa terjadi.
Ada sejumlah kata dan ungkapan yang mendeskripsikan bukti – bukti adanya hukum ketertarikan. Jika anda pernah memakai kata – kata atau ungkapan berikut ini, berarti anda juga mempercayai adanya hukum tersebut.
Berikut adalah beberapa contoh kata – kata itu :
° Entah dari mana
° Nasib mujur
° Kebetulan
° Takdir
° Karma
° Datang begitu saja
° Ketepatan
° Dasar jodoh
° Sudah ditakdirkan
Dengan membaca buku ini anda akan mengetahui mengapa pengalaman – pengalaman seperti itu bisa terjadi. Dan yang lebih penting, anda juga akan menemukan cara menerapkan dalil – dalil dalam hukum ketertarikan itu secara sadar. Segala sesuatu yang begitu ingin anda lakukan, anda ketahui, dan anda miliki akan dapat anda datangkan, sehingga anda dapat memiliki semakin banyak hal yang anda inginkan, dan semakin berkurang apa – apa yang tak anda inginkan di dalam hidup ini. Dengan demikian, kelak anda akan mendapatkan klien yang ideal, pekerjaan yang ideal, hubungan yang ideal, kekayaan yang lebih besar, dan bahkan apa saja yang begitu anda dambakan dalam hidup ini. Sungguh !
Salam sukses
Artikel terkait : Keistimewaan Buku "LAW OF ATTRACTION"
Sunday, August 22, 2010
Keistimewaan Buku Law of Attraction
Di antara anda mungkin sudah mendengar konsep Law of Attaction ( Hukum Ketertarikan) melalui berbagai sumber, sementara orang lain baru saja mulai mempelajarinya. Pada jaman modern, masalah ini mulai didokumendasikan sejak awal tahun 1990-an. Berikut ini sejarah singkatnya :
» 1906-Atkinson, William Walter
Getaran Pikiran atau Hukum Ketertarikan alam Dunia Pikiran
» 1926-Holmes, Ernest
Ide – ide Dasar Ilmu tentang Pikiran Manusia
» 1949-Holliwell, Dr. Raymond
Bekerja dengan Hukum
Sejak awal dasawarsa 1990-an, berbagai informasi dan ajaran mengenai hukum ketertarikan sudah beredar luas melalui berbagai publikasi yang ditulis oleh Jerry and Esther Hicks. (Untuk mengakses ajaran – ajaran atau makalah terbaru mereka, silahkan kunjungi situs : www.abraham-hiks.com). Saya belajar sangat banyak dari mereka.
Sejak tahun 2000 banyak bermunculan buku – buku dan berbagai artikel mengenai hukum ketertarikan, dan semakin lama semakin banyak orang yang tertarik untuk mengkaji dan mempraktiskan prinsip – prinsipnya. Pada masa – masa mendatang akan semakin banyak penulis dan akademis yang mengulas masalah ini dengan semakin meningkatnya minat khalayak terhadap topik ini.
Apa Keistimewaan Buku Ini ?
Pada tahun 1995 saya mempelajari NLP (Neuro Linguistic Programming) untuk lebih memahami cara kerja otak dan pikiran manusia. Ternyata langkah ini membuka wawasan saya tentang cara manusi belajar. Saat menyimak buku ini anda juga akan menyadari bahwa penjelasan di dalam buku ini sangat relavan dengan gaya belajar atau membaca anda (dan orang lain). Isi buku ini saya rancang sedemikian rupa agar anda dapat mempelajarinya setahap demi setahap seperti sebuah manual pelatihan. Anda dapat menggunakan lembar – lembar kerja yang saya sertakan agar anda selalu terhubung dengan hukum ketertarikan yang dahsyat itu.
Berbagai buku yang telah saya pelajari menyajikan teori yang sangat luas mengenai hukum ketertarikan, namun tak satu pun dari tulisn – tulisan itu yang bisa menjawab atau menunjukkan bagaimana cara menerapkan hukum tersebut. Berbekal pengetahuan saya di bidang NLP serta kemampuan saya mengajar orang dengan gaya belajar yang beraneka ragam, maka saya tulis sebuah buku praktis yang sangat mudah dipraktikkan bagi siapa saja yang tertarik untuk mempelajari dan mengamalkan prinsip – prinsip hukum ketertarikan. Dengan memanfaatkan latihan – latihan dan berbagai instrumen yang saya sediakan di dalam buku ini, anda dapat belajar dengan cepat dan menerapkan prinsip – prinsip hukum ketertarikan ke dalam kehidupan anda.
Pujian yang paling sering saya dengar---dan saya paling membesarkan hati---adalah komentar para pembaca bahwa buku ini mudah dibaca dan latihan – latihannya gampang dijalankan. Isi buku ini sudah dipraktikkan oleh para penganut berbagai agama dan aliran kepercayaan. Di samping itu, buku ini juga sudah dijadikan bacaan wajib oleh berbagai kelompok/asosiasi armada penjualan, jejaring perusahaan pemasaran, pengusaha real estate, penasihat keuangan dan berbagai organisasi bisnis lainnya. Pendeknya, buku ini mendapatkan sambutan hangat oleh berbagai kalangan.
» 1906-Atkinson, William Walter
Getaran Pikiran atau Hukum Ketertarikan alam Dunia Pikiran
» 1926-Holmes, Ernest
Ide – ide Dasar Ilmu tentang Pikiran Manusia
» 1949-Holliwell, Dr. Raymond
Bekerja dengan Hukum
Sejak awal dasawarsa 1990-an, berbagai informasi dan ajaran mengenai hukum ketertarikan sudah beredar luas melalui berbagai publikasi yang ditulis oleh Jerry and Esther Hicks. (Untuk mengakses ajaran – ajaran atau makalah terbaru mereka, silahkan kunjungi situs : www.abraham-hiks.com). Saya belajar sangat banyak dari mereka.
Sejak tahun 2000 banyak bermunculan buku – buku dan berbagai artikel mengenai hukum ketertarikan, dan semakin lama semakin banyak orang yang tertarik untuk mengkaji dan mempraktiskan prinsip – prinsipnya. Pada masa – masa mendatang akan semakin banyak penulis dan akademis yang mengulas masalah ini dengan semakin meningkatnya minat khalayak terhadap topik ini.
Apa Keistimewaan Buku Ini ?
Pada tahun 1995 saya mempelajari NLP (Neuro Linguistic Programming) untuk lebih memahami cara kerja otak dan pikiran manusia. Ternyata langkah ini membuka wawasan saya tentang cara manusi belajar. Saat menyimak buku ini anda juga akan menyadari bahwa penjelasan di dalam buku ini sangat relavan dengan gaya belajar atau membaca anda (dan orang lain). Isi buku ini saya rancang sedemikian rupa agar anda dapat mempelajarinya setahap demi setahap seperti sebuah manual pelatihan. Anda dapat menggunakan lembar – lembar kerja yang saya sertakan agar anda selalu terhubung dengan hukum ketertarikan yang dahsyat itu.
Berbagai buku yang telah saya pelajari menyajikan teori yang sangat luas mengenai hukum ketertarikan, namun tak satu pun dari tulisn – tulisan itu yang bisa menjawab atau menunjukkan bagaimana cara menerapkan hukum tersebut. Berbekal pengetahuan saya di bidang NLP serta kemampuan saya mengajar orang dengan gaya belajar yang beraneka ragam, maka saya tulis sebuah buku praktis yang sangat mudah dipraktikkan bagi siapa saja yang tertarik untuk mempelajari dan mengamalkan prinsip – prinsip hukum ketertarikan. Dengan memanfaatkan latihan – latihan dan berbagai instrumen yang saya sediakan di dalam buku ini, anda dapat belajar dengan cepat dan menerapkan prinsip – prinsip hukum ketertarikan ke dalam kehidupan anda.
Pujian yang paling sering saya dengar---dan saya paling membesarkan hati---adalah komentar para pembaca bahwa buku ini mudah dibaca dan latihan – latihannya gampang dijalankan. Isi buku ini sudah dipraktikkan oleh para penganut berbagai agama dan aliran kepercayaan. Di samping itu, buku ini juga sudah dijadikan bacaan wajib oleh berbagai kelompok/asosiasi armada penjualan, jejaring perusahaan pemasaran, pengusaha real estate, penasihat keuangan dan berbagai organisasi bisnis lainnya. Pendeknya, buku ini mendapatkan sambutan hangat oleh berbagai kalangan.
Sunday, August 8, 2010
Meraup Uang dengan AdBrite - potensi periklanan di internet dengan AdBrite
AdBrite adalah salah satu peluang bagi para pemilik situs atau blog untuk mendapatkan penghasilan. AdBrite mempunyai record yang bagus dan telah dimanfaatkan oleh banyak pemilik situs / blog untuk menambah pundi – pundi dollar mereka. Menurut banyak orang, lebih baik mendapatkan penghasilan dari berbagai sumber daripada hanya mengandalkan satu sumber. Anda setuju ?
Setelah mempelajari bab ini, anda diharapkan :
®Memahami potensi periklanan di internet
®Memahami Advertise MarketPlace
®Mengenal AdBrite
®Mengetahui posisi AdBrite dalam bisnis ini
®Mengetahui secara cepat langkah – langkah yang dibutuhkan untuk mendulang dollar melalui AdBrite.
1.1 Dunia Tanpa Iklan ?
Masih banyak orang yang tidak mempercayai bahwa dunia ini di biayai oleh sponsor. Masih banyak orang yang bingung, dari mana orang – orang mendapat uang dari situs mereka. Menjelaskan itu tentu susah – susah gampang.
Sejenak kita menengok sepuluh tahun ke belakang di saat google baru saja lahir. Tak ada yang bisa membayangkan bagaimana google kelak bisa mendapatkan banyak uang dari search engine yang mereka buat. Buat apa dua orang pendiri google membuat mesin pencari.bagaimana skema inovasi di dunia internet tersebut.
Saat itu, tidak ada membayangkan bagimana 10 tahun ke depan nasib kedua orang tersebut. Tapi, kini kita bisa melihat, masing – masing pendiri google tersebut memiliki kekayaan sebesar 19 dollar! Ritual apa yang dilakukan oleh dua orang ini sehingga mendapatkan kekayaan dalam waktu singkat ?.
1.2 Advertise MarketPlace
kembali ke cerita tentang kejayaan google. Banyak teman – teman penulis yang sangat – sangat heran situs ecek – ecek kok bisa kaya. Yang dimaksud ecek – ecek sama mereka adalah tampilan depan situs yang sangat sederhana bahkan nyaris tidak ada gambar apa – apa disana. Kebanyakan orang malah membanggagakan situs mereka yang bergemerpalan dengan banyak image dan flash yang bertebaran dimana – mana. Tapi sayangnya, pemasukkan minim bahkan tidak ada. Pilih mana coba ?
Memang tampilan depan google sangat sederhana. Tetapi justru itulah yang disukai para pemakai jasa pencarian informasi di internet. Google sangat mudah dan cepat diakses. Kita tidak perlu me-load gambar – gambar atau animasi – animasiyang tidak perlu atau tidak berhubungan dengan apa yang akan kita cari.
Sekarang, cobalah untuk mencari sebuah informasi di google. Masukkan kata kunci yang ingin anda cari. Selanjutnya, anda akan mendapatkan halaman hasil pencarian tersebut. Perhatikan, pada beberapa bagian halaman terdapat informasi yang sebenarnya adalah iklan. Jika anda baru pertama kali menyadari bahwa informasi di area tersebut adalah iklan, jangan kaget. Iklan, yang mirip seperti iklan ‘kecik’ di koran, menyumbangkan pendapatan yang sangat besar bagi google.
Dalam hal ini, google bertindak sebagai pemilik media. Ia mempunyai mesin pencari yang merupakan search engine nomor satu di dunia. Artinya, halaman layanan pencarian banyak dikunjungi orang tiap harinya. Dengan banyaknya yang mengunjungi situs pengiklanan, diharapkan ada transaksi seperti yang diharapkan oleh mereka.
Google menyadari potensi iklan di internet, untuk itu mereka melebarkan sayapnya dengan menggandeng para pemilik situs. Mereka berbagi dengan para pemilik situs. Google berbagi pendapatan iklan dengan para pemilik situs tersebut. Bukannya pendapatan google turun dengan berbagi, justru pendapatan google naik drastis. Alih – alih turun, mereka justru meraup keuntungan yang luar biasa.
1.3 Google Tidak Sendirian
Salah satu perusahaan yang semakin berkibar di dunia periklanan internet adalah AdBrite. AdBrite juga terkenal sebagai perusahaan yang mempunyai reputasi yang bagus dalam pembayaran. Itulah sebabnya AdBrite direkomendasikan oleh para pakar sebagai salah satu alternatif mencari pendapatan di internet.
Dengan adanya pengalaman dari para pemilik situs yang benar – benar dibayar oleh AdBrite, membuat kita yakin bahwa AdBrite benar – benar serius. AdBrite tidak main – main menggarap dunia iklan di internet. AdBrite benar – benar akan membayar kita jika kita serius bekerja sama dengan mereka.
Itulah sebabnya, buku ini membahas khusus mengenai mereka. Penulis akan berbagi pengetahuan bagaimana mendapatkan penghasilan dari AdBrite. Jadi, jangan khawatir berbisnis dengan AdBrite karena benar – benar terbukti telah membayar.
1.4 Sekilas Tentang AdBrite
Baiklah, kita akan kupas informasi apa yang ditampilkan dalam halaman depan situs AdBrite.com :
» The Internet’s Ad MarketPlace : Dengan adanya slogan ini, AdBrite telah memploklamirkan bahwa mereka benar – benar serius sebagai Advertise MarketPlace di internet. Itulah bisnis mereka. Tidak ada yang lain.
» 451 million impressions a day : angka ini menunjukan bahwa potensinya iklan dilihat sebanyak 451 juta per harinya. Rumusnya, semakin banyak iklan dilihat oleh pengunjung situs, semakin menarik pengiklan untuk beriklan. AdBrite menawarkan para pengiklan untuk bergabung dengan mereka karena potensinya tiap hari dilihat sebanyak 451 juta kali. Angka ini bukan angka mati, tetapi selalu berubah setiap harinya.
» 76,564 sites : ada 76 ribu situs yang bergabung di AdBrite. Situs – situs tersebut siap menapilkan iklan yang relatif terkait dengan konten situs – situs tersebut. Angka ini akan bertambah setiap harinya. Jika setelah membaca buku ini kemudian anda bergabung dengan AdBrite, angka tersebut akan bertambah.
» Advertisers, Reach Your Target Audience : AdBrite mengajak para pengiklan beriklan melalui AdBrite. AdBrite menjamin bahwa iklan – iklan tersebut akan sampai pada target audience yang mereka kehendaki. Para pengiklan dapat menargetkan iklan sesuai dengan kata kunci yang mereka kehendaki, negara pengakses halaman web, dan sebagainya.
» Website Owners : AdBrite menawarkan kepada para pemilik situs untuk bergabung. Mereka dapat menampilkan iklan – iklan dari pengiklanan yang telah bergabung di AdBrite. Dengan menampilkan iklan – iklan tersebut di situs mereka, potensi dolar dapat mereka raih.
» Sites in our network : Sebagian kecil daftar situs – situs yang telah bergabung di AdBrite.
Itulah informasi kunci tentang AdBrite. Bagi yang belum mengenal potensi iklan internet, mungkin situs tersebut tidak menarik. Namun, bagi mereka yang tahu potensinya, informasi ini sangat menarik.
1.5 Cara Kerja AdBrite
Para pengiklan (advertisers) membelanjakan uang mereka untuk beriklan di internet. Agar lebih mudah pengelolaanya dan dapat menjangkau sasaran yang mereka inginkan, mereka memilih AdBrite sebagai agensi mereka. Mengapa para pengiklan memilih mereka ? karena AdBrite menawarkan iklan mereka akan ditayangkan di banyak situs.
Setelah mempelajari bab ini, anda diharapkan :
®Memahami potensi periklanan di internet
®Memahami Advertise MarketPlace
®Mengenal AdBrite
®Mengetahui posisi AdBrite dalam bisnis ini
®Mengetahui secara cepat langkah – langkah yang dibutuhkan untuk mendulang dollar melalui AdBrite.
1.1 Dunia Tanpa Iklan ?
Masih banyak orang yang tidak mempercayai bahwa dunia ini di biayai oleh sponsor. Masih banyak orang yang bingung, dari mana orang – orang mendapat uang dari situs mereka. Menjelaskan itu tentu susah – susah gampang.
Sejenak kita menengok sepuluh tahun ke belakang di saat google baru saja lahir. Tak ada yang bisa membayangkan bagaimana google kelak bisa mendapatkan banyak uang dari search engine yang mereka buat. Buat apa dua orang pendiri google membuat mesin pencari.bagaimana skema inovasi di dunia internet tersebut.
Saat itu, tidak ada membayangkan bagimana 10 tahun ke depan nasib kedua orang tersebut. Tapi, kini kita bisa melihat, masing – masing pendiri google tersebut memiliki kekayaan sebesar 19 dollar! Ritual apa yang dilakukan oleh dua orang ini sehingga mendapatkan kekayaan dalam waktu singkat ?.
1.2 Advertise MarketPlace
kembali ke cerita tentang kejayaan google. Banyak teman – teman penulis yang sangat – sangat heran situs ecek – ecek kok bisa kaya. Yang dimaksud ecek – ecek sama mereka adalah tampilan depan situs yang sangat sederhana bahkan nyaris tidak ada gambar apa – apa disana. Kebanyakan orang malah membanggagakan situs mereka yang bergemerpalan dengan banyak image dan flash yang bertebaran dimana – mana. Tapi sayangnya, pemasukkan minim bahkan tidak ada. Pilih mana coba ?
Memang tampilan depan google sangat sederhana. Tetapi justru itulah yang disukai para pemakai jasa pencarian informasi di internet. Google sangat mudah dan cepat diakses. Kita tidak perlu me-load gambar – gambar atau animasi – animasiyang tidak perlu atau tidak berhubungan dengan apa yang akan kita cari.
Sekarang, cobalah untuk mencari sebuah informasi di google. Masukkan kata kunci yang ingin anda cari. Selanjutnya, anda akan mendapatkan halaman hasil pencarian tersebut. Perhatikan, pada beberapa bagian halaman terdapat informasi yang sebenarnya adalah iklan. Jika anda baru pertama kali menyadari bahwa informasi di area tersebut adalah iklan, jangan kaget. Iklan, yang mirip seperti iklan ‘kecik’ di koran, menyumbangkan pendapatan yang sangat besar bagi google.
Dalam hal ini, google bertindak sebagai pemilik media. Ia mempunyai mesin pencari yang merupakan search engine nomor satu di dunia. Artinya, halaman layanan pencarian banyak dikunjungi orang tiap harinya. Dengan banyaknya yang mengunjungi situs pengiklanan, diharapkan ada transaksi seperti yang diharapkan oleh mereka.
Google menyadari potensi iklan di internet, untuk itu mereka melebarkan sayapnya dengan menggandeng para pemilik situs. Mereka berbagi dengan para pemilik situs. Google berbagi pendapatan iklan dengan para pemilik situs tersebut. Bukannya pendapatan google turun dengan berbagi, justru pendapatan google naik drastis. Alih – alih turun, mereka justru meraup keuntungan yang luar biasa.
1.3 Google Tidak Sendirian
Salah satu perusahaan yang semakin berkibar di dunia periklanan internet adalah AdBrite. AdBrite juga terkenal sebagai perusahaan yang mempunyai reputasi yang bagus dalam pembayaran. Itulah sebabnya AdBrite direkomendasikan oleh para pakar sebagai salah satu alternatif mencari pendapatan di internet.
Dengan adanya pengalaman dari para pemilik situs yang benar – benar dibayar oleh AdBrite, membuat kita yakin bahwa AdBrite benar – benar serius. AdBrite tidak main – main menggarap dunia iklan di internet. AdBrite benar – benar akan membayar kita jika kita serius bekerja sama dengan mereka.
Itulah sebabnya, buku ini membahas khusus mengenai mereka. Penulis akan berbagi pengetahuan bagaimana mendapatkan penghasilan dari AdBrite. Jadi, jangan khawatir berbisnis dengan AdBrite karena benar – benar terbukti telah membayar.
1.4 Sekilas Tentang AdBrite
Baiklah, kita akan kupas informasi apa yang ditampilkan dalam halaman depan situs AdBrite.com :
» The Internet’s Ad MarketPlace : Dengan adanya slogan ini, AdBrite telah memploklamirkan bahwa mereka benar – benar serius sebagai Advertise MarketPlace di internet. Itulah bisnis mereka. Tidak ada yang lain.
» 451 million impressions a day : angka ini menunjukan bahwa potensinya iklan dilihat sebanyak 451 juta per harinya. Rumusnya, semakin banyak iklan dilihat oleh pengunjung situs, semakin menarik pengiklan untuk beriklan. AdBrite menawarkan para pengiklan untuk bergabung dengan mereka karena potensinya tiap hari dilihat sebanyak 451 juta kali. Angka ini bukan angka mati, tetapi selalu berubah setiap harinya.
» 76,564 sites : ada 76 ribu situs yang bergabung di AdBrite. Situs – situs tersebut siap menapilkan iklan yang relatif terkait dengan konten situs – situs tersebut. Angka ini akan bertambah setiap harinya. Jika setelah membaca buku ini kemudian anda bergabung dengan AdBrite, angka tersebut akan bertambah.
» Advertisers, Reach Your Target Audience : AdBrite mengajak para pengiklan beriklan melalui AdBrite. AdBrite menjamin bahwa iklan – iklan tersebut akan sampai pada target audience yang mereka kehendaki. Para pengiklan dapat menargetkan iklan sesuai dengan kata kunci yang mereka kehendaki, negara pengakses halaman web, dan sebagainya.
» Website Owners : AdBrite menawarkan kepada para pemilik situs untuk bergabung. Mereka dapat menampilkan iklan – iklan dari pengiklanan yang telah bergabung di AdBrite. Dengan menampilkan iklan – iklan tersebut di situs mereka, potensi dolar dapat mereka raih.
» Sites in our network : Sebagian kecil daftar situs – situs yang telah bergabung di AdBrite.
Itulah informasi kunci tentang AdBrite. Bagi yang belum mengenal potensi iklan internet, mungkin situs tersebut tidak menarik. Namun, bagi mereka yang tahu potensinya, informasi ini sangat menarik.
1.5 Cara Kerja AdBrite
Para pengiklan (advertisers) membelanjakan uang mereka untuk beriklan di internet. Agar lebih mudah pengelolaanya dan dapat menjangkau sasaran yang mereka inginkan, mereka memilih AdBrite sebagai agensi mereka. Mengapa para pengiklan memilih mereka ? karena AdBrite menawarkan iklan mereka akan ditayangkan di banyak situs.
Sunday, July 18, 2010
LIMA ATURAN BICARA
Satu hal yang perlu diingat adalah, bahwa apa dan bagaimanapun proyeksi kita sebagai pembicara publik, kualitas dan kualifikasinya akan selalu terkait erat dengan bagaimana kita berbicara sehari – hari biasa. Di saat ngobrol santai, di rumah, di teras, di warung dan bahkan di tempat tidur bersama suami atau istri kita. Itu artinya, kualitas komunikasi massa dan antar personal kita, adalah satu kesatuan yang utuh. Berikut terdapat lima aturan dalam berbicara :
1.Sopan
Kita boleh marah, kita boleh memuji, kita boleh mengintrogasi. Semuanya adalah bentuk – bentuk komunikasi. Kita boleh mengatakan apapun dengan cara apapun. Namun pada akhirnya, semua bicara kita akan bermuara pada kebenaran tentang siapa kita dan bagaimana perilaku kita. Untuk itu, kita selalu punya pilihan utnuk tempat berdiri dan memandang:
a. Ubin cinta, kasih dan sayang atau
b. Ubin ketakutan, rasa tidak nyaman atau merasa terancam. Setiap ubin menyemburatkan berbagai implikasi yg sama dan sejenis. Sebangun, sekeluarga dan sekerabat.
2.Waspadai Dampaknya
Orang sering membuka mulut untuk mengkritis dan menyerang orang lain. Beberapa orang bahkan berpredikat master dalam hal ini. Mereka bisa melakukannya dengan terbuka, atau tertutupi. Bagi beberapa orang, berkomunikasi adalah perang. Tujuannya untuk menang, dan kata katanya adalah panglima. Luka akibat kata – kata, sering lebih dalam dari pada sayatan pedang. Dan lukanya, kering lebih lama daripada bokong yang jorok. Komunikator yang handal adalah konukiator yang paham dan mengerti dampak dari kata katanya. Mereka juga ahli dalm menyesuaikannya dengan keadaan dan suasana
3.Pilih yang positif saja
Komunikasi jauh lebih dalam dari pada sekedar lalu – lintas informasi dan pesan. Konukasi. Komunikator yang handal, akan menyisakan rasa nyaman dan bernilai pada orang – orang yang mendengarkannya. Maka berkomunikasi bukan hanya tentang kata – kata. Komunikasi adalah tentang orang dan manusia. Dan menurut daniel coleman, setiap interaksi bermuara pada dua implikasi lebih baik, atau lebih buruk.
4.Tidak Berasumsi telah dimengerti
Catatan sejarahyang panjang dalam kehidupan manusia, hampir selalu menunjukkan sisi gelap yang dipicu oleh kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Menurut stephen covery,”pertama, jadilah yang dimengerti, lalu mengertilah.”
5.Tahu kapan harus diam
Hal tersulit tentang mulut adalah menutupnya rapat – rapat . dan orang orang datang menghadiri berbagai sesi dengan kecenderungannya untuk membukanya lebar – lebar. Sebabnya hanya satu, mereka ingin mengimpresi orang. Hasil terburuk dari situasi semacam ini, adalah terbuangnya waktu dan turunnya prouktifitas. Komunikator yang handal adalah komunikator yang merasa cukup aman, manakala mereka harus mengakui hanya ada sedikit yang akan dibicarakan, atau malah tidak sama kali. Mereka tahu kapan harus diam. Untuk masalah ini, alber einstein memberi kita rumus:
Jika A adalah sukses, maka:
A = X + Y + Z
X = kerja
Y = bermain
Z = tutup mulut
Hukum relativitasnya juga ada:
E= mC kuadarat
E = excellency
M = manusia
1.Sopan
Kita boleh marah, kita boleh memuji, kita boleh mengintrogasi. Semuanya adalah bentuk – bentuk komunikasi. Kita boleh mengatakan apapun dengan cara apapun. Namun pada akhirnya, semua bicara kita akan bermuara pada kebenaran tentang siapa kita dan bagaimana perilaku kita. Untuk itu, kita selalu punya pilihan utnuk tempat berdiri dan memandang:
a. Ubin cinta, kasih dan sayang atau
b. Ubin ketakutan, rasa tidak nyaman atau merasa terancam. Setiap ubin menyemburatkan berbagai implikasi yg sama dan sejenis. Sebangun, sekeluarga dan sekerabat.
2.Waspadai Dampaknya
Orang sering membuka mulut untuk mengkritis dan menyerang orang lain. Beberapa orang bahkan berpredikat master dalam hal ini. Mereka bisa melakukannya dengan terbuka, atau tertutupi. Bagi beberapa orang, berkomunikasi adalah perang. Tujuannya untuk menang, dan kata katanya adalah panglima. Luka akibat kata – kata, sering lebih dalam dari pada sayatan pedang. Dan lukanya, kering lebih lama daripada bokong yang jorok. Komunikator yang handal adalah konukiator yang paham dan mengerti dampak dari kata katanya. Mereka juga ahli dalm menyesuaikannya dengan keadaan dan suasana
3.Pilih yang positif saja
Komunikasi jauh lebih dalam dari pada sekedar lalu – lintas informasi dan pesan. Konukasi. Komunikator yang handal, akan menyisakan rasa nyaman dan bernilai pada orang – orang yang mendengarkannya. Maka berkomunikasi bukan hanya tentang kata – kata. Komunikasi adalah tentang orang dan manusia. Dan menurut daniel coleman, setiap interaksi bermuara pada dua implikasi lebih baik, atau lebih buruk.
4.Tidak Berasumsi telah dimengerti
Catatan sejarahyang panjang dalam kehidupan manusia, hampir selalu menunjukkan sisi gelap yang dipicu oleh kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Menurut stephen covery,”pertama, jadilah yang dimengerti, lalu mengertilah.”
5.Tahu kapan harus diam
Hal tersulit tentang mulut adalah menutupnya rapat – rapat . dan orang orang datang menghadiri berbagai sesi dengan kecenderungannya untuk membukanya lebar – lebar. Sebabnya hanya satu, mereka ingin mengimpresi orang. Hasil terburuk dari situasi semacam ini, adalah terbuangnya waktu dan turunnya prouktifitas. Komunikator yang handal adalah komunikator yang merasa cukup aman, manakala mereka harus mengakui hanya ada sedikit yang akan dibicarakan, atau malah tidak sama kali. Mereka tahu kapan harus diam. Untuk masalah ini, alber einstein memberi kita rumus:
Jika A adalah sukses, maka:
A = X + Y + Z
X = kerja
Y = bermain
Z = tutup mulut
Hukum relativitasnya juga ada:
E= mC kuadarat
E = excellency
M = manusia
Saturday, July 10, 2010
TIPS SUKSES MENJADI PEMBICARA PUBLIC SPEAKING
Kemampuan membuat humor akan sangat membantu anda untuk merebut audiense dan keluar dari krisis. Seorang pembicara, kecuali pelawak, tidak diharapkan untuk membuat audiensenya tertawa terpingkal – pingkal sebagaimana halnya mereka menyaksikan badut.
Tidak semua orang mampu menyampaikan cerita atau anekadot lucu. Sebelum memulai biasanya mereka sudah dihinggap kekhawatiran apa yang mereka sampaikan tidak akan menciptakan kelucuan yang akhirnya malah membuat mereka kelihatan konyol. Kalau anda tidak bisa jangan lakukan! Tapi apabila anda mempunyai kemampuan untuk itu, ada beberapa tips yang perlu adna perhatikan:
• Carilah waktu yang tepat kapan anda harus menyampaikannya
• Buatlah joke yang relevant dengan topik yang anda bawakan
• Jangan berlebihan
• Jauhi kesan anda sebagai pelawak atau badut
• Berselera rendah
• Menyerang seseoarang atau golongan
• Tidak relevan
Mempraktekan humor adalah satu – satunya hal yang tidak bisa anda latih sendiri. Penyampaian humor memerlukan audiense sebagai parameter keberhasilan.
Bahasa tubuh
Metode komunikasi manusia tidak semata bergantung kepada kata – kata yang diucapkan. Gerakan fisik seseorang dapat menggambarkan apa yang sedang ia pikirkan dan rasakan, siapa dirinya dan dari lingkungan mana ia berasal. Gerakan tubuh ini disebut bahasa tubuh. Dalam konteks anda sebagai pembicara, penggunaan bahasa tubuh yang balik dan benar dapat mempermudah tugas anda untuk memberikan pengertian terhadap apa yang hendak anda sampaikan. Dalam beberapa kasus, bahasa tubuh ternyata lebih komprehensif dibanding kata – kata. Bahasa tubuh dalam konteks pembicara terdiri dari :
• Pakaian
• Gerakan tubuh/ postur
• Kontak mata
• Gerakan tangan
• Ekspresi mata
Pakaian
Ketika anda pertama kali muncul dalam pandangan seseorang, ia akan langsung membuat penilaian terhadap diri anda. Dengan cepat mereka akan menyimpulkan siapa dan darimana anda.
Gerakan Tubuh
Elemen kedua yang akan diperhatikan audiense adalah postur tubuh dan bagaimana anda menggerakannya.
Kontak Mata
Kontak mata dengan audiense adalah faktor penting yang membuat acara berlangsung dua arah. Melibatkan audiense dalam acara dimana anda tampil akan membuat audiense dalam acara dimana anda tampil akan membuata cara lebih hidup.
Gerakan tangan
Sebagaimana gerakan tubuh postur, gerakan tangan juga dapat membantu anda memberikan pengertian yang lebih jelas terhadap apa yang ingin anda ungkapkan.
Tidak semua orang mampu menyampaikan cerita atau anekadot lucu. Sebelum memulai biasanya mereka sudah dihinggap kekhawatiran apa yang mereka sampaikan tidak akan menciptakan kelucuan yang akhirnya malah membuat mereka kelihatan konyol. Kalau anda tidak bisa jangan lakukan! Tapi apabila anda mempunyai kemampuan untuk itu, ada beberapa tips yang perlu adna perhatikan:
• Carilah waktu yang tepat kapan anda harus menyampaikannya
• Buatlah joke yang relevant dengan topik yang anda bawakan
• Jangan berlebihan
• Jauhi kesan anda sebagai pelawak atau badut
• Berselera rendah
• Menyerang seseoarang atau golongan
• Tidak relevan
Mempraktekan humor adalah satu – satunya hal yang tidak bisa anda latih sendiri. Penyampaian humor memerlukan audiense sebagai parameter keberhasilan.
Bahasa tubuh
Metode komunikasi manusia tidak semata bergantung kepada kata – kata yang diucapkan. Gerakan fisik seseorang dapat menggambarkan apa yang sedang ia pikirkan dan rasakan, siapa dirinya dan dari lingkungan mana ia berasal. Gerakan tubuh ini disebut bahasa tubuh. Dalam konteks anda sebagai pembicara, penggunaan bahasa tubuh yang balik dan benar dapat mempermudah tugas anda untuk memberikan pengertian terhadap apa yang hendak anda sampaikan. Dalam beberapa kasus, bahasa tubuh ternyata lebih komprehensif dibanding kata – kata. Bahasa tubuh dalam konteks pembicara terdiri dari :
• Pakaian
• Gerakan tubuh/ postur
• Kontak mata
• Gerakan tangan
• Ekspresi mata
Pakaian
Ketika anda pertama kali muncul dalam pandangan seseorang, ia akan langsung membuat penilaian terhadap diri anda. Dengan cepat mereka akan menyimpulkan siapa dan darimana anda.
Gerakan Tubuh
Elemen kedua yang akan diperhatikan audiense adalah postur tubuh dan bagaimana anda menggerakannya.
Kontak Mata
Kontak mata dengan audiense adalah faktor penting yang membuat acara berlangsung dua arah. Melibatkan audiense dalam acara dimana anda tampil akan membuat audiense dalam acara dimana anda tampil akan membuata cara lebih hidup.
Gerakan tangan
Sebagaimana gerakan tubuh postur, gerakan tangan juga dapat membantu anda memberikan pengertian yang lebih jelas terhadap apa yang ingin anda ungkapkan.
Sunday, July 4, 2010
TIPS SUKSES BICARA
Merasakan sedikit ketegangan sebelum berbicara adalah alamiah dan sehat adanya. Akan tetapi, saat ketegangan itu berada di luar kontrol anda, maka ia bisa jadi malapetaka. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa membantu anda mengontrol ketegangan, dan menjadikan bicara anda efektif dan diingat lebih lama :
1.Kuasai Ruangan Bicara
Upayakan agar anda familiar dengan ruangan atau tempat dimana anda akan bicara. Datanglah lebih cepat, berjalan – jalanlah disekitar area bicara, dan berlatihlah dengan menngunakan mikrofon dan alat bantu visual.
2.Kenali Audience
Bertegursapalah dengan beberapa orang dari audience, segera setelah mereka tiba. Adalah lebih mudah untuk berbicara kepada sekelompok teman daripada kepada sekelompok orang asing.
3.Kuasai Materi
Jika anda tidak menguasai materi anda, atau anda merasa tidak nyaman dengan materi anda, ketegangan anda akan meningkat. Latihlah bicara anda dan perbaiki jika perlu.
4.Rileks
Kurangi ketegangan dengan latihan lelaksasi.
5.Visualisasikan Sesi Bicara
Bayangkanlah diri anda berbicara, dengan suara keras, jelas dan penuh keyakinan. Jika anda memvisualisaikan sukses, maka anda akan sukses.
6.Ketahuilah Bahwa Audience Ingin Anda Sukses
Audience anda ingin anda menarik, menstimulasi, informatif, dan mengibur. Mereka tidak ingin anda gagal.
7.Jangan Meminta Maaf
Jika anda menunjukan ketegangan anda, atau meminta maaf untuk berbagai hal yang menurut anda bermasalah dalam bicara anda, maka anda akan menarik perhatian audience kepada hal – hal yang sebelumnya tidak mereka ketahui. Tetaplah diam.
8.Konsentrasi Pada Pesan, Bukan Pada Media
Jangan berfokus pada ketegangan anda, fokuslah pada pesan dan audience anda. Ketegangan anda akan menyurut.
9.Ubahlah Ketegangan Menjadi Energi Positif
Tranformasikan ketegangan anda menjadi vitalis dan antusiasme.
10.Perbanyak Pengalaman
Pengalaman akan membangun percaya diri. Dan percaya diri, adalah kunci efektifitas berbicara. Klub toastmaster bisa memberi anda pengalaman ini.
1.Kuasai Ruangan Bicara
Upayakan agar anda familiar dengan ruangan atau tempat dimana anda akan bicara. Datanglah lebih cepat, berjalan – jalanlah disekitar area bicara, dan berlatihlah dengan menngunakan mikrofon dan alat bantu visual.
2.Kenali Audience
Bertegursapalah dengan beberapa orang dari audience, segera setelah mereka tiba. Adalah lebih mudah untuk berbicara kepada sekelompok teman daripada kepada sekelompok orang asing.
3.Kuasai Materi
Jika anda tidak menguasai materi anda, atau anda merasa tidak nyaman dengan materi anda, ketegangan anda akan meningkat. Latihlah bicara anda dan perbaiki jika perlu.
4.Rileks
Kurangi ketegangan dengan latihan lelaksasi.
5.Visualisasikan Sesi Bicara
Bayangkanlah diri anda berbicara, dengan suara keras, jelas dan penuh keyakinan. Jika anda memvisualisaikan sukses, maka anda akan sukses.
6.Ketahuilah Bahwa Audience Ingin Anda Sukses
Audience anda ingin anda menarik, menstimulasi, informatif, dan mengibur. Mereka tidak ingin anda gagal.
7.Jangan Meminta Maaf
Jika anda menunjukan ketegangan anda, atau meminta maaf untuk berbagai hal yang menurut anda bermasalah dalam bicara anda, maka anda akan menarik perhatian audience kepada hal – hal yang sebelumnya tidak mereka ketahui. Tetaplah diam.
8.Konsentrasi Pada Pesan, Bukan Pada Media
Jangan berfokus pada ketegangan anda, fokuslah pada pesan dan audience anda. Ketegangan anda akan menyurut.
9.Ubahlah Ketegangan Menjadi Energi Positif
Tranformasikan ketegangan anda menjadi vitalis dan antusiasme.
10.Perbanyak Pengalaman
Pengalaman akan membangun percaya diri. Dan percaya diri, adalah kunci efektifitas berbicara. Klub toastmaster bisa memberi anda pengalaman ini.
Sunday, June 20, 2010
MENINGKATKAN KUALITAS PEMBICARAAN
Suasana pembicaraan adalah kata kunci dari kualitas pembicaraan. Orang yang mampu menciptakan suasana menarik dalam pembicaraan akan mampu meyakinkan siapapun yang mendengarnya. Ambil bagian – bagian sederhana tetapi penting untuk dilakukan. Tangkaplah peluang yang akan meningkatkan citra diri anda melalui bicara. Ingat, orang menilai anda dari cara bicara dan kualitas pembicaraan anda.
Banyak cara yang dapat digunakan dalam rangka menghidupkan suasana pembicaraan, apalagi bila waktu bicara cukup panjang. Beberapa cara yang dapat anda gunakan antara lain :
1.Partisipasi sidang pendengar
Metode diskusi kelompok, dengan cara membagi pendengar menjadi kelompok – kelompok kecil dan kemudian setiap kelompok kecil di beri tugas, pertanyaan, atau kuis kemudian diminta mempresentasikan jawabannya didepan pendengar yang lain akan meningkatkan yang lain akan meningkatkan partisipasi pendengar dan menghidupkan suasana.
2.Seni untuk tanya jawab
Memberi kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan dapat menguji apakah materi sudah dapat ditangkap dengan baik oleh pendengar.
3.Antusiasme
Tunjukan antusiasme pembicara sewaktu menyampaikan materi.
4.Situasi yang menyenangkan
Ciptakan situasi yang menyenangkan dan tidak menegangkan / mengancam.
5.Pendengar yang ‘sulit’
Tidak seluruh pendengar adalah pendengar yang kooperatif, mungkin saja ada peserta yang ‘sulit’. Sebaiknya, jangan menimbulkan pertentangan langsung dengan peserta lain di depan umum.
6.Gunakan alat bantu
Alat bantu dapat mendukung pembicara dalam menyampaikan gagasan atau berita. Tiga kelompok alat bantu yang dapat mendukung pembicaraan adalah menstimuli :
Visual, Hearing, dan Feeling (VHF).
- Visual : papan tulis, OHP, video
- Hearing : efek suara
- Feeling : makalah/hand out
Mengantisipasi kekurangan dalam berbicara
William Shakespeare, seorang penulis inggris yang sering kali disebut sebagai sastrawan terbesar inggris, pernah mengatakan “jaga sedikit cara bicara anda. Jangan biarkan merusak keberuntungan anda”. Banyak sekali kasus orang – orang yang dipenjara karena menyampaikan pemikiran – pemikiran hebatnya dengan cara yang kurang tepat, atau dikucilkan karena pembicaraannya dianggap tidak sesuai tatanan nilai – nilai idealis yang sudah dibentuk oleh banyak orang. Akan tetapi, kasus yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari – hari ternyata lebih menjurus pada keminderan berbicara, karena mengetahui bahwa dirinya memiliki banyak kekurangan. Tapi nanti dulu, apabila kekurangan yang anda miliki itu terjadi karena faktor alamiah dan kebaisaan, maka anda pasti dapat mengatasinya.
Nada Suara
Suara bernada tinggi merupakan kekurangan serius bagi orang bisnis. Bukan saja merugikan namun juga kekurangan kekuasaan. Bagi wanitaakan seperti suara kapur menderit – derit di papan tulis. Perhatikan hal – hal berikut :
1. Gunakan beberapa “perileks” setiap hari untuk mengeluarkan tegangan sehari- hari. Gunakan untuk membuat rileks kepala, rahang, tenggorokan, leher.
2. Jangan mengetatkan gigi pada saat berbicara.
3. Belajarlah merasakan tegangan dari tenggorokan yang terbuka seperti saat menguap.
4. Jangan kontraksikan di mulut saat berbicara.
5. Buatlah bibir bergerak dalam hidup, jangan malas.
6. Jadilah orang yang bernada suara rendah.
7. Jadilah orang yang berbicara dengan lembut.
8. Tekankan dan bersuaralah dengan rendah sebisa mungkin.
Banyak cara yang dapat digunakan dalam rangka menghidupkan suasana pembicaraan, apalagi bila waktu bicara cukup panjang. Beberapa cara yang dapat anda gunakan antara lain :
1.Partisipasi sidang pendengar
Metode diskusi kelompok, dengan cara membagi pendengar menjadi kelompok – kelompok kecil dan kemudian setiap kelompok kecil di beri tugas, pertanyaan, atau kuis kemudian diminta mempresentasikan jawabannya didepan pendengar yang lain akan meningkatkan yang lain akan meningkatkan partisipasi pendengar dan menghidupkan suasana.
2.Seni untuk tanya jawab
Memberi kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan dapat menguji apakah materi sudah dapat ditangkap dengan baik oleh pendengar.
3.Antusiasme
Tunjukan antusiasme pembicara sewaktu menyampaikan materi.
4.Situasi yang menyenangkan
Ciptakan situasi yang menyenangkan dan tidak menegangkan / mengancam.
5.Pendengar yang ‘sulit’
Tidak seluruh pendengar adalah pendengar yang kooperatif, mungkin saja ada peserta yang ‘sulit’. Sebaiknya, jangan menimbulkan pertentangan langsung dengan peserta lain di depan umum.
6.Gunakan alat bantu
Alat bantu dapat mendukung pembicara dalam menyampaikan gagasan atau berita. Tiga kelompok alat bantu yang dapat mendukung pembicaraan adalah menstimuli :
Visual, Hearing, dan Feeling (VHF).
- Visual : papan tulis, OHP, video
- Hearing : efek suara
- Feeling : makalah/hand out
Mengantisipasi kekurangan dalam berbicara
William Shakespeare, seorang penulis inggris yang sering kali disebut sebagai sastrawan terbesar inggris, pernah mengatakan “jaga sedikit cara bicara anda. Jangan biarkan merusak keberuntungan anda”. Banyak sekali kasus orang – orang yang dipenjara karena menyampaikan pemikiran – pemikiran hebatnya dengan cara yang kurang tepat, atau dikucilkan karena pembicaraannya dianggap tidak sesuai tatanan nilai – nilai idealis yang sudah dibentuk oleh banyak orang. Akan tetapi, kasus yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari – hari ternyata lebih menjurus pada keminderan berbicara, karena mengetahui bahwa dirinya memiliki banyak kekurangan. Tapi nanti dulu, apabila kekurangan yang anda miliki itu terjadi karena faktor alamiah dan kebaisaan, maka anda pasti dapat mengatasinya.
Nada Suara
Suara bernada tinggi merupakan kekurangan serius bagi orang bisnis. Bukan saja merugikan namun juga kekurangan kekuasaan. Bagi wanitaakan seperti suara kapur menderit – derit di papan tulis. Perhatikan hal – hal berikut :
1. Gunakan beberapa “perileks” setiap hari untuk mengeluarkan tegangan sehari- hari. Gunakan untuk membuat rileks kepala, rahang, tenggorokan, leher.
2. Jangan mengetatkan gigi pada saat berbicara.
3. Belajarlah merasakan tegangan dari tenggorokan yang terbuka seperti saat menguap.
4. Jangan kontraksikan di mulut saat berbicara.
5. Buatlah bibir bergerak dalam hidup, jangan malas.
6. Jadilah orang yang bernada suara rendah.
7. Jadilah orang yang berbicara dengan lembut.
8. Tekankan dan bersuaralah dengan rendah sebisa mungkin.
Sunday, June 13, 2010
Siap Sebelum Berbicara
Ada 6 hal yang perlu disiapkan dalam berbicara efektif, yaitu :
Mengapa, Siapa, Di Mana, Kapan, Apa dan Bagaimana.
1. Mengapa : Menetapkan Sasaran.
Hal pertama yang harus jelas dalam pikiran anda sebagai pembicara adalah menetapkan sasaran pembicaraan. Penetapan sasaran sangat membantu dalam menentukan arah pembicaraan dan juga bermanfaat dalam memilih bahan yang sesuai dengan sasaran.
Pada umumnya sasaran pembicaraan dapat dikelompokan berdasarkan tujuan, misalnya presentasi tugas, memimpin rapat, mengisi kajian, dan sebagainya.
2. Siapa : Pendengar
Meneliti apa dan siapa pendengar dapat membantu dalam menetapkan bahan yang akan disampaikan dan meyakinkan diri anda bahwa anda menyampaikan bahan pembicaraan kepada pendengar yang tepat.
Hal yang perlu diketahui dari sidang pendengar antara lain :
-Berapa banyak orang yang hadir ?
-Mengapa mereka hadir di ruang tersebut ?
-Bagaimana tingkat pengetahuan yang mereka miliki atas topik pembicaraan ?
-Apa harapan mereka atas topik pembicaraan ?
-Bagaimana usia, pendidikan, dan jenis kelamin mereka ?
3. Dimana : Tempat dan Sarana
Penting bagaimana anda untuk mengetahui dan memperhatikan tempat pembicaraan dan dilaksanakan. Berikut ini beberapa hal yang perlu perhatian bagi pembicara :
a.Melakukan Praktek.
Apabila pembicaraan dilaksanakan pada ruang yang besar dan luas, maka akan lebih untuk mencoba suara terlebih dahulu, sebelum betul-betul berbicara di depan sidang pendengar.
b.Mempelajari sarana yang tersedia.
Sangat bermanfaat, bila anda lebih dahulu melakukan latihan untuk dapat mengoperasikan tombol-tombol lampu, slide projector, dan OHP (Over Head Projector).
c.Meneliti gangguan yang mungkin timbul.
Anda perlu mewaspadai gangguan yang mungkin timbul, misalnya pembicaraan dilakukan dekat jalan raya sehingga suaramu harus dapat mengalahkan suara kendaraan yang lewat.
d. Tata letak tempat duduk
Tata letak tempat duduk perlu diperhatikan, diatur, dipersiapkan, dan dikaitkan dengan sasaran pembicaraan.
4. Kapan : Waktu
Berapa lama waktu yang diperlukan dalam pembicarann?. Anda perlu memperhatikan manajemen waktu.
a. Waktu penyelenggaran sangat mempengaruhi
Biasanya waktu sesudah makan siang dikenal sebagai waktu ‘kuburan’. Pendengar yang sudah makan kenyang, apalagi jika makanan yang disajikan enak rasanya, akan membuat pendengar lebih tertarik untuk ‘bergantuk ria’ daripada mendengar pembicarann.
b. Berapa lama waktu yang digunakan
Anda perlu memperhatikan waktu, misalnya waktu untuk pembahasan, waktu istirahat, atau waktu tanya jawab. Agar punya waktu yang baik, maka perlu latihan terlebih dahulu.
c. Masalah konsentrasi
Sangat sulit bagi pendengar untuk berkonsentrasi penuh selama lebih dari 2 jam. Apalagi bila mereka merasa bahwa pembicaraan anda tidak menarik, tidak bermanfaat, dan tidak berminat. Umumnya seseorang dapat berkonsentrasi penuh pada 20 menit di awal pembicaraan, setelah itu konsentrasi akan menurun sedikit demi sedikit.
5. Apa : Bahkan yang Akan Digunakan
Berikut ini beberapa saran dalam pemilihan bahan :
a. Menyusun dan memilih bahan
Susunlah pokok – pokok pembicaraan. Sebaiknya pada 45 menit pertama jangan terlalu banyak pokok – pokok yang akan disampaikan. Dalam pemilihan bahan perlu diperhatikan : sasaran pembicaraan, waktu yang tersedia, pendengar, mana bahan yang harus diberikan dan bahan yang tidak perlu diperhatikan.
b. Gunakan contoh
Sederhanakan informasi yang sulit dan kompleks. Gunakan juga contoh – contoh yang benar – benar terjadi dan kaitkan dengan pokok – pokok yang ingin disampaikan.
c. Membuka dan menutup pembicaraan
Dalam membuka pembicaraan perlu dirancang agar dapat menimbulkan minat pendengar, dapat menimbulkan rasa tubuh dari pendengar, dapat menjelaskan garis besar dan sasaran pembicaraan. Dalam menutup pembicaraan, anda harus dapat menyimpulkan hal – hal yang telah dibicarakan.
d. Membuat catatan – catatan apa yang ingin dibicarakan
Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengingat urut – urutan dalam pembicaraan adalah membuat catatan tertulis dengan menggunakan kartu – kartu atau kertas kecil. Hal yang dituliskan dalam kartu sebaiknya kata – kata kunci saja dan waktu yang digunakan untuk membicarakan apa yang tertulis di setiap kartu.
6. Bagaimana : Teknik Penyampaian
penggunaan kata merupakan basis komunikasi, tetapi dalam kenyataannya keberhasilan dalam pembicaraan tidak hanya ditentukan dari penggunaan kata saja, tetapi justru penggunaan nonkata. Bicara di depan umum yang berhasil seharusnya memenuhi presentase kontribusi sebagai berikut :
- 7% : penggunaan kata
- 38% : penggunaan nada dan suara
- 55% : penggunaan ekspresi muka, bahasa tubuh, dan gerakan tubuh
a. Pemilihan kata
Kata – kata yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan taraf pendengar, begitu juga penggunaan istilah. Sadari bahwa penggunaan kata – kata yang tidak tepat akan menimbulkan masalah.
b. Teknik penyampaian berita
Tidak banyak orang yang mampu menyampaikan berita dengan efektif. Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan berita, antara lain:
Gunakan ekspresi dan intonasi yang tepat. Diam sejenak untuk membantu peserta agar dapat mencerna materi yang sudah diterima. Bicara dengan jelas dan teratur. Bicara dengan volume memadai.
c. Bahasa tubuh
Di samping penyampaian dengan menggunakan kata, maka kesuksesan dalam pembicaraan justru bergantung, pada hal yang non kata, seperti : gerakan tubuh, tangan, kontak mata. Jangan terpaku di satu tempat seperti patung atau sibuk membaca catatan.
Mengapa, Siapa, Di Mana, Kapan, Apa dan Bagaimana.
1. Mengapa : Menetapkan Sasaran.
Hal pertama yang harus jelas dalam pikiran anda sebagai pembicara adalah menetapkan sasaran pembicaraan. Penetapan sasaran sangat membantu dalam menentukan arah pembicaraan dan juga bermanfaat dalam memilih bahan yang sesuai dengan sasaran.
Pada umumnya sasaran pembicaraan dapat dikelompokan berdasarkan tujuan, misalnya presentasi tugas, memimpin rapat, mengisi kajian, dan sebagainya.
2. Siapa : Pendengar
Meneliti apa dan siapa pendengar dapat membantu dalam menetapkan bahan yang akan disampaikan dan meyakinkan diri anda bahwa anda menyampaikan bahan pembicaraan kepada pendengar yang tepat.
Hal yang perlu diketahui dari sidang pendengar antara lain :
-Berapa banyak orang yang hadir ?
-Mengapa mereka hadir di ruang tersebut ?
-Bagaimana tingkat pengetahuan yang mereka miliki atas topik pembicaraan ?
-Apa harapan mereka atas topik pembicaraan ?
-Bagaimana usia, pendidikan, dan jenis kelamin mereka ?
3. Dimana : Tempat dan Sarana
Penting bagaimana anda untuk mengetahui dan memperhatikan tempat pembicaraan dan dilaksanakan. Berikut ini beberapa hal yang perlu perhatian bagi pembicara :
a.Melakukan Praktek.
Apabila pembicaraan dilaksanakan pada ruang yang besar dan luas, maka akan lebih untuk mencoba suara terlebih dahulu, sebelum betul-betul berbicara di depan sidang pendengar.
b.Mempelajari sarana yang tersedia.
Sangat bermanfaat, bila anda lebih dahulu melakukan latihan untuk dapat mengoperasikan tombol-tombol lampu, slide projector, dan OHP (Over Head Projector).
c.Meneliti gangguan yang mungkin timbul.
Anda perlu mewaspadai gangguan yang mungkin timbul, misalnya pembicaraan dilakukan dekat jalan raya sehingga suaramu harus dapat mengalahkan suara kendaraan yang lewat.
d. Tata letak tempat duduk
Tata letak tempat duduk perlu diperhatikan, diatur, dipersiapkan, dan dikaitkan dengan sasaran pembicaraan.
4. Kapan : Waktu
Berapa lama waktu yang diperlukan dalam pembicarann?. Anda perlu memperhatikan manajemen waktu.
a. Waktu penyelenggaran sangat mempengaruhi
Biasanya waktu sesudah makan siang dikenal sebagai waktu ‘kuburan’. Pendengar yang sudah makan kenyang, apalagi jika makanan yang disajikan enak rasanya, akan membuat pendengar lebih tertarik untuk ‘bergantuk ria’ daripada mendengar pembicarann.
b. Berapa lama waktu yang digunakan
Anda perlu memperhatikan waktu, misalnya waktu untuk pembahasan, waktu istirahat, atau waktu tanya jawab. Agar punya waktu yang baik, maka perlu latihan terlebih dahulu.
c. Masalah konsentrasi
Sangat sulit bagi pendengar untuk berkonsentrasi penuh selama lebih dari 2 jam. Apalagi bila mereka merasa bahwa pembicaraan anda tidak menarik, tidak bermanfaat, dan tidak berminat. Umumnya seseorang dapat berkonsentrasi penuh pada 20 menit di awal pembicaraan, setelah itu konsentrasi akan menurun sedikit demi sedikit.
5. Apa : Bahkan yang Akan Digunakan
Berikut ini beberapa saran dalam pemilihan bahan :
a. Menyusun dan memilih bahan
Susunlah pokok – pokok pembicaraan. Sebaiknya pada 45 menit pertama jangan terlalu banyak pokok – pokok yang akan disampaikan. Dalam pemilihan bahan perlu diperhatikan : sasaran pembicaraan, waktu yang tersedia, pendengar, mana bahan yang harus diberikan dan bahan yang tidak perlu diperhatikan.
b. Gunakan contoh
Sederhanakan informasi yang sulit dan kompleks. Gunakan juga contoh – contoh yang benar – benar terjadi dan kaitkan dengan pokok – pokok yang ingin disampaikan.
c. Membuka dan menutup pembicaraan
Dalam membuka pembicaraan perlu dirancang agar dapat menimbulkan minat pendengar, dapat menimbulkan rasa tubuh dari pendengar, dapat menjelaskan garis besar dan sasaran pembicaraan. Dalam menutup pembicaraan, anda harus dapat menyimpulkan hal – hal yang telah dibicarakan.
d. Membuat catatan – catatan apa yang ingin dibicarakan
Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengingat urut – urutan dalam pembicaraan adalah membuat catatan tertulis dengan menggunakan kartu – kartu atau kertas kecil. Hal yang dituliskan dalam kartu sebaiknya kata – kata kunci saja dan waktu yang digunakan untuk membicarakan apa yang tertulis di setiap kartu.
6. Bagaimana : Teknik Penyampaian
penggunaan kata merupakan basis komunikasi, tetapi dalam kenyataannya keberhasilan dalam pembicaraan tidak hanya ditentukan dari penggunaan kata saja, tetapi justru penggunaan nonkata. Bicara di depan umum yang berhasil seharusnya memenuhi presentase kontribusi sebagai berikut :
- 7% : penggunaan kata
- 38% : penggunaan nada dan suara
- 55% : penggunaan ekspresi muka, bahasa tubuh, dan gerakan tubuh
a. Pemilihan kata
Kata – kata yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan taraf pendengar, begitu juga penggunaan istilah. Sadari bahwa penggunaan kata – kata yang tidak tepat akan menimbulkan masalah.
b. Teknik penyampaian berita
Tidak banyak orang yang mampu menyampaikan berita dengan efektif. Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan berita, antara lain:
Gunakan ekspresi dan intonasi yang tepat. Diam sejenak untuk membantu peserta agar dapat mencerna materi yang sudah diterima. Bicara dengan jelas dan teratur. Bicara dengan volume memadai.
c. Bahasa tubuh
Di samping penyampaian dengan menggunakan kata, maka kesuksesan dalam pembicaraan justru bergantung, pada hal yang non kata, seperti : gerakan tubuh, tangan, kontak mata. Jangan terpaku di satu tempat seperti patung atau sibuk membaca catatan.
Sunday, June 6, 2010
BICARA EFEKTIF DI MUKA UMUM.
“Bicara dapat mengubah hidup anda” itulah yang disampaikan Dorothy Sanoff, seorang pendiri Speech Dynamics yang juga merupakan konsultan utama gedung putih. Terbukti dalam peneitiannya, bahwa banyak orang sukses karena kemampuannya berbicara dengan baik. Seorang pembicara harus aktif dan efektif. Salah satu keaktifan yang perlu anda pelajari dan latih adalah keterampilan berbicara di depan umum.
Ikuti langkah-langkah praktis yang mungkin dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan berbicara efektif, sehingga apabila ada kesempatan anda ditunjuk menjadi pembicara tidak lagi terjadi ‘demam panggung’, tetapi justru menyenangkan.
TIPS BICARA EFEKTIF DAN TIDAK BERTELE-TELE
Dalam rapat-rapat intern ataupun dengan relasi, perlu diperhatikan teknik bicara yang efektif dan tidak bertele-tele. Ini akan membuat pendengar lebih fokuss dan mudah menangkap ide atau maksud pembicaraan anda. Berikut beberapa tips bicara efektif :
1. Jangan berputar-putar pada hal-hal keci yang orang lain pun tidak terlalu mempedulikannya.
2. Jangan mengulangi komentar
.
3. Kecuali si pendengar tidak mendengar anda atau menunjukan bahwa dirinya tidak memahami pembicaraan anda, lebih baik anda menyampaikan informasi sekali saja, tidak perlu mengulang atau membuat penekanan.
4. Anda harus yakin informasi atau ide yang akan anda sampaikan itu benar-benar baru. Orang tidak suka mendengar pengulangan ide.
5. Batasi penggunaan kata-kata. Lebih baik menggunakan sedikit kata namun bisa mengungkapkan pikiran anda dengan baik.
6. Berbicaralah dengan kecepatan normal.
7. Jangan terlalu banyak mengungkapkan canda.
8. Kurangi penggunaan ekspresi-ekspresi tidak perlu yang menunukan anda sedang berpikir keras. Seperti : ‘mmmm...’, ‘anu....’ dsb.
9. Jangan mendiskusikan informasi-informasi yang tidak relavan dengan topik pembicaraan. 10. Pertanyaan yang anda lontarkan sebaiknya menyangkut kepentingan banyak orang.
Pertanyaan spesifik lebih baik disampaikan di luar forum.
Ikuti langkah-langkah praktis yang mungkin dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan berbicara efektif, sehingga apabila ada kesempatan anda ditunjuk menjadi pembicara tidak lagi terjadi ‘demam panggung’, tetapi justru menyenangkan.
TIPS BICARA EFEKTIF DAN TIDAK BERTELE-TELE
Dalam rapat-rapat intern ataupun dengan relasi, perlu diperhatikan teknik bicara yang efektif dan tidak bertele-tele. Ini akan membuat pendengar lebih fokuss dan mudah menangkap ide atau maksud pembicaraan anda. Berikut beberapa tips bicara efektif :
1. Jangan berputar-putar pada hal-hal keci yang orang lain pun tidak terlalu mempedulikannya.
2. Jangan mengulangi komentar
.
3. Kecuali si pendengar tidak mendengar anda atau menunjukan bahwa dirinya tidak memahami pembicaraan anda, lebih baik anda menyampaikan informasi sekali saja, tidak perlu mengulang atau membuat penekanan.
4. Anda harus yakin informasi atau ide yang akan anda sampaikan itu benar-benar baru. Orang tidak suka mendengar pengulangan ide.
5. Batasi penggunaan kata-kata. Lebih baik menggunakan sedikit kata namun bisa mengungkapkan pikiran anda dengan baik.
6. Berbicaralah dengan kecepatan normal.
7. Jangan terlalu banyak mengungkapkan canda.
8. Kurangi penggunaan ekspresi-ekspresi tidak perlu yang menunukan anda sedang berpikir keras. Seperti : ‘mmmm...’, ‘anu....’ dsb.
9. Jangan mendiskusikan informasi-informasi yang tidak relavan dengan topik pembicaraan. 10. Pertanyaan yang anda lontarkan sebaiknya menyangkut kepentingan banyak orang.
Pertanyaan spesifik lebih baik disampaikan di luar forum.
Sunday, May 30, 2010
TIPS-TIPS BERBICARA DI DEPAN UMUM
Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam berbicara, terlebih ketika pembicaraan tersebut harus dilakukan di depan umum. Tapi permasalahan kemudian berdatangan secara ilmiah, karena manusia normal pasti memiliki rasa gugup untuk tampil dan berbicara di depan banyak orang. Permasalahan umum yang sering terjadi biasanya menyangkut rasa percaya diri, dan kekhawatiran. Dalam keadaan nervous, biasanya orang akan bingung dan merasa tertekan, tapi ini bukanlah sebuah momok yang harus ditakuti, karena sesungguhnya perasaan-perasaan itu dapat diatasi dengan baik. Berikut beberapa tips
berbicara di depan umum untuk membantu anda menjadi lebih yakin dan percaya diri :
1. Perhatikan penampilan
Disukai atau tidak, kita sudah dinilai orang lain bahkan sebelum kita mengucapkan satu patah kata pun. Manusia secara otomatis membuat impresi dari penampilan kita. Oleh karena itu, gunakanlah pakaian yang menunjukan bahwa kita adalah orang yang pintar dan perkataan kita dapat dipercaya. Perhatikan juga komunitas yang akan kita datangi (tentu kita akan terlihat konyol, jika menggunakan stelan jas saat menjelaskan mengenai KB kepada ibu-ibu yang tinggal di kolong jembatan).
2. Jangan memikirkan hal-hal lain sebelum naik panggung
Berbicara di depan umu akan mendatangkan tekanan. Saat kita stress, otak cenderung memikirkan hal-hal yang tidak berhubungan dengan kepentingan saat ini (berbicara di depan umum), seperi, “apa mobil sudah dikunci?”, “apakah kompor sudah dimatikan?”, atau “apakah e-mail dari rekan kerja sudah dibalas?”. Jika banyak pikiran yang hadir dalam kepala kita sebelum berbicara di depan umum, kita akan makin nervous dan kehilangan kepercayaan diri. Untuk mengatasinya, ambilah beberapa saat sebelum naik ke podium untuk menengkan diri. Kembalikan fokus kepada apa yang akan kita bicarakan.
3. Lakukan persiapan dengan matang
Apa yang kira-kira akan kita rasakan saat sudah di atas podium, dan menemukan kalau komputer tidak bisa dinyalakan, microphone mati, atau kertas catatan tidak terbawa?. Tentu kita akan merasakan stress, bahkan setelah masalah itu terselesaikan. Oleh karena itu, pastikan semua alat bantu akan digunakan sudah siap, setidaknya setengah jam sebelum presentasi dimulai.
4. Bayangkan jalannya presentasi
membayangkan proses dari sesuatu yang akan kita jalankan terbukti dapat membantu kita meningkatkan perfona saat melakukannya. Oleh karena itu, ada baiknya kita membayangkan bagaimana jalannya presentasi sebelum naik ke panggung. Ingat-ingat lagi alur yang akan kita bawakan, data-data yang akan kita berikan, dan humor-humor (kalu ada) yang akan kita lemparkan.
5. Berikan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan pendengar
“hemorrbage adalah saat darah tersumbat di pembuluh, sehingga pembuluh tersebut pecah”. Orang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan sains pastii akan mengernyitkan dahi mendengar kalimat di atas. Tapi, bahkan orang tak berpendidikan dapat mengerti Hemorrhage jika kita menggambarkannya seperti “jembatan yang macet total, tapi dari arah belakang mobil terus berdatangan. Sehingga akhirnya jembatan tersebut ambruk.” Sesulit apapun penjelasan kita akan dengan mudah diterima jika ada ilustrasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Jangan malas mencari ilustrasi agar penjelasan kita mudah diterima.
6. Perhatikan latar pendidikan dan sosial pendengar
Seorang pengajar koperasi untuk pelaku usaha kecil di pelosok indonesia menyimpulkan bahwa daya tangkap seseorang dipengaruhi oleh jenjang pendidikan dan tingkat kesejahteraan ekonominya. Oleh karena itu, kecepatan perpindahan materi dan tingkat kesulitan penggunaan istilah harus disesuaikan dengan pendengar yang kita hadapi.
7. Perbanyak “jam terbang”
“pratice makes perfect.” Maka, ambilah setiap kesempatan untuk berbicara di muka umum. Selain kita jadi tahu strategi apa yang tepat untuk kita, tingkat stress juga akan menurun saat kita makin terbiasa berbicara di depan umum.
TIPS-TIPS MENGATASI GROGI SAAT BERBICARA DI DEPAN UMUM.
Perasaan grogi saat berbicara di depan umum telah dialami oleh banyak orang, tidak hanya oleh mereka yang masih dikategorikan ‘pemula’ tetapi beberapa orang yang yang terbilang cukup biasa melakukannya pun secara alamiah masih mengalaminya. Perasaan grogi untuk tampil berbicara di depan umum bukanlah penyakit mematikan yang membuat anda dihantui rasa takut untuk mencobanya. Ada beberapa trik yang dapat anda gunakan untuk mengatasi rasa grogi atau mengantisipasi (apabila anda baru akan memulai). Memang, berbicara di depan umum bukanlah hal yang mudah. Terlebih ketika anda dihadapkan pada situasi terjepit dan meminta tampil tiba-tiba tanpa persiapan. Biasanya gejala-gejala nervous seperti perut mulas, kaki dan tangan gemeteran, jantung berdetak kencang, dan waktu berjalan sangat lambat, semua akan menjangkit anda.
Berikut tips mengatasi rasa grogi saat berbicara di depan umum :
1. Persiapkan mental, bangun rasa percaya diri, kendalikan emosi dan rasa takut!
Gunakan modal awal anda untuk sukses berbicara di depan umum, yakni jaga kesehatan dan tidurlah yang cukup menjelang waktu berbicara. Selain itu anda dapat melakukan relaksasi atau senam ringan untuk menurunkan ketegangan mental dan mengantisipasi kelelahan. Misalnya, anda dapat melakukan pengaturan, pernafasan, perenggangan otot-otot, atau minum segelas air putih untuk menjaga kualitas vokal. Untuk mengatasi kaki yang gemeteran, anda dapat mengakalinya ketika dalam ruangan tersebut terdapat white board, anda dapat berjalan dan menulis, atau ketika ruangannya ledih lebar, anda dapat melakukan komunikasi tubuh dengan mencari satu titik lawan bicara.
2. Rasa percaya diri dapat ditumbuhkan dengan persiapan bahan yang baik. Hal ini tentu dapat anda lakukan apabila tidak dalam keadaan dan tuntutan untuk tampil mendadak.
3. Bangun konsentrasi, fokus pada apa yang ingin anda sampaikan, dan tenangkan perasaan anda. Pada titik ini, jangan sampai anda memaksakan diri untuk mengeluarkan apa yang anda hafal, karena hal tersebut hanya akan menambah ketegangan dan rasa khawatir apabila ada yang terlupakan dari apa yang anda hafalkan.
4. Jangan menuntut diri anda untuk tampil sempurna dan superfeck mungkin. Ingat, tuntutan dalam pikiran anda akan membangun rasa grogi apabila sedikit saja kekurangan anda tampak. Percayalah bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini, semua orang mempunyai kekurangan dan belum tentu semua orang mampu berbicara di depan umum seperti anda.
5. Tidak ussah menghiraukan audiens yang tidak menaruh perhatiaan pada yang anda sampaian. Anda harus tetap fokus dan yakinlah bahwa anda tidak harus sepenuhnya menguasai seluruh hadirin.
6. Usahakan melewati sebelah kiri pendengar saat anda menuju ke panggung atau tempat anda menyampaikan pidato. Ini akan menstimulasi otak kanan pendengar sehingga lebih mudah menerima apa yang anda sampaikan.
7. Jangan lupa berdoa sebelum anda memulai untuk berbicara di depan umum.
berbicara di depan umum untuk membantu anda menjadi lebih yakin dan percaya diri :
1. Perhatikan penampilan
Disukai atau tidak, kita sudah dinilai orang lain bahkan sebelum kita mengucapkan satu patah kata pun. Manusia secara otomatis membuat impresi dari penampilan kita. Oleh karena itu, gunakanlah pakaian yang menunjukan bahwa kita adalah orang yang pintar dan perkataan kita dapat dipercaya. Perhatikan juga komunitas yang akan kita datangi (tentu kita akan terlihat konyol, jika menggunakan stelan jas saat menjelaskan mengenai KB kepada ibu-ibu yang tinggal di kolong jembatan).
2. Jangan memikirkan hal-hal lain sebelum naik panggung
Berbicara di depan umu akan mendatangkan tekanan. Saat kita stress, otak cenderung memikirkan hal-hal yang tidak berhubungan dengan kepentingan saat ini (berbicara di depan umum), seperi, “apa mobil sudah dikunci?”, “apakah kompor sudah dimatikan?”, atau “apakah e-mail dari rekan kerja sudah dibalas?”. Jika banyak pikiran yang hadir dalam kepala kita sebelum berbicara di depan umum, kita akan makin nervous dan kehilangan kepercayaan diri. Untuk mengatasinya, ambilah beberapa saat sebelum naik ke podium untuk menengkan diri. Kembalikan fokus kepada apa yang akan kita bicarakan.
3. Lakukan persiapan dengan matang
Apa yang kira-kira akan kita rasakan saat sudah di atas podium, dan menemukan kalau komputer tidak bisa dinyalakan, microphone mati, atau kertas catatan tidak terbawa?. Tentu kita akan merasakan stress, bahkan setelah masalah itu terselesaikan. Oleh karena itu, pastikan semua alat bantu akan digunakan sudah siap, setidaknya setengah jam sebelum presentasi dimulai.
4. Bayangkan jalannya presentasi
membayangkan proses dari sesuatu yang akan kita jalankan terbukti dapat membantu kita meningkatkan perfona saat melakukannya. Oleh karena itu, ada baiknya kita membayangkan bagaimana jalannya presentasi sebelum naik ke panggung. Ingat-ingat lagi alur yang akan kita bawakan, data-data yang akan kita berikan, dan humor-humor (kalu ada) yang akan kita lemparkan.
5. Berikan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan pendengar
“hemorrbage adalah saat darah tersumbat di pembuluh, sehingga pembuluh tersebut pecah”. Orang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan sains pastii akan mengernyitkan dahi mendengar kalimat di atas. Tapi, bahkan orang tak berpendidikan dapat mengerti Hemorrhage jika kita menggambarkannya seperti “jembatan yang macet total, tapi dari arah belakang mobil terus berdatangan. Sehingga akhirnya jembatan tersebut ambruk.” Sesulit apapun penjelasan kita akan dengan mudah diterima jika ada ilustrasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Jangan malas mencari ilustrasi agar penjelasan kita mudah diterima.
6. Perhatikan latar pendidikan dan sosial pendengar
Seorang pengajar koperasi untuk pelaku usaha kecil di pelosok indonesia menyimpulkan bahwa daya tangkap seseorang dipengaruhi oleh jenjang pendidikan dan tingkat kesejahteraan ekonominya. Oleh karena itu, kecepatan perpindahan materi dan tingkat kesulitan penggunaan istilah harus disesuaikan dengan pendengar yang kita hadapi.
7. Perbanyak “jam terbang”
“pratice makes perfect.” Maka, ambilah setiap kesempatan untuk berbicara di muka umum. Selain kita jadi tahu strategi apa yang tepat untuk kita, tingkat stress juga akan menurun saat kita makin terbiasa berbicara di depan umum.
TIPS-TIPS MENGATASI GROGI SAAT BERBICARA DI DEPAN UMUM.
Perasaan grogi saat berbicara di depan umum telah dialami oleh banyak orang, tidak hanya oleh mereka yang masih dikategorikan ‘pemula’ tetapi beberapa orang yang yang terbilang cukup biasa melakukannya pun secara alamiah masih mengalaminya. Perasaan grogi untuk tampil berbicara di depan umum bukanlah penyakit mematikan yang membuat anda dihantui rasa takut untuk mencobanya. Ada beberapa trik yang dapat anda gunakan untuk mengatasi rasa grogi atau mengantisipasi (apabila anda baru akan memulai). Memang, berbicara di depan umum bukanlah hal yang mudah. Terlebih ketika anda dihadapkan pada situasi terjepit dan meminta tampil tiba-tiba tanpa persiapan. Biasanya gejala-gejala nervous seperti perut mulas, kaki dan tangan gemeteran, jantung berdetak kencang, dan waktu berjalan sangat lambat, semua akan menjangkit anda.
Berikut tips mengatasi rasa grogi saat berbicara di depan umum :
1. Persiapkan mental, bangun rasa percaya diri, kendalikan emosi dan rasa takut!
Gunakan modal awal anda untuk sukses berbicara di depan umum, yakni jaga kesehatan dan tidurlah yang cukup menjelang waktu berbicara. Selain itu anda dapat melakukan relaksasi atau senam ringan untuk menurunkan ketegangan mental dan mengantisipasi kelelahan. Misalnya, anda dapat melakukan pengaturan, pernafasan, perenggangan otot-otot, atau minum segelas air putih untuk menjaga kualitas vokal. Untuk mengatasi kaki yang gemeteran, anda dapat mengakalinya ketika dalam ruangan tersebut terdapat white board, anda dapat berjalan dan menulis, atau ketika ruangannya ledih lebar, anda dapat melakukan komunikasi tubuh dengan mencari satu titik lawan bicara.
2. Rasa percaya diri dapat ditumbuhkan dengan persiapan bahan yang baik. Hal ini tentu dapat anda lakukan apabila tidak dalam keadaan dan tuntutan untuk tampil mendadak.
3. Bangun konsentrasi, fokus pada apa yang ingin anda sampaikan, dan tenangkan perasaan anda. Pada titik ini, jangan sampai anda memaksakan diri untuk mengeluarkan apa yang anda hafal, karena hal tersebut hanya akan menambah ketegangan dan rasa khawatir apabila ada yang terlupakan dari apa yang anda hafalkan.
4. Jangan menuntut diri anda untuk tampil sempurna dan superfeck mungkin. Ingat, tuntutan dalam pikiran anda akan membangun rasa grogi apabila sedikit saja kekurangan anda tampak. Percayalah bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini, semua orang mempunyai kekurangan dan belum tentu semua orang mampu berbicara di depan umum seperti anda.
5. Tidak ussah menghiraukan audiens yang tidak menaruh perhatiaan pada yang anda sampaian. Anda harus tetap fokus dan yakinlah bahwa anda tidak harus sepenuhnya menguasai seluruh hadirin.
6. Usahakan melewati sebelah kiri pendengar saat anda menuju ke panggung atau tempat anda menyampaikan pidato. Ini akan menstimulasi otak kanan pendengar sehingga lebih mudah menerima apa yang anda sampaikan.
7. Jangan lupa berdoa sebelum anda memulai untuk berbicara di depan umum.
Sunday, May 23, 2010
Kehebatan Berbicara
Kebehatan berbicara adalah modal kuat anda menuju kesuksesan. Di dalam bidang apapun anda bekerja dan bergaul, anda akan menemukan tuntutan dari sekitar anda untuk menguasai teknik berbicara yang baik dan menarik. Banyak orang pintar dalam kemampuan nalar dan akademis, tetapi gagal dalam dunia kerja dan pergaulan, karena gagap berbicara di depan umum. Hal ini seharusnya menjadi warning buat siapa saja untuk mempersiapkan diri seblum hal itu menimpanya.
Seorang pembicara hebat tidak dilahirkan begitu saja oleh yang namanya ‘bakat’, tetapi lahir atas dukungan lingkungan dan identitas belajarnya. Orang tersebut adalah orang yang dapat merasakan kenikmatan ketika ia melihat wajah sebagian besar atau seluruh audiens menaruh perhatian yang besar, memiliki rasa penasaran, dan bergairah mendengarkannya. Siapa saja bisa menjadi pembicara hebat, termasuk anda!.
Cara bicara anda dapat mempengaruhi ‘image’ anda, sama drastisnya dengan sinar lampu di panggung dapat mempengaruhi pemain. Buatlah cara bicara anda bukan seperti warna pucat yang menjemukan, namun buatlah seperti warna pink renoir. Cara bicara dapat mengungkapkan kepribadian emas yang tadinya nampak kelabu, dapat membuat seorang lelaki kaku menjadi nampak ‘brilian’. Hanya dengan berlatih-evaluasi, berlatih-evaluasi, dan berlatih-evaluasi dan “bertarung” menjadikan tampilan kita akan semakin baik.
Tips-Tips Menjadi Pembicara Hebat
1. Jangan membiasakan diri tergantung pada teks.
Teks dapat membunuh bakat, merusak flow, dan menciptakan jarak. Gunakan pointers atau ada yang menamakannya kertas contekan, sekedar untuk membantu mengingat apa yang harus disampaikan dan dilakukan.
2. Ukur dalamnya sungai. Ibaratnya selama presentasi (pidato), kita tengah menyebrangi sebuah sungai.
Supaya selamat, kita harus pandai berenang, tahu apa isi sungai itu, berapa dalamnya, berisi lumpur atau tidak, dan binatang apa saja yang dapat melukai anda. Celakalah mereka yang mencebur ke sungai tanpa menganal betul karakter dan isi sungai itu.
Untuk itu sebelum melakukan presentasi gali terlebih dahulu siapa audiens kita, apa latar belakang mereka, apa pekerjaan mereka. Semakin deail kita mengenal mereka, kita akan dapat merebut hatinya.
3. Periksa ruangan dan fasilitaas yang diperlukan sebelum dimulai.
Ruangan yang lagit-langitnya rendah akan membuat kita cepat lelah, cahaya yang masuk dari jendela akan mengganggu kosentrasi. Ruang yang terlalu sempit akan membatasi ruang gerak kita, ruang terlalu luas akan menjadikan komunikasi tidak fokus. Mikrofon buruk juga akan mengganggu kosentrasi. Pastikan semua dalam keadaan baik.
4. Jangan biarkan audiens jenuh. Jaga volume suara anda jaga nada agar tidak menonton.
Begitu mereka mulai jenuh ajak mereka berdialog, lontarkan sedikit humor.
5. Berikan humor seperlunya, humor tidak boleh berlebihan.
Humor hanya digunakan untuk membangkitkan daya pikir. Jika berlebihan ia akan kehilangan substansi.
6. Biasakan Interaktif. Sebagai komunikator, pembicara jangan asyik bicara sendiri.
Berikan kesempatan audiens untuk memberikan contoh, jawaban, melakukan aktivitas tertentu (game, teka-teki, dll), tertawa, bahkan mendengarkan musik.
7. Be spesifik. Selalu berikan contoh-contoh dan ilustrasi.
Jangan hanya berbicara teori, materi melulu beri penjelasan kreatif, dengan contoh dan ilustrasi.
8. Jangan merendahkan mutu dengan merendahkan diri.
Misal dengan mengatakan “maaf saya belum siap untuk mengangkat tema ini”, “maaf sebenarnya ini bukan bidang saya!”, “saya baru belajar” dan seterusnya.
Manusia adalah makhluk yang malas yang hanya mau mendengan orang yang layak ia dengar, yang ia anggap lebih tahu.
9. Perhatikan bahasa tubuh.
Gerakkan anggota tubuh untuk mendukung apa yang kita sampaikan. Jangan melakukan gerak yang merusak penampilan atau malah tidak bergerak sama sekali.
10. Jangan berbicara seperti orang sedang ngobrol dengan seseorang.
Ingat kita berbicara di depan banyak orang. Kombinasikan bahasa resmi dengan bahasa percakapan yang layak.
11. Berpakainlah yang rapi dan usahakan yang cerah, agar menciptakan kesegaran di ruangan.
Pakaian kita adalah citra kita pertama kali di hadapan audiens. Jangan jadikan penilaian awal audiens menjadi buruk ke kita dari pakaian yang kita kenakan.
Seorang pembicara hebat tidak dilahirkan begitu saja oleh yang namanya ‘bakat’, tetapi lahir atas dukungan lingkungan dan identitas belajarnya. Orang tersebut adalah orang yang dapat merasakan kenikmatan ketika ia melihat wajah sebagian besar atau seluruh audiens menaruh perhatian yang besar, memiliki rasa penasaran, dan bergairah mendengarkannya. Siapa saja bisa menjadi pembicara hebat, termasuk anda!.
Cara bicara anda dapat mempengaruhi ‘image’ anda, sama drastisnya dengan sinar lampu di panggung dapat mempengaruhi pemain. Buatlah cara bicara anda bukan seperti warna pucat yang menjemukan, namun buatlah seperti warna pink renoir. Cara bicara dapat mengungkapkan kepribadian emas yang tadinya nampak kelabu, dapat membuat seorang lelaki kaku menjadi nampak ‘brilian’. Hanya dengan berlatih-evaluasi, berlatih-evaluasi, dan berlatih-evaluasi dan “bertarung” menjadikan tampilan kita akan semakin baik.
Tips-Tips Menjadi Pembicara Hebat
1. Jangan membiasakan diri tergantung pada teks.
Teks dapat membunuh bakat, merusak flow, dan menciptakan jarak. Gunakan pointers atau ada yang menamakannya kertas contekan, sekedar untuk membantu mengingat apa yang harus disampaikan dan dilakukan.
2. Ukur dalamnya sungai. Ibaratnya selama presentasi (pidato), kita tengah menyebrangi sebuah sungai.
Supaya selamat, kita harus pandai berenang, tahu apa isi sungai itu, berapa dalamnya, berisi lumpur atau tidak, dan binatang apa saja yang dapat melukai anda. Celakalah mereka yang mencebur ke sungai tanpa menganal betul karakter dan isi sungai itu.
Untuk itu sebelum melakukan presentasi gali terlebih dahulu siapa audiens kita, apa latar belakang mereka, apa pekerjaan mereka. Semakin deail kita mengenal mereka, kita akan dapat merebut hatinya.
3. Periksa ruangan dan fasilitaas yang diperlukan sebelum dimulai.
Ruangan yang lagit-langitnya rendah akan membuat kita cepat lelah, cahaya yang masuk dari jendela akan mengganggu kosentrasi. Ruang yang terlalu sempit akan membatasi ruang gerak kita, ruang terlalu luas akan menjadikan komunikasi tidak fokus. Mikrofon buruk juga akan mengganggu kosentrasi. Pastikan semua dalam keadaan baik.
4. Jangan biarkan audiens jenuh. Jaga volume suara anda jaga nada agar tidak menonton.
Begitu mereka mulai jenuh ajak mereka berdialog, lontarkan sedikit humor.
5. Berikan humor seperlunya, humor tidak boleh berlebihan.
Humor hanya digunakan untuk membangkitkan daya pikir. Jika berlebihan ia akan kehilangan substansi.
6. Biasakan Interaktif. Sebagai komunikator, pembicara jangan asyik bicara sendiri.
Berikan kesempatan audiens untuk memberikan contoh, jawaban, melakukan aktivitas tertentu (game, teka-teki, dll), tertawa, bahkan mendengarkan musik.
7. Be spesifik. Selalu berikan contoh-contoh dan ilustrasi.
Jangan hanya berbicara teori, materi melulu beri penjelasan kreatif, dengan contoh dan ilustrasi.
8. Jangan merendahkan mutu dengan merendahkan diri.
Misal dengan mengatakan “maaf saya belum siap untuk mengangkat tema ini”, “maaf sebenarnya ini bukan bidang saya!”, “saya baru belajar” dan seterusnya.
Manusia adalah makhluk yang malas yang hanya mau mendengan orang yang layak ia dengar, yang ia anggap lebih tahu.
9. Perhatikan bahasa tubuh.
Gerakkan anggota tubuh untuk mendukung apa yang kita sampaikan. Jangan melakukan gerak yang merusak penampilan atau malah tidak bergerak sama sekali.
10. Jangan berbicara seperti orang sedang ngobrol dengan seseorang.
Ingat kita berbicara di depan banyak orang. Kombinasikan bahasa resmi dengan bahasa percakapan yang layak.
11. Berpakainlah yang rapi dan usahakan yang cerah, agar menciptakan kesegaran di ruangan.
Pakaian kita adalah citra kita pertama kali di hadapan audiens. Jangan jadikan penilaian awal audiens menjadi buruk ke kita dari pakaian yang kita kenakan.
Saturday, May 15, 2010
Beberapa Gagasan yang Amat Penting untuk Anda
Terus terang, ilmu dalam seminar Les Giblin tentang relasi manusiawi dan dalam “Skill with People Hand Book” ini tidak akan berguna bagi anda sampai dan kecuali anda melatih dan menggunakannya.
Ilmu sendiri tidaklah punya nilai. PENNGUNAAN ILMU itulah yang membuatnya bernilai. Bila pemikiran ini diungkapkan dengan cara lain---hidup tidak membayar anda atas apa yang dapat anda lakukan. Hidup membayar anda atas apa yang anda lakukan.
Ilmu ini adalah kunci anda menuju hidup yang lebih baik, sahabat yang lebih banyak, sukses yang lebih besar. Terapkanlah ilmu ini untuk anda dan keluarga anda SEKARANG.
Saya sungguh berharap anda melakukannya.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 15
Ilmu sendiri tidaklah punya nilai. PENNGUNAAN ILMU itulah yang membuatnya bernilai. Bila pemikiran ini diungkapkan dengan cara lain---hidup tidak membayar anda atas apa yang dapat anda lakukan. Hidup membayar anda atas apa yang anda lakukan.
Ilmu ini adalah kunci anda menuju hidup yang lebih baik, sahabat yang lebih banyak, sukses yang lebih besar. Terapkanlah ilmu ini untuk anda dan keluarga anda SEKARANG.
Saya sungguh berharap anda melakukannya.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 15
Sunday, May 9, 2010
Cara Terampil untuk Melakukan Percakapan
Berikiut ini ada lima aturan yang, jika anda mengamatinya, akan memebuat anda pembicara yang menarik. Aturan ini menciptakan perbedaan antara pembicara yang menarik dan pembicara yang tidak menarik.
1.Ketahuilah apa yang ingin anda katakana.
Jika anda tidak tahu dengan tepat apa yang ingin anda katakana, janganlah berdiri atau membuka mulut anda.
Bicaralah dengan otoritas, dari pengetahuan, dengan keyakinan---dan ini hanya bisa terjadi jika anda tahu apa yang ingin anda katakana.
2.Katakanlah dan duduklah.
Singkat, langsung ke pokok masalah, dan kemudian duduk.
Ingatlah tidak seorang pun pernah dikritik karena terlalu sedikit bicara. Jika diperlukan, orang akan memintanya dari anda.
Lupakan jadi pemenang.
3.Pandanglah pendengar sewaktu anda bicara.
Pentingnya aturan ini tidaklah dilebih-lebihkan. Siapa pun yang berharga untuk diajak bicara jelas berharga untuk dipandang.
Itu sebabnya pembicara yang hanya memebaca teks mereka sering kali tidak meninggalkan kesan.
4.Bicarakanlah apa yang menarik minat pendengar.
Yang penting bukanlah apa yang ingin anda katakana. Yang penting adalah apa yang ingin didengar oleh si pendengar.
Minat pendengar adalah di atas segalanya, bukan minta anda.
Suatu metode pasti untuk menjadi seorang pembicara yang menarik dan disukai adalah mengatakan pada orang apa yang ingin mereka dengar.
5.Janganlah berusaha membuat sebuah pidato.
Jangan berusaha untuk beronasi---hanya sedikit orang yang bisa melakukannya. Sebaliknya, buatlah pembicaraan.
Bersikaplah alamiah, jadilah diri anda sendiri. Itu sebabanya anda membuat pembicaraan.
Katakana saja apa yang ingin anda katakana, dengan wajar, dengan natural.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 14
1.Ketahuilah apa yang ingin anda katakana.
Jika anda tidak tahu dengan tepat apa yang ingin anda katakana, janganlah berdiri atau membuka mulut anda.
Bicaralah dengan otoritas, dari pengetahuan, dengan keyakinan---dan ini hanya bisa terjadi jika anda tahu apa yang ingin anda katakana.
2.Katakanlah dan duduklah.
Singkat, langsung ke pokok masalah, dan kemudian duduk.
Ingatlah tidak seorang pun pernah dikritik karena terlalu sedikit bicara. Jika diperlukan, orang akan memintanya dari anda.
Lupakan jadi pemenang.
3.Pandanglah pendengar sewaktu anda bicara.
Pentingnya aturan ini tidaklah dilebih-lebihkan. Siapa pun yang berharga untuk diajak bicara jelas berharga untuk dipandang.
Itu sebabnya pembicara yang hanya memebaca teks mereka sering kali tidak meninggalkan kesan.
4.Bicarakanlah apa yang menarik minat pendengar.
Yang penting bukanlah apa yang ingin anda katakana. Yang penting adalah apa yang ingin didengar oleh si pendengar.
Minat pendengar adalah di atas segalanya, bukan minta anda.
Suatu metode pasti untuk menjadi seorang pembicara yang menarik dan disukai adalah mengatakan pada orang apa yang ingin mereka dengar.
5.Janganlah berusaha membuat sebuah pidato.
Jangan berusaha untuk beronasi---hanya sedikit orang yang bisa melakukannya. Sebaliknya, buatlah pembicaraan.
Bersikaplah alamiah, jadilah diri anda sendiri. Itu sebabanya anda membuat pembicaraan.
Katakana saja apa yang ingin anda katakana, dengan wajar, dengan natural.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 14
Saturday, May 8, 2010
Cara Terampil untuk Menciptakan Kesan Terbaik
Sampai batas tertentu kita mengontrol pendapat orang lain tentang kita. Kita mulai bergerak sebagai orang asing bagi setiap orang dan pendapat mereka tentang kita sangat ditentukan oleh cara kita membawa diri kita. Dengan mengetahi ini, kita semua perlu mengatur diri kita dengan cara-cara yang memberikan dampak baik pada orang lain.
Bartingkahlakulah dengan baik dan mengesankan!.
Jika anda ingin orang lain berpikir baik tentang anda, menghormati anda, mengganggap anda dengan kekaguman dan hormat, anda harus memberi kesan bahwa anda memang pantas mendapatkan itu. Ini terjadi terutama karena nilai yang anda berikan pada diri anda.
Banggalah pada diri anda (tapi tidak somong ), pada siapa anda, apa yang anda lakukan, dimana anda bekerja. Jangan menyesali posisi anda dalam hidup atau diri anda sendiri. Anda adalah anda---jadi kendalikanlah diri anda dengan bangga dan hormat.
Contoh---bila anda bertanya pada anda apa yang anda lakukan untuk menjalani hidup, sangatlah penting cara anda menjawab mereka. Kita andaikan anda menjual asuransi sehingga anda dapat menjawab mereka:
“Oh, saya Cuma sales asuransi.”
Mereka tidak mungkin akan terkesan dengan anda karena anda telah memberi tahu mereka bahwa anda tidak berharga untuk mendapatkan kesan mereka.
Dengan menggunakan aturan ini---mengendalikan diri anda dengan bangga dan hormat---
“Pak, saya cukup beruntung berhubungan dengan salah satu perusahaan terbaik di negeri ini, the Blank Insurance Co.”
Anda dapat membayangkan dengan baik perbedaan nilai dalam pikiran orang lain bahwa jawaban kedua jelas mengatasi pertema.
Juga:
1.Bersikaplah tulus.
jauhilah rayuan murah, janji-janji kosong, kata-kata tak berarti.
Katakana hal-hal yang memang anda maksudkan.
Percayailah hal-hal yang anda katakan.
2.Tunjukan antusiasme.
Ini adalah aset tak ternilai yang dapat anda peroleh hanya dengan menjual diri anda berdasarkan apa yang anda lakukan.
Antusiasme itu menular. Setelah anda menjual diri anda, anda pun dapat menjual orang lain
.
3.Jangan terlalu cemas.
Dalam berhubungan orang lain, jangan kelihatan terlalu cemas.
Kecemasan yang berlebihan membuat orang bertanya-tanya dan ragu-ragu.
Orang mempunyai kecendrungan kuat untuk mencegah perbuatan apapun yang mereka rasa anda “terlalu berapi-api” bagi mereka. Naluri mereka akan menaruh curiga atau mendorong tawaran yang lebih sulit.
Tutupilah kecemasan anda. Jadilah seorang actor.
4.Jangan berusaha membangun diri anda dengan menghambat orang lain.
Selalulah bergantung pada kemampuan/ kualitas anda sendiri---jangan berusaha membuat diri anda kelihatan baik dengan membuat orang lain kelihatan buruk.
Kemajuan sejati dalam hidup akan ditentukan oleh usaha dan harga diri anda sendiri. Anda tidak dapat berhasil dengan “menginjak tubuh orang lain.”
Kalau anda tetap ingin menarik perhatian orang lain, bersandarlah pada kualitas anda sendiri. Bila anda menjatuhkan orang lain untuk membuat diri anda kelihatan baik dan menarik, focus perhatian malah akan beralih pada mereka, bukan pada anda.
5.Jangan memukul siapa pun atau apa pun.
Jika anda tidak dapat mengatakan sesuatau yang baik, jangan mengatakan apa pun.
Memukul (menjatuhkan) itu salah, tetapi itu bukan alasan utama untuk tidak memukul adalah bahwa pukulan dan memukul akan merugikan dan melukai si pemukul sendiri.
Memukul hanya memperlihatkan jati diri seseorang.
Bersikaplah pintar, luwes---jangan memukul.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 13
Bartingkahlakulah dengan baik dan mengesankan!.
Jika anda ingin orang lain berpikir baik tentang anda, menghormati anda, mengganggap anda dengan kekaguman dan hormat, anda harus memberi kesan bahwa anda memang pantas mendapatkan itu. Ini terjadi terutama karena nilai yang anda berikan pada diri anda.
Banggalah pada diri anda (tapi tidak somong ), pada siapa anda, apa yang anda lakukan, dimana anda bekerja. Jangan menyesali posisi anda dalam hidup atau diri anda sendiri. Anda adalah anda---jadi kendalikanlah diri anda dengan bangga dan hormat.
Contoh---bila anda bertanya pada anda apa yang anda lakukan untuk menjalani hidup, sangatlah penting cara anda menjawab mereka. Kita andaikan anda menjual asuransi sehingga anda dapat menjawab mereka:
“Oh, saya Cuma sales asuransi.”
Mereka tidak mungkin akan terkesan dengan anda karena anda telah memberi tahu mereka bahwa anda tidak berharga untuk mendapatkan kesan mereka.
Dengan menggunakan aturan ini---mengendalikan diri anda dengan bangga dan hormat---
“Pak, saya cukup beruntung berhubungan dengan salah satu perusahaan terbaik di negeri ini, the Blank Insurance Co.”
Anda dapat membayangkan dengan baik perbedaan nilai dalam pikiran orang lain bahwa jawaban kedua jelas mengatasi pertema.
Juga:
1.Bersikaplah tulus.
jauhilah rayuan murah, janji-janji kosong, kata-kata tak berarti.
Katakana hal-hal yang memang anda maksudkan.
Percayailah hal-hal yang anda katakan.
2.Tunjukan antusiasme.
Ini adalah aset tak ternilai yang dapat anda peroleh hanya dengan menjual diri anda berdasarkan apa yang anda lakukan.
Antusiasme itu menular. Setelah anda menjual diri anda, anda pun dapat menjual orang lain
.
3.Jangan terlalu cemas.
Dalam berhubungan orang lain, jangan kelihatan terlalu cemas.
Kecemasan yang berlebihan membuat orang bertanya-tanya dan ragu-ragu.
Orang mempunyai kecendrungan kuat untuk mencegah perbuatan apapun yang mereka rasa anda “terlalu berapi-api” bagi mereka. Naluri mereka akan menaruh curiga atau mendorong tawaran yang lebih sulit.
Tutupilah kecemasan anda. Jadilah seorang actor.
4.Jangan berusaha membangun diri anda dengan menghambat orang lain.
Selalulah bergantung pada kemampuan/ kualitas anda sendiri---jangan berusaha membuat diri anda kelihatan baik dengan membuat orang lain kelihatan buruk.
Kemajuan sejati dalam hidup akan ditentukan oleh usaha dan harga diri anda sendiri. Anda tidak dapat berhasil dengan “menginjak tubuh orang lain.”
Kalau anda tetap ingin menarik perhatian orang lain, bersandarlah pada kualitas anda sendiri. Bila anda menjatuhkan orang lain untuk membuat diri anda kelihatan baik dan menarik, focus perhatian malah akan beralih pada mereka, bukan pada anda.
5.Jangan memukul siapa pun atau apa pun.
Jika anda tidak dapat mengatakan sesuatau yang baik, jangan mengatakan apa pun.
Memukul (menjatuhkan) itu salah, tetapi itu bukan alasan utama untuk tidak memukul adalah bahwa pukulan dan memukul akan merugikan dan melukai si pemukul sendiri.
Memukul hanya memperlihatkan jati diri seseorang.
Bersikaplah pintar, luwes---jangan memukul.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 13
Sunday, May 2, 2010
Cara Terampil untuk Berterima Kasih pada Orang
Tidaklah cukup bagi anda untuk merasa berterima kasih dan menghargai orang lain. Anda harus menunjukan rasa terima kasih dan penghargaan itu kepada mereka yang pantas menerimanya.
Mengapa? Karena kodrat manusialah bagi semua orang untuk menyukai dan menanggapi mereka yang menunjukan rasa terima kasih dan penghargaan bagi mereka. Mereka menanggapinya dengan memberi jauh lebih besar
Jika anda berterima kasih pada orang lain jika anda membuat orang tersebut tahu bahwa anda berterima kasih, mereka hamper selalu akan lebih banyak di lain waktu.
Jika anda tidak menunjukan rasa terima kasih anda (sekalipun anda berterima kasih ), peluangnya adalah tidak akan ada lain waktu atau anda akan mendapatkan lebih sedikit.
Akan tetapi ada semacam seni untuk mengatakan “terima kasih”:
1. Ketika anda mengatakan “terima kasih”, katakan dengan SUNGGUH-SUNGGUH.
Bersikapalah tulus ketika anda berterima kasih pada orang.
Orang akan tahu bila anda secara tulus menghargai mereka.
Mereka juga tahu bila anda tidak tulus.
2. Katakanlah dengan jelas dan tanpa ragu.
Ketika berterima kasih pada orang, jangan mengguman, berisik, atau mengucapkannya dengan sepintas lalu.
Katakana terima kasih seolah-olah anda senang mengatakannya.
3. Pandanglah orang yang anda beri ucapan terima kasih.
Terima kasih mempunyai arti yang jauh lebih besar ketika anda mengatakannya sambil memandang orang itu.
Siapapun yang berharga untuk mendapatkan ucapan terima kasih, juga berharga untuk dipandang.
4. Sebutlah namanya saat berterima kasih.
Berikan nuansa pribadi dalam ucapan terima kasih anda dengan nama.
Sungguh berbeda mengucapkan “terima kasih, mbak jane” daripada “terima kasih”.
5. Bekerja dengan berterima kasih pada orang.
Ini berarti mengamati peluang untuk memperlihatkan pujian anda.
Orang biasa berterima kasih pada apa yang kelihatan---orang diatas rata-rata berterima kasih pada yang tidak begitu bisa dilihat.
Sesederhana seperti aturan diatas, sangat sedikit teknik yang lebih penting dalam relasi manusiawi daripada kemampuan untuk secara tepat berterima kasih pada orang.
Ini akan menjadi aset besar bagi anda seumur hidup.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 12
Mengapa? Karena kodrat manusialah bagi semua orang untuk menyukai dan menanggapi mereka yang menunjukan rasa terima kasih dan penghargaan bagi mereka. Mereka menanggapinya dengan memberi jauh lebih besar
Jika anda berterima kasih pada orang lain jika anda membuat orang tersebut tahu bahwa anda berterima kasih, mereka hamper selalu akan lebih banyak di lain waktu.
Jika anda tidak menunjukan rasa terima kasih anda (sekalipun anda berterima kasih ), peluangnya adalah tidak akan ada lain waktu atau anda akan mendapatkan lebih sedikit.
Akan tetapi ada semacam seni untuk mengatakan “terima kasih”:
1. Ketika anda mengatakan “terima kasih”, katakan dengan SUNGGUH-SUNGGUH.
Bersikapalah tulus ketika anda berterima kasih pada orang.
Orang akan tahu bila anda secara tulus menghargai mereka.
Mereka juga tahu bila anda tidak tulus.
2. Katakanlah dengan jelas dan tanpa ragu.
Ketika berterima kasih pada orang, jangan mengguman, berisik, atau mengucapkannya dengan sepintas lalu.
Katakana terima kasih seolah-olah anda senang mengatakannya.
3. Pandanglah orang yang anda beri ucapan terima kasih.
Terima kasih mempunyai arti yang jauh lebih besar ketika anda mengatakannya sambil memandang orang itu.
Siapapun yang berharga untuk mendapatkan ucapan terima kasih, juga berharga untuk dipandang.
4. Sebutlah namanya saat berterima kasih.
Berikan nuansa pribadi dalam ucapan terima kasih anda dengan nama.
Sungguh berbeda mengucapkan “terima kasih, mbak jane” daripada “terima kasih”.
5. Bekerja dengan berterima kasih pada orang.
Ini berarti mengamati peluang untuk memperlihatkan pujian anda.
Orang biasa berterima kasih pada apa yang kelihatan---orang diatas rata-rata berterima kasih pada yang tidak begitu bisa dilihat.
Sesederhana seperti aturan diatas, sangat sedikit teknik yang lebih penting dalam relasi manusiawi daripada kemampuan untuk secara tepat berterima kasih pada orang.
Ini akan menjadi aset besar bagi anda seumur hidup.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 12
Cara Terampil untuk Berterima Kasih pada Orang
Tidaklah cukup bagi anda untuk merasa berterima kasih dan menghargai orang lain. Anda harus menunjukan rasa terima kasih dan penghargaan itu kepada mereka yang pantas menerimanya.
Mengapa? Karena kodrat manusialah bagi semua orang untuk menyukai dan menanggapi mereka yang menunjukan rasa terima kasih dan penghargaan bagi mereka. Mereka menanggapinya dengan memberi jauh lebih besar
Jika anda berterima kasih pada orang lain jika anda membuat orang tersebut tahu bahwa anda berterima kasih, mereka hamper selalu akan lebih banyak di lain waktu.
Jika anda tidak menunjukan rasa terima kasih anda (sekalipun anda berterima kasih ), peluangnya adalah tidak akan ada lain waktu atau anda akan mendapatkan lebih sedikit.
Akan tetapi ada semacam seni untuk mengatakan “terima kasih”:
1. Ketika anda mengatakan “terima kasih”, katakan dengan SUNGGUH-SUNGGUH.
Bersikapalah tulus ketika anda berterima kasih pada orang.
Orang akan tahu bila anda secara tulus menghargai mereka.
Mereka juga tahu bila anda tidak tulus.
2. Katakanlah dengan jelas dan tanpa ragu.
Ketika berterima kasih pada orang, jangan mengguman, berisik, atau mengucapkannya dengan sepintas lalu.
Katakana terima kasih seolah-olah anda senang mengatakannya.
3. Pandanglah orang yang anda beri ucapan terima kasih.
Terima kasih mempunyai arti yang jauh lebih besar ketika anda mengatakannya sambil memandang orang itu.
Siapapun yang berharga untuk mendapatkan ucapan terima kasih, juga berharga untuk dipandang.
4. Sebutlah namanya saat berterima kasih.
Berikan nuansa pribadi dalam ucapan terima kasih anda dengan nama.
Sungguh berbeda mengucapkan “terima kasih, mbak jane” daripada “terima kasih”.
5. Bekerja dengan berterima kasih pada orang.
Ini berarti mengamati peluang untuk memperlihatkan pujian anda.
Orang biasa berterima kasih pada apa yang kelihatan---orang diatas rata-rata berterima kasih pada yang tidak begitu bisa dilihat.
Sesederhana seperti aturan diatas, sangat sedikit teknik yang lebih penting dalam relasi manusiawi daripada kemampuan untuk secara tepat berterima kasih pada orang.
Ini akan menjadi aset besar bagi anda seumur hidup.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 12
Mengapa? Karena kodrat manusialah bagi semua orang untuk menyukai dan menanggapi mereka yang menunjukan rasa terima kasih dan penghargaan bagi mereka. Mereka menanggapinya dengan memberi jauh lebih besar
Jika anda berterima kasih pada orang lain jika anda membuat orang tersebut tahu bahwa anda berterima kasih, mereka hamper selalu akan lebih banyak di lain waktu.
Jika anda tidak menunjukan rasa terima kasih anda (sekalipun anda berterima kasih ), peluangnya adalah tidak akan ada lain waktu atau anda akan mendapatkan lebih sedikit.
Akan tetapi ada semacam seni untuk mengatakan “terima kasih”:
1. Ketika anda mengatakan “terima kasih”, katakan dengan SUNGGUH-SUNGGUH.
Bersikapalah tulus ketika anda berterima kasih pada orang.
Orang akan tahu bila anda secara tulus menghargai mereka.
Mereka juga tahu bila anda tidak tulus.
2. Katakanlah dengan jelas dan tanpa ragu.
Ketika berterima kasih pada orang, jangan mengguman, berisik, atau mengucapkannya dengan sepintas lalu.
Katakana terima kasih seolah-olah anda senang mengatakannya.
3. Pandanglah orang yang anda beri ucapan terima kasih.
Terima kasih mempunyai arti yang jauh lebih besar ketika anda mengatakannya sambil memandang orang itu.
Siapapun yang berharga untuk mendapatkan ucapan terima kasih, juga berharga untuk dipandang.
4. Sebutlah namanya saat berterima kasih.
Berikan nuansa pribadi dalam ucapan terima kasih anda dengan nama.
Sungguh berbeda mengucapkan “terima kasih, mbak jane” daripada “terima kasih”.
5. Bekerja dengan berterima kasih pada orang.
Ini berarti mengamati peluang untuk memperlihatkan pujian anda.
Orang biasa berterima kasih pada apa yang kelihatan---orang diatas rata-rata berterima kasih pada yang tidak begitu bisa dilihat.
Sesederhana seperti aturan diatas, sangat sedikit teknik yang lebih penting dalam relasi manusiawi daripada kemampuan untuk secara tepat berterima kasih pada orang.
Ini akan menjadi aset besar bagi anda seumur hidup.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 12
Cara Terampil untuk Mengkritik Orang
Kunci kritik yang berhasil terletak dalam jiwa kritikan itu.
Jika anda mengkritik terutama untuk “memerintah/memperingatkan orang lain” atau “mau menjejalkan sepenggal gagasan anda” atau “memberinya hukuman”, maka anda tidak akan mendapatkan apa pun dari kritik tersebut, kecuali kepuasan untuk melampiaskan kebengsian anda dan kemarahan orang lain, karena tidak seorang pun senang dikritik.
Akan tetapi, jika anda tertarik pada tindakan korektif, anda dapat mencapai banyak hal dengan kritik anda jika anda melakukannya dengan cara yang tepat.
Berikut ini ada beberapa aturan yang akan membantu anda untuk mengkritik dengan tepat.
7 Keharusan untuk Melakukan Kritik yang Berhasil :
1.Jangan pernah mengkritik di depan umum.
Tidak ada pintu yang terbuka, tidk ada teriakan yang keras, tidak ada orang lain yang mendengarkan---mutlak antar pribadi.
2.Mulailah kritik dengan kata atau pujian yang baik.
Ciptakanlah suasana bersahabat---memperlunak “pukulan”. (ciumlah dia sebelum anda menendangnya).
3.Buatlah kritik itu impersonal---kritiklah perbuatannya, bukan orangnya.
Perbuatanlah yang harus dikritik, bukan orangnya.
4.Sediakan jawaban.
Jawaban berarti cara yang benar. Ketika anda memberi tahu seseorang bahwa apa yang dia lakukan salah, anda seharusnya juga memberi tahu dia bagaimana melakukannya dengan benar.
5.Mintalah kerja sama---jangan menuntutnya.
Adalah kenyataan bahwa anda akan mendapat kerja sama lebih besar dari orang jika anda memintanya daripada jika anda menuntutnya.
Menuntut adalah cara terakhir.
6.Satu kritikan untuk sebuah pelanggaran.
Kritikan yang paling benar dibenarkan hanya SEKALI.
7.Akhiri kritik dengan perkataan yang bersahabat.
Akhirilah dengan perkataan “kita tetap berteman, kita telah menyelesaikan masalah kita, marilah kita bekerja bersama-sama dan saling membantu.”
Bukan dengan perkataan, “kamu sudah ditegur, sekarang perbaiki perbuatanmu.”
Ini adalah aturang paling penting dari ketujuh aturan diatas.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 11
Jika anda mengkritik terutama untuk “memerintah/memperingatkan orang lain” atau “mau menjejalkan sepenggal gagasan anda” atau “memberinya hukuman”, maka anda tidak akan mendapatkan apa pun dari kritik tersebut, kecuali kepuasan untuk melampiaskan kebengsian anda dan kemarahan orang lain, karena tidak seorang pun senang dikritik.
Akan tetapi, jika anda tertarik pada tindakan korektif, anda dapat mencapai banyak hal dengan kritik anda jika anda melakukannya dengan cara yang tepat.
Berikut ini ada beberapa aturan yang akan membantu anda untuk mengkritik dengan tepat.
7 Keharusan untuk Melakukan Kritik yang Berhasil :
1.Jangan pernah mengkritik di depan umum.
Tidak ada pintu yang terbuka, tidk ada teriakan yang keras, tidak ada orang lain yang mendengarkan---mutlak antar pribadi.
2.Mulailah kritik dengan kata atau pujian yang baik.
Ciptakanlah suasana bersahabat---memperlunak “pukulan”. (ciumlah dia sebelum anda menendangnya).
3.Buatlah kritik itu impersonal---kritiklah perbuatannya, bukan orangnya.
Perbuatanlah yang harus dikritik, bukan orangnya.
4.Sediakan jawaban.
Jawaban berarti cara yang benar. Ketika anda memberi tahu seseorang bahwa apa yang dia lakukan salah, anda seharusnya juga memberi tahu dia bagaimana melakukannya dengan benar.
5.Mintalah kerja sama---jangan menuntutnya.
Adalah kenyataan bahwa anda akan mendapat kerja sama lebih besar dari orang jika anda memintanya daripada jika anda menuntutnya.
Menuntut adalah cara terakhir.
6.Satu kritikan untuk sebuah pelanggaran.
Kritikan yang paling benar dibenarkan hanya SEKALI.
7.Akhiri kritik dengan perkataan yang bersahabat.
Akhirilah dengan perkataan “kita tetap berteman, kita telah menyelesaikan masalah kita, marilah kita bekerja bersama-sama dan saling membantu.”
Bukan dengan perkataan, “kamu sudah ditegur, sekarang perbaiki perbuatanmu.”
Ini adalah aturang paling penting dari ketujuh aturan diatas.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 11
Saturday, April 24, 2010
Cara Terampil untuk Memuji Orang
Manusia hidup bukan hanya makan nasi saja!.
Manusia membutuhkan santapan untuk jiwa seperti halnya untuk tubuh. Ingat bagaimana rasanya ketika sebuah kata yang manis atau pujian diberikan kepada anda?. Ingat bagaimana sepanjang hari atau malam anda menjadi bersinar oleh kata manis atau pujian itu?. Ingat berapa lama perasaan baik itu bertahan?.
Orang lain pun akan beraksi persis seprti anda. Jadi---katakan hal-hal yang ingin didengar oleh orang. Mereka akan menyukai anda karena mengatakan hal-hal yang baik dan anda akan merasa enak karena telah mengatakan hal-hal itu.
BERMURAH HATILAH DENGAN PUJIAN ANDA. Carilah seseorang dalam sesuatu untuk dipuji dan kemudian lakukanlah.
Tetapi :
a. Pujian anda harus tulus.
Jika tidak tulus, jangan diberikan!.
b. Pujilah perbuatannya, bukan orangnya.
Memuji perbuatan menghindari sesuatu yang memalukan dan kekeliruan, hal ini mempunyai kesan yang jauh lebih tulus, menghindari tuduhan favouritisme, dan menciptakan insentif untuk melakukan lebih banyak perrbuatan yang sama.
RESEP KEBAHAGIAN---Bisakah untuk setiap harimengatakan satu hal yang baik kepada sedikitnya tiga orang yang berbeda. Kemudian lihatlah bagaimana perasaan ANDA setelah berbuat kemudian!.
Ini adalah resep kebahagiaan untuk ANDA!.
Ketika anda melihat kebahagiaan, rasa terima kasih, dan kesenangan anda berikan kepada orang lain dengan melakukan hal ini, ANDA akan merasa senang. Ada suka cita yang lebih besar dalam memberi daripada menerima.
Cobalah!!!!!!!!!!!!
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 10
Manusia membutuhkan santapan untuk jiwa seperti halnya untuk tubuh. Ingat bagaimana rasanya ketika sebuah kata yang manis atau pujian diberikan kepada anda?. Ingat bagaimana sepanjang hari atau malam anda menjadi bersinar oleh kata manis atau pujian itu?. Ingat berapa lama perasaan baik itu bertahan?.
Orang lain pun akan beraksi persis seprti anda. Jadi---katakan hal-hal yang ingin didengar oleh orang. Mereka akan menyukai anda karena mengatakan hal-hal yang baik dan anda akan merasa enak karena telah mengatakan hal-hal itu.
BERMURAH HATILAH DENGAN PUJIAN ANDA. Carilah seseorang dalam sesuatu untuk dipuji dan kemudian lakukanlah.
Tetapi :
a. Pujian anda harus tulus.
Jika tidak tulus, jangan diberikan!.
b. Pujilah perbuatannya, bukan orangnya.
Memuji perbuatan menghindari sesuatu yang memalukan dan kekeliruan, hal ini mempunyai kesan yang jauh lebih tulus, menghindari tuduhan favouritisme, dan menciptakan insentif untuk melakukan lebih banyak perrbuatan yang sama.
RESEP KEBAHAGIAN---Bisakah untuk setiap harimengatakan satu hal yang baik kepada sedikitnya tiga orang yang berbeda. Kemudian lihatlah bagaimana perasaan ANDA setelah berbuat kemudian!.
Ini adalah resep kebahagiaan untuk ANDA!.
Ketika anda melihat kebahagiaan, rasa terima kasih, dan kesenangan anda berikan kepada orang lain dengan melakukan hal ini, ANDA akan merasa senang. Ada suka cita yang lebih besar dalam memberi daripada menerima.
Cobalah!!!!!!!!!!!!
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 10
Saturday, April 17, 2010
Cara Terampil untuk Menentukan Suasana Hati Orang
Anda dapat membuat 9 dari 10 orang menyukai anda dengan seketika!.
Anda dapat membuat 9 dari 10 orang sopan, kooperatif, dan bersahabat dalam 1 detik! (Dengan keajaiban yang sama).
Begini caranya:
1 . dengan mengingat bahwa beberapa detik pertama dari suatu hubungan biasanya menentukan suasana dan sifat hubungan itu.
2 . dan kemudian dengan menggunakan hokum dasar kedua dari prilaku manusia--- ORANG SANGAT CONDONG UNTUK MENANGGAPI DENGAN BAIK PRILAKU ORANG LAIN.
(singkatnya, ORANG MENAGGAPI DENGAN BAIK).
Jadi--- dalam detik pertama---saat anda pertama kali melakukan kontrak mata dengan orang---sebelum anda mengatakan sesuatu---sebelum anda memecah kesunyian---BERIKAN SENYUM TULUS ANDA PADANYA.
Apa yang akan terjadi? Mereka akan MENAGGAPI DENGAN BAIK---MEREKA AKAN MEMBALAS SENYUM ANDA DAN SENANG.
Dalam setiap tindakan relasi manusiawi---suatu hubungan di antara dua orang---ada suatu atmosfir, suasana hati, adegan.
Keterampilan di sini adalah kemampuan anda menentukan atmosfir, suasana hati, dan adegan itu. Baik anda maupun orang lain tersebut akan menentukannya. Jika anda bijaksana, anda akan menentukannya untuk keuntungan anda sendiri.
Salah satu fakta tragis dalam hubungan manusia adalah kegagalan orang untuk menyadari bahwa apa yang mereka akibatkan pada orang lain, mereka akan mendapatkan balasannya dari mereka.
Jika anda membuat matahari bersinar bagiorang lain, anda pun akan mendapat sinar matahari dari mereka. Jika anda mendatangkan badai bagi mereka, anda pun akan menuai badai.
Kuncinya terletak dalam waktu---tersenyumlah sebelum anda memecah kesunyian. Ini menjadikan adegan itu dimulai dengan suasana yang hangat dan bersahabat.
Nada suara dan ekspresi wajah anda juga amat penting hal itu menunjukkan pemikiran-pemikiran anda yang lebih dalam.
Jangan lupa untuk mulai tersenyum dengan cara yang sama seperti yang dilakukan para penghibur dan model professional. Katakan dalam hati, tanpa bersuara:
“ S E N Y U M “
Anda pasti berhasil!.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 9
Anda dapat membuat 9 dari 10 orang sopan, kooperatif, dan bersahabat dalam 1 detik! (Dengan keajaiban yang sama).
Begini caranya:
1 . dengan mengingat bahwa beberapa detik pertama dari suatu hubungan biasanya menentukan suasana dan sifat hubungan itu.
2 . dan kemudian dengan menggunakan hokum dasar kedua dari prilaku manusia--- ORANG SANGAT CONDONG UNTUK MENANGGAPI DENGAN BAIK PRILAKU ORANG LAIN.
(singkatnya, ORANG MENAGGAPI DENGAN BAIK).
Jadi--- dalam detik pertama---saat anda pertama kali melakukan kontrak mata dengan orang---sebelum anda mengatakan sesuatu---sebelum anda memecah kesunyian---BERIKAN SENYUM TULUS ANDA PADANYA.
Apa yang akan terjadi? Mereka akan MENAGGAPI DENGAN BAIK---MEREKA AKAN MEMBALAS SENYUM ANDA DAN SENANG.
Dalam setiap tindakan relasi manusiawi---suatu hubungan di antara dua orang---ada suatu atmosfir, suasana hati, adegan.
Keterampilan di sini adalah kemampuan anda menentukan atmosfir, suasana hati, dan adegan itu. Baik anda maupun orang lain tersebut akan menentukannya. Jika anda bijaksana, anda akan menentukannya untuk keuntungan anda sendiri.
Salah satu fakta tragis dalam hubungan manusia adalah kegagalan orang untuk menyadari bahwa apa yang mereka akibatkan pada orang lain, mereka akan mendapatkan balasannya dari mereka.
Jika anda membuat matahari bersinar bagiorang lain, anda pun akan mendapat sinar matahari dari mereka. Jika anda mendatangkan badai bagi mereka, anda pun akan menuai badai.
Kuncinya terletak dalam waktu---tersenyumlah sebelum anda memecah kesunyian. Ini menjadikan adegan itu dimulai dengan suasana yang hangat dan bersahabat.
Nada suara dan ekspresi wajah anda juga amat penting hal itu menunjukkan pemikiran-pemikiran anda yang lebih dalam.
Jangan lupa untuk mulai tersenyum dengan cara yang sama seperti yang dilakukan para penghibur dan model professional. Katakan dalam hati, tanpa bersuara:
“ S E N Y U M “
Anda pasti berhasil!.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 9
Friday, April 16, 2010
Cara Terampil untuk Membuat Orang Mengatakan "YA!"
Ada banyak cara untuk membuat orang mengatakan “ya” dengan mantap dan senang kepada anda, dan bukan sekedar karena keberuntungan anda, atau keinginan mereka yang tiba-tiba.
Orang yang terampil dalam relasi manusiawi mempunyai tekinik dan metode yang sangat meningkatkan peluang orang untuk mengatakan “ya” berarti membuat mereka melakukan apa yang anda ingin mereka lakukan.
Berikut ini ada empat metode yang baik :
1 . Berilah orang ALASAN untuk mengatakan “ya” kepada anda.
Segala sesuatu di dunia ini dilakukan karena suatu alasan. Jadi---bila anda menginginkan seseorang untuk melakukan sesuatu, berilah mereka suatu alasan mengapa mereka harus melakukannya.
Akan tetapi, pastikan bahwa alasan yang anda berikan adalah alasan mereka, artinya alasan – alasan yang akan menguntungkan mereka.
Cara yang salah adalah anda memberi alasan-alasan yang akan menguntungkan anda.
Singkatnya, katakan pada orang bagaimana mereka akan beruntung dengan melakukan apa yang anda ingin mereka lakukan. Bukan bagaimana anda akan beruntung.
2 . Ajukan pertanyaan “ya”.
Bila anda berusaha membuat orang mengatakan “ya” pada anda, pertama-tama masukkan mereka ke dalam kerangka berpikir “ya”. Ini dilakukan dengan menanyakan tiga atau empat pertanyaan “ya”.
Contoh :
“Anda ingin keluarga anda bahagia, bukan?” (dia jelas ingin).
“Anda menginginkan harga yang terbaik untuk uang anda, bukan?” (dia jelas ingin).
Pertanyaan “ya” adalah pertanyaan yang hanya dapat dijawab dengan “ya”.
Gagasan di balik pertanyaan “ya” adalah bahwa jika anda memasukkan orang ke dalam kerangka berpikir “ya”, ini akan lebih memungkinkan mereka untuk mengatakan ya kepada anda.
Akan tetapi, pastikan untuk mengajukan pertanyaan “ya” secara tepat. Yakni, MENGANGGUKKAN KEPALA ANDA “YA”SEWAKTU ANDA MENGAJUKAN PERTANYAAN ITU DAN MULAI PERTANYAAN ITU DENGAN KATA “ANDA”.
“Anda menginginkan blender yang bagus, bukan?” (anggunkan kepala anda sebagai tanda ya).
“Anda menginginkan pakaian yang kelihatan bagus, bukan?” (anggukkan kepala anda sebagai tanda ya).
3 . Berilah orang pilihan di antara dua ya.
Artinya, membuat orang memilih diantar mengatakan ya kepada anda dengan cara ini atau mengatakan ya kepada anda dengan cara ini atau mengatakan ya kepada anda dengan cara lain. Entah cara ini atau cara lain yang mereka pilih, mereka mengatakan ya kepada anda.
Sangatlah disukai untuk memberi mereka sebuah pilihan antara ya dan tidak, ketika anda meminta mereka melakukan sesuatu.
“Ya” berarti mereka akan melakukannya---“tidak” berarti mereka tidak akan melakukannya.
Keterampilannya adalah membuat mereka memilih antara melakukan apa yang anda inginkan dengan cara ini atau cara lain. Misalnya, jika anda ingin bertemu dengan Pak Smith.
“Apakah sore ini waktu yang baik, Pak Smith, ataukah anda lebih senang esok pagi atau esok sore?” (anda memberi Pak Smith sebuah pilihan waktu untuk menemui anda---pilihan ya.
Cara yang lebih jelek adalah meminta janji bertemu. Dengan cara ini anda memberi dia pilihan antara ya(anda bisa bertemu) dan tidak (anda tidak bisa bertemu).
Misalnya:
“Apakah anda menginginkan yang hitam atau anda menginginkan yang putih?” (daripada “Apakah anda menginginkan salah satu dari ini?”).
“Apakah anda ingin mulai bekerja besok atau lusa?” (daripada “Apakah anda ingin mulai bekerja ?”).
“Apakah anda ingin membayarnya secara kredit atau secara tunai?” (daripada “Apakah anda menginginkan ini?”).
Metode ini belum tentu berhasil setiap saat, tetapi hal ini membutuhkan banyak waktu dan akan berhasil jauh lebih baik daripada memberi orang sebuah pilihan antara mengatakan ya dan tidak.
4 . Mengharapkan orang mengatakan “ya” kepada anda dan biarkan mereka tahu mereka diharapkan mengatakan ya.
Bila anda mengharapkan orang untuk mengatakan ya kepada anda, itu adalah keyakinan. Akan tetapi, ini jauh melebihi keyakinan---satu langkah lebih jauh. Anda membiarkan mereka tah, anda jelas-jelas memberi mereka kesan, bahwa mereka diharapkan untuk mengatakan ya.
Hampir semua orang mulai dengan “netral” dan dapat diarahkan. Banyak yang tidak pernah ragu atau goyah melakukan apa yang anda inginkan, begitu anda telah membuat mereka tahu hal itu diharapkan dari mereka.
Ini adalah psikologi yang luar biasa dan akan mudah bagi anda untuk mempraktekkannya setelah beberapa keberhasilan pertama.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 8
Orang yang terampil dalam relasi manusiawi mempunyai tekinik dan metode yang sangat meningkatkan peluang orang untuk mengatakan “ya” berarti membuat mereka melakukan apa yang anda ingin mereka lakukan.
Berikut ini ada empat metode yang baik :
1 . Berilah orang ALASAN untuk mengatakan “ya” kepada anda.
Segala sesuatu di dunia ini dilakukan karena suatu alasan. Jadi---bila anda menginginkan seseorang untuk melakukan sesuatu, berilah mereka suatu alasan mengapa mereka harus melakukannya.
Akan tetapi, pastikan bahwa alasan yang anda berikan adalah alasan mereka, artinya alasan – alasan yang akan menguntungkan mereka.
Cara yang salah adalah anda memberi alasan-alasan yang akan menguntungkan anda.
Singkatnya, katakan pada orang bagaimana mereka akan beruntung dengan melakukan apa yang anda ingin mereka lakukan. Bukan bagaimana anda akan beruntung.
2 . Ajukan pertanyaan “ya”.
Bila anda berusaha membuat orang mengatakan “ya” pada anda, pertama-tama masukkan mereka ke dalam kerangka berpikir “ya”. Ini dilakukan dengan menanyakan tiga atau empat pertanyaan “ya”.
Contoh :
“Anda ingin keluarga anda bahagia, bukan?” (dia jelas ingin).
“Anda menginginkan harga yang terbaik untuk uang anda, bukan?” (dia jelas ingin).
Pertanyaan “ya” adalah pertanyaan yang hanya dapat dijawab dengan “ya”.
Gagasan di balik pertanyaan “ya” adalah bahwa jika anda memasukkan orang ke dalam kerangka berpikir “ya”, ini akan lebih memungkinkan mereka untuk mengatakan ya kepada anda.
Akan tetapi, pastikan untuk mengajukan pertanyaan “ya” secara tepat. Yakni, MENGANGGUKKAN KEPALA ANDA “YA”SEWAKTU ANDA MENGAJUKAN PERTANYAAN ITU DAN MULAI PERTANYAAN ITU DENGAN KATA “ANDA”.
“Anda menginginkan blender yang bagus, bukan?” (anggunkan kepala anda sebagai tanda ya).
“Anda menginginkan pakaian yang kelihatan bagus, bukan?” (anggukkan kepala anda sebagai tanda ya).
3 . Berilah orang pilihan di antara dua ya.
Artinya, membuat orang memilih diantar mengatakan ya kepada anda dengan cara ini atau mengatakan ya kepada anda dengan cara ini atau mengatakan ya kepada anda dengan cara lain. Entah cara ini atau cara lain yang mereka pilih, mereka mengatakan ya kepada anda.
Sangatlah disukai untuk memberi mereka sebuah pilihan antara ya dan tidak, ketika anda meminta mereka melakukan sesuatu.
“Ya” berarti mereka akan melakukannya---“tidak” berarti mereka tidak akan melakukannya.
Keterampilannya adalah membuat mereka memilih antara melakukan apa yang anda inginkan dengan cara ini atau cara lain. Misalnya, jika anda ingin bertemu dengan Pak Smith.
“Apakah sore ini waktu yang baik, Pak Smith, ataukah anda lebih senang esok pagi atau esok sore?” (anda memberi Pak Smith sebuah pilihan waktu untuk menemui anda---pilihan ya.
Cara yang lebih jelek adalah meminta janji bertemu. Dengan cara ini anda memberi dia pilihan antara ya(anda bisa bertemu) dan tidak (anda tidak bisa bertemu).
Misalnya:
“Apakah anda menginginkan yang hitam atau anda menginginkan yang putih?” (daripada “Apakah anda menginginkan salah satu dari ini?”).
“Apakah anda ingin mulai bekerja besok atau lusa?” (daripada “Apakah anda ingin mulai bekerja ?”).
“Apakah anda ingin membayarnya secara kredit atau secara tunai?” (daripada “Apakah anda menginginkan ini?”).
Metode ini belum tentu berhasil setiap saat, tetapi hal ini membutuhkan banyak waktu dan akan berhasil jauh lebih baik daripada memberi orang sebuah pilihan antara mengatakan ya dan tidak.
4 . Mengharapkan orang mengatakan “ya” kepada anda dan biarkan mereka tahu mereka diharapkan mengatakan ya.
Bila anda mengharapkan orang untuk mengatakan ya kepada anda, itu adalah keyakinan. Akan tetapi, ini jauh melebihi keyakinan---satu langkah lebih jauh. Anda membiarkan mereka tah, anda jelas-jelas memberi mereka kesan, bahwa mereka diharapkan untuk mengatakan ya.
Hampir semua orang mulai dengan “netral” dan dapat diarahkan. Banyak yang tidak pernah ragu atau goyah melakukan apa yang anda inginkan, begitu anda telah membuat mereka tahu hal itu diharapkan dari mereka.
Ini adalah psikologi yang luar biasa dan akan mudah bagi anda untuk mempraktekkannya setelah beberapa keberhasilan pertama.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 8
Sunday, April 11, 2010
Cara Terampil untuk Meyakinkan Orang
Cara terampil untuk meyakinkan prang adalah kodrat manusia bila orang bersikap skeptis pada anda dan apa yang anda katakan bila anda mengatakan hal-hal yang sifatnya menguntungkan diri anda.
Anda bisa menghilangkan sikap skeptis seperti itu bila anda membuat pernyataan yang sifatnya menguntungkan diri sendiri (pernyataan demi kepentingan anda sendiri) dengan mengatakannya dengan cara yang berbeda.
Caranya adalah, anda tidak membuat peryataan itu secara langsung, melainkan mengutip seseorang. Biarkan orang lain membuat pernyataan itu untuk anda, sekalipun orang lain itu tidak hadir.
Contoh--- jika anda ditanya apakah produk yang anda jual akan tahan lama, anda bisa menjawabny, “tetangga saya sudah menggunakannya empat tahun lebih dan sampai sekarang kondisinya masih bagus.”
Artinya, tetangga adalah yang menjawab pertanyaan itu untuk anda, sekalipun dia tidak ada di situ.
Contoh---jika anda melamar sebuah posisi da si calon majikan ingin tahu apakah anda dapat melakukan pekerjaan itu dengan baik. Anda bisa mengatakan betapa senangnya majikan anda yang dulu dengan pekerjaan anda, dsb.
Contoh---jika anda berusaha menyewakan apartemen anda dan orang yang hendak menyewa bertanya apakah apartemen itu tenang dan nyaman. Anda bisa mengatakan bahwa penyewa sebelumnya pernah berkomentar betapa tenang dan nyamannya tinggal di apartemen itu, tapi saying mereka harus pindah ke kota lain.
Jadi---dalam semua contoh itu, anda tidak menjawab pertanyaan. Tetangga anda, mantan majikan anda, dan mantan penyewa apartemen andalah yang menjawab pertanyaan-pertanyaan itu untuk anda.
Orang yang sedang anda ajak bicara akan lebih terkesan daripada jika anda sendiri yang menjawabnya.
Kelihatannya ini aneh, tetapi orang tidak akan meragukan sedikit pun bahwa apa yang anda katakana pada mereka secara tidak langsung itu adalah benar. Namun mereka akan sangat skeptis jika anda mengatakannya dari diri anda sendiri.
Jadi---bicaralah lewat orang ketiga!
Kutiplah orang lain---kaitkan dengan kisah-kisah sukses---aculah fakta dan data statistic.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 7
Anda bisa menghilangkan sikap skeptis seperti itu bila anda membuat pernyataan yang sifatnya menguntungkan diri sendiri (pernyataan demi kepentingan anda sendiri) dengan mengatakannya dengan cara yang berbeda.
Caranya adalah, anda tidak membuat peryataan itu secara langsung, melainkan mengutip seseorang. Biarkan orang lain membuat pernyataan itu untuk anda, sekalipun orang lain itu tidak hadir.
Contoh--- jika anda ditanya apakah produk yang anda jual akan tahan lama, anda bisa menjawabny, “tetangga saya sudah menggunakannya empat tahun lebih dan sampai sekarang kondisinya masih bagus.”
Artinya, tetangga adalah yang menjawab pertanyaan itu untuk anda, sekalipun dia tidak ada di situ.
Contoh---jika anda melamar sebuah posisi da si calon majikan ingin tahu apakah anda dapat melakukan pekerjaan itu dengan baik. Anda bisa mengatakan betapa senangnya majikan anda yang dulu dengan pekerjaan anda, dsb.
Contoh---jika anda berusaha menyewakan apartemen anda dan orang yang hendak menyewa bertanya apakah apartemen itu tenang dan nyaman. Anda bisa mengatakan bahwa penyewa sebelumnya pernah berkomentar betapa tenang dan nyamannya tinggal di apartemen itu, tapi saying mereka harus pindah ke kota lain.
Jadi---dalam semua contoh itu, anda tidak menjawab pertanyaan. Tetangga anda, mantan majikan anda, dan mantan penyewa apartemen andalah yang menjawab pertanyaan-pertanyaan itu untuk anda.
Orang yang sedang anda ajak bicara akan lebih terkesan daripada jika anda sendiri yang menjawabnya.
Kelihatannya ini aneh, tetapi orang tidak akan meragukan sedikit pun bahwa apa yang anda katakana pada mereka secara tidak langsung itu adalah benar. Namun mereka akan sangat skeptis jika anda mengatakannya dari diri anda sendiri.
Jadi---bicaralah lewat orang ketiga!
Kutiplah orang lain---kaitkan dengan kisah-kisah sukses---aculah fakta dan data statistic.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 7
Friday, April 2, 2010
Cara Terampil untuk Mempengaruhi Orang
Langkah besar pertama untuk membuat orang melakukan apa yang anda ingin mereka lakukan adalah mengetahui apa yang akan membuat mereka melakukannya (apa yang mereka inginkan).
Bila anda mengetahui apa yang akan menggerakan mereka, anda akan mengetahui bagaimana caranya menggerakan mereka.
Kita semua berbeda---kita menyukai hal-hal yang berbeda pada hal-hal yang berbed. Jangan membuat kesalahan dengan mengendalikan bahwa orang lain menyukai apa yang anda suka atau mencari apa yang mereka cari.
Ketahuilah apa yang mereka cari, apa yang mereka suka.
Maka anda dapat menggerakan mereka dengan mengatkan apa yang mereka dengar. Anda hanya menunjukan bagaimana mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan melakukan apa yang anda ingin mereka lakukan.
Ini adalah rahasia besar untuk mempengaruhi orang. Ini berarti mengenai sasaran secara tepat dengan apa yang anda katakana tetapi anda harus mengetahui dimana letak sasaran itu secara alamiah.
Contoh untuk menerapkan prinsip ini agar berhasil adalah: kita andaikan anda adalah seorang majikan dan anda berusaha untuk merekrut seorang insinyur untuk bekerja bagi anda. Anda tahu bahwa beberapa perusahaan lain telah menawarkan posisi yang menarik padanya.
Membuat prinsip ini berhasil dari sisi yang berlawanan---kita andaikan anda melamar sebuah pekerjaan yang sangat anda inginkan. Pertama-tama anda pasti akan mencari tahu kemampuan yang dibutuhkan dan tugas serta tanggung jawabnya, sehingga anda dapat memperlihatkan pada mereka bahwa anda dapat menangani pelanggan mereka lewat telepon. Setelah anda tahu apa yang mereka membicarakan apa yang ingin mereka dengar.
Metode “mengetahui Apa yang Orang Inginkan” adalah dengan bertanya, melihat, dan mendengarkan mereka. Ditambah usaha anda untuk mengetahui.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 6
Bila anda mengetahui apa yang akan menggerakan mereka, anda akan mengetahui bagaimana caranya menggerakan mereka.
Kita semua berbeda---kita menyukai hal-hal yang berbeda pada hal-hal yang berbed. Jangan membuat kesalahan dengan mengendalikan bahwa orang lain menyukai apa yang anda suka atau mencari apa yang mereka cari.
Ketahuilah apa yang mereka cari, apa yang mereka suka.
Maka anda dapat menggerakan mereka dengan mengatkan apa yang mereka dengar. Anda hanya menunjukan bagaimana mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan melakukan apa yang anda ingin mereka lakukan.
Ini adalah rahasia besar untuk mempengaruhi orang. Ini berarti mengenai sasaran secara tepat dengan apa yang anda katakana tetapi anda harus mengetahui dimana letak sasaran itu secara alamiah.
Contoh untuk menerapkan prinsip ini agar berhasil adalah: kita andaikan anda adalah seorang majikan dan anda berusaha untuk merekrut seorang insinyur untuk bekerja bagi anda. Anda tahu bahwa beberapa perusahaan lain telah menawarkan posisi yang menarik padanya.
Membuat prinsip ini berhasil dari sisi yang berlawanan---kita andaikan anda melamar sebuah pekerjaan yang sangat anda inginkan. Pertama-tama anda pasti akan mencari tahu kemampuan yang dibutuhkan dan tugas serta tanggung jawabnya, sehingga anda dapat memperlihatkan pada mereka bahwa anda dapat menangani pelanggan mereka lewat telepon. Setelah anda tahu apa yang mereka membicarakan apa yang ingin mereka dengar.
Metode “mengetahui Apa yang Orang Inginkan” adalah dengan bertanya, melihat, dan mendengarkan mereka. Ditambah usaha anda untuk mengetahui.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 6
Cara Terampil untuk Mendengarkan Orang
Semakin anda mendengarkan, anda akan semakin pandai, semakin disukai, dan semakin baik sebagai pembicara.
Seorang pendengar yang baik selalu berhasil melampaui seorang pembicara yang baik dalam hal mendapatkan afeksi orang lain. Ini karena seorang pendengar yang baik selalu membiarkan orang untuk mendengarkan peembicara favorit mereka, yaitu diri mereka sendiri.
Ada beberapa hal dalam hidup yang akan membantu anda lebih baik sekedar menjadi seorang pendengar yang baik.
Akan tetapi, menjadi seorang pendengar yang baik bukanlah suatu kebetulan. Ada lima aturan yang membuat orang menjadi pendengar yang baik :
1. Menatap orang yang sedang berbicara.
Siapa pun yang berharga untuk didengarkan, berharga untuk ditatap.
2. Condongkan badan ke si pembicara dan dengarkan dengan penuh perhatian.
Tampak seolah-olah anda tidak mau kehilangan satu kata pun.
3. Ajukan pertanyaan.
Ini membuat orang yang sedang berbicara tahu bahwa anda sedang mendengarkan. Mengajukan pertanyaan adalah bentuk sanjungan yang tinggi.
4. Ikutilah topic si pembicara dan jangan memotong atau menyela.
Jangan mengubah topik yang sedang diutarakan si pembicara sampai dia selesa, tak peduli betapa tak sabarnya anda untuk segera beralih ke topic baru.
5. Gunakan kata-kata si pembicara---“anda” dan “milik anda”.
Jika anda menggunakan “saya, aku, milikku”, anda memindahkan focus dari si pembicara ke diri anda. Itu adalah berbicara, bukan mendengarkan.
Bila anda perhatikan baik-baik, kelima aturan itu tidak lebih daripada mesalah sopan santun. Sopan santun tidak akan pernah menguntungkan anda sedemikian besar seperti halnya dalam mendengarkan.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 5
Seorang pendengar yang baik selalu berhasil melampaui seorang pembicara yang baik dalam hal mendapatkan afeksi orang lain. Ini karena seorang pendengar yang baik selalu membiarkan orang untuk mendengarkan peembicara favorit mereka, yaitu diri mereka sendiri.
Ada beberapa hal dalam hidup yang akan membantu anda lebih baik sekedar menjadi seorang pendengar yang baik.
Akan tetapi, menjadi seorang pendengar yang baik bukanlah suatu kebetulan. Ada lima aturan yang membuat orang menjadi pendengar yang baik :
1. Menatap orang yang sedang berbicara.
Siapa pun yang berharga untuk didengarkan, berharga untuk ditatap.
2. Condongkan badan ke si pembicara dan dengarkan dengan penuh perhatian.
Tampak seolah-olah anda tidak mau kehilangan satu kata pun.
3. Ajukan pertanyaan.
Ini membuat orang yang sedang berbicara tahu bahwa anda sedang mendengarkan. Mengajukan pertanyaan adalah bentuk sanjungan yang tinggi.
4. Ikutilah topic si pembicara dan jangan memotong atau menyela.
Jangan mengubah topik yang sedang diutarakan si pembicara sampai dia selesa, tak peduli betapa tak sabarnya anda untuk segera beralih ke topic baru.
5. Gunakan kata-kata si pembicara---“anda” dan “milik anda”.
Jika anda menggunakan “saya, aku, milikku”, anda memindahkan focus dari si pembicara ke diri anda. Itu adalah berbicara, bukan mendengarkan.
Bila anda perhatikan baik-baik, kelima aturan itu tidak lebih daripada mesalah sopan santun. Sopan santun tidak akan pernah menguntungkan anda sedemikian besar seperti halnya dalam mendengarkan.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 5
Sunday, March 28, 2010
Cara Terampil untuk Menyetujui Pendapat Orang
Satu langkah paling penting yang dapat anda lakukan untuk menjadi terampil dalam berhunungan dengan orang adalah anda harus menguasai seni bersedia menyetujui.
Sungguh, ini adalah salah satu mutiara kebijaksanaan zaman kita. Barangkali tiada hal lain yang akan sangat membantu anda dalam hidup anda seperti halnya teknik bersedia menyetujui yang mudah dilakukan ini.
Selama anda hidup, jangan pernah lupa bahwa orang bodoh bisa tidak setuju dengan orang lain dan bahwa dibutuhkan orang yang bijak, orang yang pandai, orang yang berjiwa besar untuk menyetujui orang lain---terutama bila orang lain itu jelas salah.
Seni Bersedia Menyetujui mempunyai enam bagian :
1 . Belajar untuk mau menyetujui, setuju dengan orang lain.
2 . Katakan pada orang bila anda setuju dengan mereka.
3 . Jangan katakan pada orang bila anda tidak setuju dengan mereka, kecuali mutlak perlu.
4 . Akuilah bila anda salah.
5 . Tahanla diri anda untuk tidak berdebat.
6 . Tanganilah orang yang berkelahi dengan tepat.
Alas an di balik Seni Bersedia Menyetujui :
A. Orang menyukai mereka yang setuju dengan mereka.
B. Orang tidak menyukai mereka yang tidak setuju dengan mereka.
C. Orang tidak suka bila tidak didetujui.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 4
Sungguh, ini adalah salah satu mutiara kebijaksanaan zaman kita. Barangkali tiada hal lain yang akan sangat membantu anda dalam hidup anda seperti halnya teknik bersedia menyetujui yang mudah dilakukan ini.
Selama anda hidup, jangan pernah lupa bahwa orang bodoh bisa tidak setuju dengan orang lain dan bahwa dibutuhkan orang yang bijak, orang yang pandai, orang yang berjiwa besar untuk menyetujui orang lain---terutama bila orang lain itu jelas salah.
Seni Bersedia Menyetujui mempunyai enam bagian :
1 . Belajar untuk mau menyetujui, setuju dengan orang lain.
2 . Katakan pada orang bila anda setuju dengan mereka.
3 . Jangan katakan pada orang bila anda tidak setuju dengan mereka, kecuali mutlak perlu.
4 . Akuilah bila anda salah.
5 . Tahanla diri anda untuk tidak berdebat.
6 . Tanganilah orang yang berkelahi dengan tepat.
Alas an di balik Seni Bersedia Menyetujui :
A. Orang menyukai mereka yang setuju dengan mereka.
B. Orang tidak menyukai mereka yang tidak setuju dengan mereka.
C. Orang tidak suka bila tidak didetujui.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 4
Cara Terampil untuk Membuat Orang Merasa Penting
Sifat manusia yang paling umum---sifat yang saya, anda, dan setiap orang lainmemiliki---sifat yang egitu kuat sehingga membuat orang melakukan apa yang mereka lakukan, baik dan buruk---adalah hasrat untuk menjadi penting, hasrat untuk diakui.
Jadi---bila anda ingin terampil dalam menjalin hubungan dengan manusia, pastikan untuk membuat orang lain merasa penting. Ingatlah, semakin anda membuat orang itu merasa penting, semakin besar tanggapan mereka pada anda.
Setiap orang ingin diperlakukan sebagai seseorang (diorangkan)---ini adalah dasar kebiasaan orang timur untuk “menyelamatkan muka”.
Tidak seorang pun ingin diperlakukan sebagai bukan siapa-siapa dan ketika mereka di abaikan atau di pandang rendah, mereka di perlakukan sebagai bukan siapa-siapa, sebagai orang yang tidak ada artinya.
Ingatlah---bagi orang lain, dia sama pentingnya bagi dirinya seprti anda penting bagi anda. Memanfaatkan sifat ini adalah salah satu batu penjuru untuk menjalin relasi manusiawi yang berhasil.
Beberapa tips tentang cara mengakui orang dan membuat mereka merasa penting :
1 . Dengarkanlah mereka (lihat bab V “Cara Terampil untuk Mendengarkan Orang”)
2 . Pujilah dan hargailah mereka
3 . Gunakan nama dan foto mereka seiring mungkin.
4 . Berhentilah sejenak sebelum anda menjawab mereka.
5 . Gunakan kata-kata mereka---“anda” dan “milik anda”.
6 . Sambutlah orang yang menunggu untuk bertemu anda.
7 . Perhatikanlah setiap orang di dalam sebuah kelompok.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 3
Jadi---bila anda ingin terampil dalam menjalin hubungan dengan manusia, pastikan untuk membuat orang lain merasa penting. Ingatlah, semakin anda membuat orang itu merasa penting, semakin besar tanggapan mereka pada anda.
Setiap orang ingin diperlakukan sebagai seseorang (diorangkan)---ini adalah dasar kebiasaan orang timur untuk “menyelamatkan muka”.
Tidak seorang pun ingin diperlakukan sebagai bukan siapa-siapa dan ketika mereka di abaikan atau di pandang rendah, mereka di perlakukan sebagai bukan siapa-siapa, sebagai orang yang tidak ada artinya.
Ingatlah---bagi orang lain, dia sama pentingnya bagi dirinya seprti anda penting bagi anda. Memanfaatkan sifat ini adalah salah satu batu penjuru untuk menjalin relasi manusiawi yang berhasil.
Beberapa tips tentang cara mengakui orang dan membuat mereka merasa penting :
1 . Dengarkanlah mereka (lihat bab V “Cara Terampil untuk Mendengarkan Orang”)
2 . Pujilah dan hargailah mereka
3 . Gunakan nama dan foto mereka seiring mungkin.
4 . Berhentilah sejenak sebelum anda menjawab mereka.
5 . Gunakan kata-kata mereka---“anda” dan “milik anda”.
6 . Sambutlah orang yang menunggu untuk bertemu anda.
7 . Perhatikanlah setiap orang di dalam sebuah kelompok.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE BAB 3
Sunday, March 21, 2010
Cara Terampil untuk berbicara dengan orang
Ketika anda berbicara dengan orang, ambilah topik yang paling menarik bagi mereka untuk di bicarakan.
Ada topik yang paling menarik bagi mereka di dunia ini?
DIRI MEREKA!
Ketika anda berbicara pada mereka tentang diri mereka, mereka akan sangat tertarik dan amat terpesona. Mereka akan berpikir baik tentang anda karena melakukan hal ini.
Ketika anda berbicara dengan orang tentang diri mereka, anda mengusap mereka dengan cara yang benar, anda bekerja dengan kodrat manusia. Ketika andda berbicara dengan orang tentang diri anda sendiri, anda mengusap mereka tentang cara yang salah dan bekerja melawan kodrat anda.
Anda beruntung jika anda melakukan hal ini, ini akan menyenangkan keluarga anda, anda mendapatkan dua keuntungan itu, dsb.
Singkatnya---jika anda mengorbankan kepuasan yang anda peroleh dari berbicara tentang diri anda sendiri, dan yang anda peroleh dari pemakaian kata “saya, aku, milikku”, kecakapan kepribadian anda dan pengaruh serta kekuatan anda akan meningkat secara luar biasa.
Tak dapat disangkal hal ini sulit dilakukan dan membutuhkan banyak latihan, tetapi imbalannya sangat sebanding.
Cara lain yang baik untuk memanfaatkan ketertarikan orang pada diri mereka sendiri dalam sebuah percakapan adalah memancing mereka untuk berbicara tentang diri mereka. Anda akan mendapati bahwa orang lebih cenderung membicarakan diri mereka daripada topik lain apa pun juga.
Jika anda bisa mengarahkan orang untuk membicarakan diri mereka, mereka akan sangat menyukai anda. Ini dilakukan dengan mengajukkan pertanyaan mengenai diri mereka sendiri.
Jadi---ketika berbicara pada orang lain, bicaralah tentang mereka untuk bicara tentang diri mereka. Dengan cara itulah anda bisa menjadi seorang pembicara yang paling menarik.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE Bab 2
Ada topik yang paling menarik bagi mereka di dunia ini?
DIRI MEREKA!
Ketika anda berbicara pada mereka tentang diri mereka, mereka akan sangat tertarik dan amat terpesona. Mereka akan berpikir baik tentang anda karena melakukan hal ini.
Ketika anda berbicara dengan orang tentang diri mereka, anda mengusap mereka dengan cara yang benar, anda bekerja dengan kodrat manusia. Ketika andda berbicara dengan orang tentang diri anda sendiri, anda mengusap mereka tentang cara yang salah dan bekerja melawan kodrat anda.
Anda beruntung jika anda melakukan hal ini, ini akan menyenangkan keluarga anda, anda mendapatkan dua keuntungan itu, dsb.
Singkatnya---jika anda mengorbankan kepuasan yang anda peroleh dari berbicara tentang diri anda sendiri, dan yang anda peroleh dari pemakaian kata “saya, aku, milikku”, kecakapan kepribadian anda dan pengaruh serta kekuatan anda akan meningkat secara luar biasa.
Tak dapat disangkal hal ini sulit dilakukan dan membutuhkan banyak latihan, tetapi imbalannya sangat sebanding.
Cara lain yang baik untuk memanfaatkan ketertarikan orang pada diri mereka sendiri dalam sebuah percakapan adalah memancing mereka untuk berbicara tentang diri mereka. Anda akan mendapati bahwa orang lebih cenderung membicarakan diri mereka daripada topik lain apa pun juga.
Jika anda bisa mengarahkan orang untuk membicarakan diri mereka, mereka akan sangat menyukai anda. Ini dilakukan dengan mengajukkan pertanyaan mengenai diri mereka sendiri.
Jadi---ketika berbicara pada orang lain, bicaralah tentang mereka untuk bicara tentang diri mereka. Dengan cara itulah anda bisa menjadi seorang pembicara yang paling menarik.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE Bab 2
Memahami Orang dan Kodrat Manusia
Langkah pertama untuk meningkatkan keterampilan anda dalam berhubungan dengan orang (relasi manusia yang berhasil) adalah memahami orang dan kodrat manusia dengan tepat.
Bila anda mempunyai pehamahan yang tepat mengenai orang dan kodrat manusia---bila anda tahu mengapa orang melakukan hal-hal yang mereka lakukan---bila anda tahu mengapa dan bagaimana orang akan bereaksi di bawah kondisi tertentu---maka anda dapat menjadi manejer orang yang terampil.
Memahami orang dan kodrat manusia hanyalah soal mengenali dan mengakui orang sebagaimana mereka adanya---bukan apa yang anda kira/pikirkan tentang mereka, dan bukan anda menginginkan mereka menjadi apa.
ORANG TERUTAMA TERTARIK PADA DIRI MEREKA SENDIRI, BUKAN PADA ANDA!
Dengan kata lain---orang lain itu sepuluh ribu kali lebih tertarik pada dirinya sendiri daripada tertarik pada anda.
Dan sebaliknya! Anda lebih tertarik pada orang lain manapun di dunia ini. Ingatlah bahwa tindakan manusia di atur oleh pikirannya sendiri, kepentingan dirinya---sifat ini sangat kuat dalam diri manusia sehingga pikiran yang menonjol dalam kasih saying adalah kepuasan atau kenikmatan yang diperoleh si pemberi dengan memberi, bukan dengan menerima.
Anda tidak perlu meminta maaf atau menjadi malu karena mengetahui bahwa kodrat manusia adalah mementingkan dirinya sendiri---sejak awal memang emikian dan akan tetap demikian sampai akhir zaman karena manusia ditempatkan di bumi dengan kodrrat itu. Kita semua serupa dalam hal ini.
Pengetahuan ini, bahwa orang terutama tertarik pada diri mereka sendiri, memberi dasar yang kokoh bagi anda untuk berhubungan dengan orang lain.
Pengetahuan ini juga memberi anda kekuatan dan keterampilan dalam hubungan anda dengan orang lain. Dalam bab-bab berikut ini, anda akan melihat berapa banyak teknik yang berhasil berasal dari pemahaman ini.
Jadi sesungguhnya ini adalah kunci kehidupan bagi anda untuk menyadari bahwa orang terutama tertarik pada diri mereka sendiri dan bukan pada anda.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE Bab 1
Bila anda mempunyai pehamahan yang tepat mengenai orang dan kodrat manusia---bila anda tahu mengapa orang melakukan hal-hal yang mereka lakukan---bila anda tahu mengapa dan bagaimana orang akan bereaksi di bawah kondisi tertentu---maka anda dapat menjadi manejer orang yang terampil.
Memahami orang dan kodrat manusia hanyalah soal mengenali dan mengakui orang sebagaimana mereka adanya---bukan apa yang anda kira/pikirkan tentang mereka, dan bukan anda menginginkan mereka menjadi apa.
ORANG TERUTAMA TERTARIK PADA DIRI MEREKA SENDIRI, BUKAN PADA ANDA!
Dengan kata lain---orang lain itu sepuluh ribu kali lebih tertarik pada dirinya sendiri daripada tertarik pada anda.
Dan sebaliknya! Anda lebih tertarik pada orang lain manapun di dunia ini. Ingatlah bahwa tindakan manusia di atur oleh pikirannya sendiri, kepentingan dirinya---sifat ini sangat kuat dalam diri manusia sehingga pikiran yang menonjol dalam kasih saying adalah kepuasan atau kenikmatan yang diperoleh si pemberi dengan memberi, bukan dengan menerima.
Anda tidak perlu meminta maaf atau menjadi malu karena mengetahui bahwa kodrat manusia adalah mementingkan dirinya sendiri---sejak awal memang emikian dan akan tetap demikian sampai akhir zaman karena manusia ditempatkan di bumi dengan kodrrat itu. Kita semua serupa dalam hal ini.
Pengetahuan ini, bahwa orang terutama tertarik pada diri mereka sendiri, memberi dasar yang kokoh bagi anda untuk berhubungan dengan orang lain.
Pengetahuan ini juga memberi anda kekuatan dan keterampilan dalam hubungan anda dengan orang lain. Dalam bab-bab berikut ini, anda akan melihat berapa banyak teknik yang berhasil berasal dari pemahaman ini.
Jadi sesungguhnya ini adalah kunci kehidupan bagi anda untuk menyadari bahwa orang terutama tertarik pada diri mereka sendiri dan bukan pada anda.
Pengarang : Les Giblin
Buku : SKILL WITH PEOPLE Bab 1
Subscribe to:
Posts (Atom)